Alwi Farhan mengalahkan Toma Junior Popov pada babak pertama turnamen Singapura Terbuka. Dia berusaha bangkit dari kekecewaan karena kekalahan di Piala Thomas.
26 Mei 2026 20:11 WIB · Olahraga
Humas PP PBSI
SINGAPURA, SELASA — Alwi Farhan mendapat undian yang tak mudah dalam debutnya di turnamen bulu tangkis Singapura Terbuka. Dia memenangi laga pertama untuk mendapat kesempatan melawan tunggal putra nomor satu dunia, Shi Yu Qi.
Alwi menjalani pertandingan pertamanya dalam turnamen BWF World Tour berlevel Super 750 itu di Singapore Indoor Stadium, Selasa (26/5/2026), saat melawan Toma Junior Popov (Perancis). Ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua pemain dan Alwi memenanginya dengan skor 21-19, 21-14.
Pertemuan tersebut mengingatkan pada momen Indonesia melawan Perancis pada kejuaraan beregu putra Piala Thomas di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei, walaupun Alwi tak berjumpa Toma. Indonesia kalah 1-4 sehingga gagal lolos ke perempat final.
Dalam pertandingan tersebut, kekalahan dialami Jonatan Christie, Alwi, dan Anthony Sinisuka Ginting pada nomor tunggal serta Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani di sektor ganda. Satu-satunya kemenangan didapat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Saya mengucap syukur bisa mengeluarkan apa yang sudah saya latih beberapa minggu ini. Cukup terpukul dengan hasil Piala Thomas pastinya, tapi saya dan semua atlet mencoba memperbaiki.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/26/67e46a0c911f6ba41e895ea81ae780b2-WhatsApp_Image_2026_05_26_at_19.14.28.jpeg)
Sementara Perancis memiliki kekuatan yang merata pada tiga pemain tunggal, yaitu Toma, Christo Popov, dan Alex Lanier. Duet Popov bersaudara juga diandalkan di nomor ganda. Di Singapura Terbuka, tiga atlet Perancis itu tampil, sementara tunggal putra Indonesia yang bermain adalah Alwi dan Jonatan. Jonatan akan menjalani babak pertama melawan Prannoy HS (India) pada Rabu.
”Saya mengucap syukur bisa mengeluarkan apa yang sudah saya latih beberapa minggu ini. Cukup terpukul dengan hasil Piala Thomas pastinya, tapi saya dan semua atlet mencoba memperbaiki. Semoga untuk ke depannya, kami bisa semakin bagus,” tutur Alwi.
Dalam daftar peringkat dunia, atlet-atlet Perancis menempati peringkat 20 besar tunggal putra, termasuk Toma yang berada pada posisi ke-16. Maka, undian yang didapat Alwi di Singapura Terbuka pun bukan undian yang mudah. Setelah melawan Toma, Alwi akan menantang pemain nomor satu dunia, Shi Yu Qi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/26/471aaa86560951bb497326f6209eec35-WhatsApp_Image_2026_05_26_at_19.14.29.jpeg)
”Di babak 16 besar, akhirnya bertemu Shi Yu Qi setelah beberapa kali gagal karena saya kalah duluan. Hari ini, dia main lebih dulu dan menang. Itu jadi motivasi saya untuk menang juga. Shi Yu Qi adalah atlet yang saya contoh. Jadi, pertemuan lusa akan sangat penting bagi saya,” kata tunggal putra Indonesia berusia 21 tahun itu.
Selain Alwi dan Jonatan, Indonesia hanya punya enam wakil pada empat nomor lain. Dengan jumlah wakil yang minim tersebut, ”Merah Putih” sudah kehilangan wakil pada nomor tunggal dan ganda putri di babak pertama. Putri Kusuma Wardani kalah dari pemain India, Pusarla V Sindhu, 17-21, 18-21. Hasil tersebut gagal menambah kemenangan Putri dalam dua pertemuan terakhir dengan Sindhu yang terjadi pada 2025.
Putri kesulitan mengantisipasi serangan yang dirancang Sindhu dengan matang. Atlet senior peraih medali di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan Tokyo 2020 itu konsisten merancang serangan sejak pukulan-pukulan awal pada setiap perebutan poin sehingga bisa mendapat poin dengan cepat melalui smes tajam.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/26/6a703f31a025c04e6d52065387b60150-WhatsApp_Image_2026_05_26_at_18.55.16.jpeg)
”Dalam beberapa turnamen terakhir, Sindhu dalam tren yang bagus. Kakinya semakin kuat, menopang pola serangan yang dia pakai. Saya harus lebih konsisten saat bermain, terutama dalam fokus. Semoga di sisa hari menjelang Indonesia Terbuka, saya bisa tingkatkan semuanya,” kata Putri menyebut turnamen Indonesia Terbuka di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, yang akan berlangsung pada 2-7 Juni.
Satu-satunya wakil ganda putri, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, juga tersingkir pada babak pertama. Mereka kalah dari pasangan China ranking teratas dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning, 15-21, 15-21.
”Permainan Liu/Tan sudah sangat padu. Selain itu, pola main mereka mirip ganda putra. Mereka yang paling berbeda dari ganda China lainnya,” kata Fadia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/26/a283833920f1304747932610ebe49a56-WhatsApp_Image_2026_05_26_at_10.58.00.jpeg)
Sementara, sepuluh bulan setelah absen dari persaingan karena cedera, Rehan Naufal Kusharjanto kembali ke turnamen. Rehan kembali berpartner bersama Gloria Emanuelle Widjaja dan menjalani pertandingan pertama setelah Makau Terbuka, Juli 2025, ketika melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis). Meski bisa memberi perlawanan cukup baik, Rehan/Gloria kalah 18-21, 19-21.
Pada nomor ganda putra, Sabar/Reza mengalahkan Eng Keat Wesley Koh/Junsuke Kubo (Singapura) 21-14, 21-12 untuk berhadapan dengan Kang Khai Xing/Aaron Tai (Malaysia). Adapun Fajar/Fikri akan bermain melawan Lee Fang Chih/Lee Fang Jen (Taiwan), pada Rabu.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti