PIALA DUNIA 2026

Kebangkitan Jerman Versus ”Lompatan Iman” Curacao

Duel Jerman versus Curacao adalah definisi sebenarnya dari Goliath versus David.  Atau laga raksasa yang ingin membuktikan diri versus debutan yang siap mengejutkan.

13 Jun 2026 17:42 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Rebiyyah Salasah

TEXAS, SABTU — Jalan kebangkitan Jerman, raksasa yang datang dengan trauma, sudah terbentang menjelang Piala Dunia 2026. Namun, langkah pertama di panggung itu tak akan mudah karena bertemu Curacao. Soal keyakinan, Curacao berani berdiri di garda terdepan.

Pertemuan Jerman dan Curacao akan tercipta di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) pukul 00.00 WIB. Dalam laga Grup E itu, duel Jerman melawan Curacao adalah definisi sebenarnya dari Goliath versus David atau pertarungan tim raksasa yang putus asa dan ingin membuktikan diri versus tim kuda hitam.

Di sepak bola, khususnya Piala Dunia, Jerman adalah raksasa. Tim peringkat ke-10 dunia ini terpaut jauh dengan Curacao yang menempati ranking ke-82. Curacao bahkan baru akan menandai penampilan perdana mereka di Piala Dunia pada laga tersebut.

Namun, Jerman tidak datang ke Piala Dunia ini sebagai kekuatan dominan seperti dulu. Aura kebesaran mereka perlahan sirna setelah tersingkir di babak penyisihan grup pada dua edisi beruntun. ”Der Panzer” justru datang dengan trauma.

WINSTON-SALEM, NORTH CAROLINA - JUNE 12: Jamal Musiala of Team Germany plays with the ball during a Team Germany training session at W. Dennie Spry Soccer Stadium on June 12, 2026 in Winston-Salem, North Carolina.   Alexander Hassenstein/Getty Images/AFP (Photo by ALEXANDER HASSENSTEIN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

”Tidak ada motivasi untuk menunjukkan kepada semua orang apa yang dapat kami lakukan (setelah dua kali tersingkir di babak pertama Piala Dunia),” kata bek Jerman, Nico Schlotterbeck.

”Kami tidak boleh bersembunyi dari siapa pun. Kami adalah tim papan atas dan kami telah menunjukkan keunggulan Jerman di lapangan sekali lagi setelah sekian lama,” ujarnya lagi.

Lewat Pelatih Julian Nagelsmann, Jerman berusaha membangkitkan kembali aura kesuksesan tim. Nagelsmann melakukan upaya itu dengan gaya khasnya, termasuk memercayai pemain-pemain berbakat, seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz.

Ia menanamkan identitas taktik yang jelas dengan penguasaan bola dan area. ”Die Mannschaft” menekan tim lawan secara efektif. Hal ini menghasilkan permainan efektif, dibuktikan dengan 18 gol dalam lima pertandingan terakhir.

Infografik Piala Dunia 2026 Prediksi Susunan Pemain Jerman Vs Curacao.

Gaya permainan ini mengingatkan pada pola serupa yang diterapkan Joachim Low ketika menjuarai Piala Dunia 2014 bersama Jerman. Masalahnya, tim asuhan Nagelsmann belum sepenuhnya konsisten.

Baru setelah kekalahan di babak pertama dari Slowakia, Jerman bisa meraih lima kemenangan beruntun. Nagelsmann ingin anak-anak asuhannya berada dalam performa terbaik pada laga perdana kontra Curacao. Akan tetapi, laga itu berpotensi menjadi jebakan.

Negara terkecil

Sekilas, menghadapi negara terkecil (populasi sekitar 150.000 jiwa serta luas 444 kilometer persegi) yang pernah lolos ke Piala Dunia adalah awal ideal. Namun, pelatih asal Belanda, Dick Advocaat, telah melatih tim Curacao ini untuk bermain keras dan lugas.

Belum lagi, mereka memiliki keyakinan yang kuat yang melampaui batas rasio dan juga mungkin hitung-hitungan statistik. Toh, itu pula yang membawa mereka bisa lolos ke Piala Dunia dengan menorehkan kisah hebat di kualiifkasi.

Curaçao players work out during a training for the national soccer team in Boca Raton, Fla.,Tuesday, June 9, 2026, ahead of the World Cup soccer tournament. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

”Kami akan mengejutkan banyak orang,” kata gelandang Curacao, Livano Comenencia.

”Begitu pertandingan dimulai, apa pun bisa terjadi. Selalu 11 lawan 11, bukan lima lawan 11. Apa pun mungkin terjadi, bahkan melawan Jerman,” ucapnya lagi.

Keyakinan serupa disampaikan Advocaat. Kepada The Guardian, sosok berusia 78 tahun yang akan menjadi pelatih tertua di Piala Dunia ini menyadari posisi mereka sebagai tim non-favorit.

Curacao telah mencetak sejarah dengan lolos ke babak utama turnamen, tetapi itu saja tidak cukup. Mereka ingin membangun momentum dan menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen ini.

”Orang-orang yang bukan favorit bisa memberikan kejutan. Saat ini, Anda bahkan bisa melaju (ke babak selanjutnya) dengan dua atau tiga poin,” kata Advocaat.

Curaçao head coach Dick Advocaat looks on during a training for the national soccer team in Boca Raton, Fla.,Tuesday, June 9, 2026, ahead of the World Cup soccer tournament. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Setelah nyaris mencapai tiket babak utama untuk Piala Dunia 2022 di Qatar, Curacao menuntaskan pekerjaan dengan cepat terhadap para lawan pada awal kualifikasi 2026. Mereka menuntaskan semua lawan di putaran kedua, lalu melanjutkan penampilan gemilang di putaran ketiga sekaligus terakhir kualifikasi.

Curacao tak terkalahkan sepanjang kualifikasi. Pada laga penentuan dramatis di Jamaica, kiper veteran Eloy Room beserta lini pertahanan Curacao menggagalkan setiap peluang ”Reggae Boyz” untuk mengamankan kelolosan bersejarah mereka.

Curacao akan menjadi peserta Piala Dunia kedua yang berstatus non-negara absolut setelah Hindia Belanda pada Perancis 1938. Seperti Hindia Belanda pada 88 tahun silam, Curacao masih berstatus wilayah koloni Kerajaan Belanda. (REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati