Perang

Lebanon yang Terus Diserang Israel

Israel terus membalas serangan Hizbullah dengan menyerang kawasan pinggiran selatan Beirut.

03 Mar 2026 18:05 WIB · Internasional

AFP

Oleh Demitrius Wisnu Widiantoro

<p>Asap mengepul setelah serangan udara Israel menghantam wilayah Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa (3/3/2026). (AP Photo/Hussein Malla)</p><p>Cuplikan gambar dari rekaman video AFPTV yang menunjukkan kebakaran dan bangunan-bangunan yang rusak karena serangan Israel  di pinggiran selatan Beirut. (AFP/AFPTV)</p><p>Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Selasa (3/3/2026). (AFP)</p><p>Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut. (AFP)</p><p>Petugas pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api di pinggiran selatan Beirut. (AFP)</p>

Asap mengepul setelah serangan udara Israel menghantam wilayah Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa (3/3/2026). (AP Photo/Hussein Malla)

Cuplikan gambar dari rekaman video AFPTV yang menunjukkan kebakaran dan bangunan-bangunan yang rusak karena serangan Israel di pinggiran selatan Beirut. (AFP/AFPTV)

Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Selasa (3/3/2026). (AFP)

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut. (AFP)

Petugas pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api di pinggiran selatan Beirut. (AFP)

Matahari baru muncul dan belum bersinar dengan terik. Langit masih dihiasi warna biru pekat sisa-sisa gelapnya malam di kawasan Dahiyeh, pinggiran selatan kota Beirut yang menjadi ibu kota Lebanon, Selasa (3/3/2026). Semburat warna jingga masih terlihat di ufuk.

Namun, semua itu tidak dapat menyembunyikan kepulan dua asap hitam di kawasan tersebut. Asap hitam yang muncul akibat kebakaran yang ditimbulkan oleh hantaman rudal yang diluncurkan Israel. Serangan Israel ke Lebanon itu dilancarkan dini hari.

Di dua lokasi kepulan asap itu kebakaran dan kerusakan gedung terlihat dengan jelas. Hingga pagi, api kebakaran masih menyala di beberapa titik. Dari api itu kepulan asap membubung tinggi ke angkasa. Di lokasi tersebut puing bangunan, kendaraan hancur, serta kabel listrik dan telepon menjuntai memenuhi kawasan.

Di beberapa lokasi hantaman rudal, petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api. Sejumlah warga terlihat di antara petugas pemadam yang berjuang keras memadamkan api di tengah masifnya kerusakan akibat hantaman rudal. Menurut militer Israel, ”operasi di Lebanon selatan” itu sebagai kelanjutan serangan terhadap Hizbullah.

The wreckage of a motorbike and a car is pictured on a street hit in an early morning Israeli strike on Beirut’s southern suburbs on March 3, 2026. The Israeli military issued new evacuation orders for dozens of locations in Lebanon on March 3, including warning residents in two southern Beirut neighbourhoods to stay away from several buildings ahead of an imminent operation. (Photo by AFP)

People walk on the rubble of buildings damaged in an early morning Israeli strike on Beirut’s southern suburbs on March 3, 2026. The Israeli military issued new evacuation orders for dozens of locations in Lebanon on March 3, including warning residents in two southern Beirut neighbourhoods to stay away from several buildings ahead of an imminent operation. (Photo by AFP)

Di wilayah pinggiran selatan Beirut itu, serangan Israel menimbulkan kerusakan berat pada sejumlah gedung. Puing-puing bangunan memenuhi jalanan. Puing pintu-jendela dan besi-besi bangunan tampak di antaranya. Seorang warga berusaha melintas di antara reruntuhan bangunan itu.

Di lokasi lain, bangkai sepeda motor tergeletak di jalan. Di belakang motor tersebut dua mobil dengan kondisi rusak berat juga teronggok di ruas jalan itu. Kepulan asap tipis mengepul dari lokasi itu.

Selain menimbulkan kerusakan berat pada bangunan dan harta benda milik warga, serangan Israel juga menimbulkan korban jiwa. Hingga saat itu tercatat 52 orang tewas akibat serangan Israel ke Lebanon.

An Israeli drone flies over Dahiyeh, a southern suburb of Beirut, Lebanon, Monday, March 2, 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)

Serangan Israel hari itu merupakan kelanjutan dari serangan yang mereka lakukan pada satu hari sebelumnya. Pada Senin (2/3/2026), serangan Israel merupakan balasan terhadap serangan roket Hizbullah, kelompok militan yang didukung Iran. Hizbullah menyerang Israel setelah gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei karena serangan gabungan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026). Saat itu serangan Israel ke Lebanon menewaskan 31 orang dan melukai 149 orang lainnya.

Hari ini, Selasa (3/3/2026), militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi untuk puluhan lokasi di Lebanon. Perintah evakuasi itu termasuk bagi warga di dua lingkungan selatan Beirut untuk menjauhi beberapa bangunan menjelang operasi yang akan segera dilakukan.

<p>Kemacetan saat warga melarikan diri dari serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin (2/3/2026). (AP Photo/Bilal Hussein)</p><p>Sebuah keluarga beserta membawa serta barang mereka saat melarikan diri dari desa mereka di Lebanon selatan dengan menumpang di bak truk. (AFP/MAHMOUD ZAYYAT)</p><p>Keluarga-keluarga pengungsi berkumpul di Lapangan Para Martir, Lebanon, Senin (2/3/2026). (AP/Bilal Hussein)</p><p>Seorang wanita bersama anak-anaknya yang mengungsi di sebuah sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan, di Beirut, Lebanon. (AP Photo/Bilal Hussein)</p><p>Keluarga-keluarga pengungsi mendaftarkan diri setibanya di  tempat penampungan, di Beirut, Lebanon. (AP Photo/Bilal Hussein)</p>

Kemacetan saat warga melarikan diri dari serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin (2/3/2026). (AP Photo/Bilal Hussein)

Sebuah keluarga beserta membawa serta barang mereka saat melarikan diri dari desa mereka di Lebanon selatan dengan menumpang di bak truk. (AFP/MAHMOUD ZAYYAT)

Keluarga-keluarga pengungsi berkumpul di Lapangan Para Martir, Lebanon, Senin (2/3/2026). (AP/Bilal Hussein)

Seorang wanita bersama anak-anaknya yang mengungsi di sebuah sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan, di Beirut, Lebanon. (AP Photo/Bilal Hussein)

Keluarga-keluarga pengungsi mendaftarkan diri setibanya di tempat penampungan, di Beirut, Lebanon. (AP Photo/Bilal Hussein)

Perintah evakuasi itu memaksa jutaan orang di Lebanon mengungsi ke tempat yang aman. Mereka mengendarai mobil keluar dari wilayah selatan Beirut. Di Beirut, sebuah sekolah digunakan sebagai tempat penampungan pengungsi. Warga yang datang harus mendaftarkan identitas mereka kepada petugas yang berjaga.

Dikutip dari kantor berita AP, Amy Pope, Direktur Jenderal Organisasi Internasional untuk Migrasi, menyerukan komunitas internasional untuk mendesak deeskalasi perang. ”Eskalasi militer akan memaksa lebih banyak keluarga meninggalkan rumah mereka dan sangat memukul warga sipil. Jutaan orang sudah mengungsi di wilayah tersebut,” imbuhnya.

Perang memang berdampak negatif kepada warga. Tidak saja kehilangan harta benda, tetapi juga bisa kehilangan nyawa. Di pengungsian, hidup warga juga tidak senyaman jika dibandingkan hidup damai di rumah sendiri. (AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Editor:

Iwan Setiyawan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati