BerandaMetroMudik Gratis di Jakarta D...

Mudik Gratis di Jakarta Ditutup, Simak Jadwal dan Lokasi Verifikasi Peserta

Ada potensi Pemerintah Provinsi Jakarta bakal membuka pendaftaran mudik gratis gelombang kedua jika ada pendaftar yang tidak memenuhi syarat.

11 Mar 2025 14:33 WIB · Metro

Oleh Atiek Ishlahiyah Al-Hamasy

JAKARTA, KOMPAS — Program mudik gratis 2025 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi ditutup dan memasuki tahap verifikasi karena kuota penumpang telah terpenuhi. Meski demikian, ada potensi Pemprov DKI Jakarta bakal membuka pendaftaran mudik gratis gelombang kedua jika ada pendaftar yang tidak memenuhi syarat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, program mudik gratis Lebaran 2025 baru dibuka pada Jumat (7/3/2025). Namun, sehari kemudian, kuota mudik gratis tersebut langsung ludes diserbu warga yang tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas untuk pulang kampung secara gratis.

”Pendaftaran program mudik gratis sudah ditutup dan saat ini dalam tahapan verifikasi peserta,” ujar Syafrin, Selasa (11/3/2025).

Terdapat enam lokasi verifikasi peserta, yakni di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta yang berlokasi di Jalan Taman Jatibaru No 1, Gambir, Jakarta Pusat (0813-1623-8181); Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan di Jalan MT Haryono Kav 45-46 Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan (0813-1623-8161); dan Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara di ⁠Jalan Plumpang Semper, Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara (0895-40095-6113).

Kemudian, Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Pusat di⁠ ⁠Jalan Pasar Senen No 5, RW 003, Senen, Kota Jakarta Pusat (0895-40095-6114); Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur di Jalan Perserikatan No 1 RT 002 RW 008, Jati Pulogadung, Jakarta Timur (0895-40095-6115); Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Barat di Jalan Raya Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat (0895-40095-6116).

Waktu verifikasi peserta terbagi menjadi tiga kluster. Pertama, kluster 1 (tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap) mendapatkan jadwal verifikasi pada 8-10 Maret 2025.

Kedua, kluster 2 (tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan) mendapatkan jadwal verifikasi pada 11-13 Maret 2025. Ketiga, kluster 3 (tujuan Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo) mendapatkan jadwal verifikasi pada 14-16 Maret 2025.

Warga menunggu antrean verifikasi data mudik gratis di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mengadakan mudik gratis ke enam provinsi di Indonesia dengan menyiapkan 520 bus berkapasitas 22.403 orang. Bagi para pemudik pemerintah DKI Jakarta menyediakan 20 truk untuk mengangkut 600 kendaraan roda dua. Sebanyak 293 bus digunakan untuk mengangkut 12.599 orang saat mudik gratis. Lalu, sebanyak 228 bus yang mengangkut 9.804 orang digunakan saat arus balik. Mudik gratis ini akan berangkat pada 26-27 Maret 2025. Sementara itu, untuk arus balik dilaksanakan pada 5-6 April 2025. Mudik gratis ini harus mendaftarkan diri secara daring dan melakukan verifikasi di kantor dinas perhubungan di 6 wilayah di Jakarta. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 11-03-2025

Calon peserta melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi kelengkapan administrasi ke lokasi verifikasi terdekat. Jika tidak hadir pada waktu verifikasi yang telah ditentukan, pendaftar dianggap mengundurkan diri dan kuota akan diberikan kepada yang lain.

Sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara daring melalui https://mudikgratis.jakarta.go.id. Calon peserta menyertakan kelengkapan administrasi yang diperlukan untuk mendaftar, yaitu kartu keluarga (KK), KTP DKI Jakarta (diutamakan), dan STNK (apabila membawa motor). Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal 3 anggota keluarga dalam 1 KK.

Adapun total kuota mudik gratis tahun ini mengangkut sebanyak 22.403 penumpang, dengan alokasi peserta mudik gratis sebanyak 12.599 penumpang dan peserta balik gratis sebanyak 9.804 penumpang.

Dalam Lebaran tahun ini, Pemprov Jakarta memberangkatkan pemudik ke 20 kota di enam provinsi. Sementara itu, sepeda motor pemudik diantarkan ke enam terminal. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 520 bus berkapasitas 22.403 orang. Disediakan pula 20 truk untuk mengangkut 600 kendaraan roda dua.

Rinciannya, untuk arus mudik, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 293 bus yang mengangkut 12.599 orang dan 10 truk yang memuat 300 unit motor. Sementara untuk arus balik, Dishub DKI Jakarta akan menyediakan 228 bus yang mengangkut 9.804 orang dan 10 truk berkapasitas 300 motor.

Syafrin menuturkan, Pemprov DKI Jakarta belum berencana menambah kuota mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah Jakarta pada tahun ini. Namun, ada potensi pembukaan gelombang kedua pendaftaran mudik gratis Pemprov DKI jika ada pendaftar yang tak memenuhi syarat.

”Apabila dalam verifikasi terdapat data pendaftar yang tidak valid, seat yang kosong tersebut akan diumumkan kembali pada pendaftaran gelombang kedua,” kata Syafrin.

Nantinya, Pemprov DKI akan mengumpulkan kuota pendaftar yang tak memenuhi syarat menjadi peserta mudik gratis untuk pembukaan gelombang kedua.

Quote

Apabila dalam verifikasi terdapat data pendaftar yang tidak valid, seat yang kosong tersebut akan diumumkan kembali pada pendaftaran gelombang kedua.

Warga Jakarta Barat, Titi (32), mengaku senang mendapatkan kuota mudik gratis ke Jombang, Jawa Timur. Apalagi, mudik ini merupakan pertama kali anaknya pergi ke Jombang untuk ke rumah neneknya.

”Anak saya usia dua tahun. Ini bakal menjadi pertama kali buat dia ke Jombang bertemu keluarga dan mengunjungi rumah neneknya. Kemarin-kemarin neneknya yang ke Jakarta,” katanya.

Ia berharap bus untuk mudik nantinya aman dan nyaman. Sebab, ia membawa anak kecil.

Meski belum mempersiapkan keperluan mudik, Titi sudah memiliki ancang-ancang perjalanan jauh, seperti membawa susu, makanan ringan, dan obat-obatan anaknya. Kemudian, menyediakan baju yang ditaruh di dalam tas kecil jika sewaktu-waktu anaknya perlu untuk ganti baju.

”Pokoknya harus serba lengkap yang dibawa karena perjalanan jauh. Semoga anak tidak rewel, takutnya mengganggu penumpang lain,” ujar Titi.

Suasana verifikasi data peserta mudik gratis di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mengadakan mudik gratis ke enam provinsi di Indonesia dengan menyiapkan 520 bus berkapasitas 22.403 orang. Bagi para pemudik pemerintah DKI Jakarta menyediakan 20 truk untuk mengangkut 600 kendaraan roda dua. Sebanyak 293 bus digunakan untuk mengangkut 12.599 orang saat mudik gratis. Lalu, sebanyak 228 bus yang mengangkut 9.804 orang digunakan saat arus balik. Mudik gratis ini akan berangkat pada 26-27 Maret 2025. Sementara itu, untuk arus balik dilaksanakan pada 5-6 April 2025. Mudik gratis ini harus mendaftarkan diri secara daring dan melakukan verifikasi di kantor dinas perhubungan di 6 wilayah di Jakarta. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 11-03-2025

Uji kelayakan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengapresiasi program mudik gratis 2025 yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta. Namun, Baco mengingatkan, keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam program ini.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta diminta untuk mengecek dan memastikan seluruh armada yang digunakan telah melewati uji kelayakan yang ketat.

Begitu pula dengan pengemudi, harus memenuhi persyaratan dan punya lisensi yang valid. Di antaranya mengecek kondisi fisik kendaraan. Mulai dari sistem pengereman, ban, lampu, hingga sabuk keselamatan.

Hal ini merupakan langkah mitigasi risiko yang sangat penting guna memastikan para pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.

”Terutama kendaraan dan sopir jangan sampai kendaraannya tidak layak fungsi dan sopir kedapatan penyalahgunaan narkoba dan lain-lainnya,” ujarnya.

Poster mudik gratis Jakarta untuk Lebaran 2025.

Baco menilai, program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian dan upaya Pemprov DKI Jakarta memberikan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan tertib, khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mengikuti program mudik gratis untuk tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh. Termasuk menaati seluruh peraturan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta selama perjalanan mudik.

”Tujuannya agar perjalanan mudik berjalan aman dan nyaman sehingga warga dapat berkumpul bersama keluarga pada momentum Idul Fitri 1446 Hijriah. Namun, warga juga jangan memaksakan diri jika kondisi fisik tidak mampu,” tutur Baco.


Kerabat Kerja

Penulis:

Atiek Ishlahiyah Al-Hamasy
 | 

Editor:

Siwi Yunita Cahyaningrum