Kontra Bahrain, Menanti Hasil Evaluasi Timnas Indonesia

Kemenangan adalah harga mati bagi Indonesia dalam duel kontra Bahrain. Patrick Kluivert menjanjikan performa dan hasil positif bagi suporter yang memadati SUGBK.

24 Mar 2025 21:54 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

JAKARTA, KOMPAS — Tim nasional Indonesia wajib mengalahkan Bahrain pada gim kedelapan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (25/3/2025) pukul 20.45, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Nirmenang adalah penanda skuad ”Garuda” harus mulai melupakan mimpi ke pentas dunia.

”Semua pemain sudah siap 100 persen. Kami sudah melakukan evaluasi demi membenahi segala kekurangan dan kesalahan melawan Australia. Kami akan menunjukkan kekuatan terbaik demi meraih kemenangan,” ujar Marselino Ferdinan, gelandang Indonesia, pada konferensi pers jelang laga, Senin (24/3/2025) malam, di SUGBK.

Marselino mengakui banyak kekurangan yang tersaji pada kekalahan 1-5 dari Australia, salah satunya chemistry antarpemain. Gelandang Oxford United itu optimistis performa membaik serta hasil positif akan diraih timnas Indonesia kontra Bahrain.

”Kita tidak bisa membangun satu-tiga hari. Terlepas dari hasil melawan Australia, kami hanya memiliki tujuan untuk fokus menghadapi Bahrain. Semua pemain akan tampil mati-matian untuk tiga poin,” kata Marselino yang sudah memiliki 36 cap bersama timnas Indonesia.

Pelatih Indonesia Patrick Kluivert mengungkapkan, seluruh elemen skuad Garuda, seperti staf pelatih dan pemain, berada dalam kondisi positif dan percaya diri menyambut gim kontra Bahrain. Menurut dia, setelah kekalahan dari Australia, persatuan di dalam ruang ganti adalah kunci untuk bangkit.

infografik Indonesia Vs Bahrain

”Pemain dan staf pelatih memiliki pikiran yang amat berdedikasi untuk mengejar tujuan yang sama, kemenangan. Kebersamaan menjadi bekal kami untuk mengejar kemenangan yang kami butuhkan untuk bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia (2026),” tutur Kluivert.

Selain internal yang kondusif, kata Kluivert, anak asuhannya memerlukan dukungan dari seluruh suporter yang akan memadati stadion. Ia yakin kehadiran pendukung bakal memberikan pengaruh besar bagi motivasi seluruh pemain.

”Motivasi ekstra dari penonton sangat penting untuk melecut pemain untuk tampil maksimal besok (Selasa). Kami berusaha untuk memberikan sesuatu yang bisa dirayakan oleh bangsa Indonesia,” lanjutnya.

Pada sesi latihan resmi, Senin malam, skuad Indonesia berjumlah 28 pemain. Mees Hilgers yang menderita cedera di Australia sudah kembali ke klubnya, FC Twente, untuk menjalani perawatan intensif.

Komposisi timnas Indonesia terdiri dari 24 pemain outfield dan empat kiper. Sebanyak 24 pemain dibagi ke dalam dua grup yang berisi masing-masing 12 orang untuk jalani latihan fisik yang dipandu pelatih fisik, Quentin Jakoba. Tidak sekadar berlari, Jakoba juga memberikan sesi adu fisik alias body charge antardua pemain.

Pemain timnas Indonesia berlatih menjelang laga melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (24/3/2025). Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Bahrain pada laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga pada Selasa (25/3/2025) pukul 20.45 WIB. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 24-03-2025

Setelah itu, sesi latihan operan pendek dalam ruang sempit diterapkan Kluivert. Pada sesi latihan itu, para pemain dibagi ke dalam tiga kelompok yang terdiri dari delapan orang.

Adapun empat penjaga gawang dilatih di bawah asuhan pelatih kiper, Sjoerd Woudenberg. Empat kiper, yakni Maarten Paes, Emil Audero, Ernando Ari, dan Nadeo Argawinata, dilatih menghadapi situasi satu lawan satu.

Dua kiper menjaga dua gawang di sisi yang berbeda. Kemudian, dua kiper lainnya plus Woudenberg menjadi eksekutor tembakan. Dalam beberapa kesempatan, Woudenberg memberikan saran kepada anak asuhannya untuk lebih giat bergerak demi cepat menutup ruang tembak pemain lawan.

Tetap berpeluang

Sementara itu, Kluivert masih tetap yakin dengan peluang Indonesia untuk bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026 sebagai peringkat kedua Grup C.

Setelah mengalami kekalahan yang mengecewakan dari Australia, Indonesia mengusung misi harus meraup tiga poin menghadapi Bahrain. Setelah menjalani laga ketujuh, Indonesia bersama Bahrain dan China masih memiliki enam poin. Skuad Garuda berada di posisi lebih baik dari dua pesaing itu karena keunggulan selisih gol dan produktivitas gol.

Pemain timnas Indonesia, Joey Pelupessy (kiri) dan Justin Hubner (kanan), berlatih menjelang laga melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (24/3/2025). Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Bahrain pada laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga pada Selasa (25/3/2025) pukul 20.45 WIB. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 24-03-2025
Quote

Kami fokus mengejar kemenangan di pertandingan tersisa. Para pemain dan staf pelatih juga memiliki ambisi yang sama.

Alhasil, kemenangan atas Bahrain setidaknya menjaga peluang Indonesia minimal melaju ke putaran keempat yang berlangsung pada semester kedua tahun ini. Sebaliknya, langkah Indonesia untuk mempertahankan mimpi berlaga di Piala Dunia 2026 bisa pupus prematur sebelum dua duel terakhir putaran ketiga, Juni nanti.

Selain Jepang yang sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026, Australia menjadi calon kuat untuk duduk di peringkat kedua dan menjadi salah satu dari enam tim lolos langsung ke Piala Dunia edisi ke-23 tahun depan. Adapun posisi ketiga berpeluang besar dihuni oleh Arab Saudi.

”Kami fokus mengejar kemenangan di pertandingan tersisa. Para pemain dan staf pelatih juga memiliki ambisi yang sama,” kata Kluivert yang sebelumnya melatih Adana Demirspor dan timnas Curacao.

Marselino juga belum ingin menutup kans Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur putaran ketiga. Bagi dia, semua kemungkinan masih terbuka dalam persaingan untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke pentas dunia dari Grup C.

Pemain timnas Indonesia berlatih menjelang laga melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (24/3/2025). Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Bahrain pada laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga pada Selasa (25/3/2025) pukul 20.45 WIB. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 24-03-2025

”Saya dan semua pemain masih optimistis (bisa merebut posisi kedua). Kami fokus menghadapi laga demi laga demi memburu tujuan menang. Tidak ada pikiran lain seperti seri, apalagi kalah,” tutur Marselino yang berusia 20 tahun.

Adapun dalam rekor pertemuan kontra Bahrain, Indonesia baru bisa mengalahkan Bahrain dua kali dari delapan kali duel sejak pertemuan pertama di Piala Presiden Korea Selatan edisi 1980.

Sempat unggul 3-2 pada duel pertama, skuad Garuda kali terakhir menaklukkan Bahrain pada gim pembuka Piala Asia 2007 di SUGBK. Dua gol dari Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas memastikan superioritas Indonesia atas tim Jazirah Arab itu untuk pertama kali di Jakarta.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata