Liga Italia: Peta Buta Persaingan ”Capocannoniere”

Di Liga Italia musim 2025-2026, peraih ”capocannoniere” akan semakin sulit diprediksi. Kepergian Retegui, cederanya Lukaku, dan pergantian pelatih jadi faktor utama.

21 Agt 2025 07:30 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

Kevin De Bruyne ditambah penyerang murni sama dengan hujan gol. Rumus itu sudah menjadi rahasia umum di sepanjang karier cemerlang sang gelandang kreatif. Wajar jika kepindahan De Bruyne ke Napoli dinilai akan membawa angin segar untuk striker veteran Romelu Lukaku.

Saat Napoli meraih scudetto musim lalu, Lukaku merupakan penyumbang gol terbanyak di klub (14). Dia mencetak hampir seperempat total gol Napoli dengan dukungan yang minim. Tidak ada yang bisa memanjakannya. Terbukti, dia juga tercatat sebagai pemberi asis terbanyak (10).

Bayangkan, musim depan, Lukaku akan dilayani De Bruyne yang berstatus penghasil asis terbanyak kedua dalam sejarah Liga Inggris. Mereka juga sudah sering bermain bersama di tim nasional Belgia. Capocannoniere, gelar pencetak gol terbanyak, Liga Italia pun diperkirakan jatuh ke tangan Lukaku.

Namun, takdir berkata lain. Lukaku mengalami cedera paha serius dalam laga pramusim versus Olympiakos, hanya sekitar sepekan menjelang musim baru. Penyerang 32 tahun itu harus menepi setidaknya tiga bulan. Pelatih Napoli Antonio Conte langsung berniat mencari penyerang baru di bursa transfer.

Tanpa Lukaku, tanda tanya tentang peraih capocannoniere selanjutnya semakin besar. Seperti diketahui, pemenang musim lalu, Mateo Retegui, juga sudah pindah dari Atalanta ke klub Arab Saudi, Al-Qadsiah pada musim panas ini. Sementara itu, tidak ada kandidat lain yang benar-benar menonjol.

Menariknya, persaingan pemain tersubur dipastikan akan semakin sengit. Nama-nama baru berpotensi muncul dari luar radar. Salah satu yang patut diperhitungkan adalah penyerang baru AS Roma, Evan Ferguson. Pemain 20 tahun itu diboyong dengan status pinjaman dari Brighton and Hove Albion.

Penyerang Atalanta Mateo Retegui melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Italia antara Atalanta dan Hellas Verona di Stadion Gewiss, Bergamo, Sabtu (26/10/2024). *Atalanta's Mateo Retegui celebrates after scoring during the Serie A soccer match between Atalanta and Hellas Verona at the Gewiss Stadium in Bergamo, Italy , Saturday, Oct. 26, 2024. (Spada/LaPresse via AP)

Ferguson digadang-gadang jadi bintang masa depan Brighton. Namun, dia tidak mendapat banyak jam terbang karena persaingan sengit di tim utama. Kepindahan ke Italia pun bisa menjadi titik balik kariernya. Ferguson datang dengan motivasi besar untuk membuktikan diri.

Belakangan, Liga Italia sering menjadi solusi terbaik untuk para pemain yang kurang bersinar di Liga Inggris. Bukti teranyar adalah gelandang Napoli Scott McTominay. Dia terpilih menjadi pemain terbaik Liga Italia pada musim lalu, hanya setahun berselang seusai dibuang Manchester United.

Ferguson berkata, pelatih kawakan Gian Piero Gasperini merupakan alasan terbesar di balik keputusan memilih Roma. ”Gasperini bisa menjadi sosok yang tepat. Saya bisa belajar banyak darinya. Dia memiliki rekam jejak yang sangat baik dengan para striker,” ujarnya lewat kanal Youtube Roma.

Gasperini akan menjalani musim pertama bersama Roma setelah sembilan tahun di Atalanta. Pelatih berfilosofi menyerang itu adalah sosok yang sukses mengeluarkan potensi terbaik Retegui pada musim lalu. Produktivitas Retegui di liga naik drastis setelah pindah dari Genoa (7 gol) ke Atalanta (25 gol).

Penyerang baru Juventus Jonathan David juga patut diantisipasi. Pemain yang datang dengan status bebas transfer dari Lille itu merupakan salah satu penyerang tertajam di Liga Perancis. Dia sudah menghasilkan 87 gol selama lima musim terakhir di divisi tertinggi Perancis.

Penyerang Brighton and Hove Albion Evan Ferguson berebut bola dengan bek Newcastle United Jamaal Lascelles saat pertandingan Liga Inggris antara Brighton and Hove Albion dan Newcastle United di Stadion American Express, Brighton, Inggris, Sabtu (2/9/2023). ***Brighton's Irish striker #28 Evan Ferguson (L) fights for the ball with Newcastle United's English defender #06 Jamaal Lascelles during the English Premier League football match between Brighton and Hove Albion and Newcastle United at the American Express Community Stadium in Brighton, southern England on September 2, 2023. (Photo by Glyn KIRK / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

Striker timnas Kanada itu terkenal dengan konsistensinya. Davis selalu mencetak minimal 15 gol di liga dalam setiap musim sejak 2021-2022. Tiga musim terakhir, dia juga selalu masuk urutan lima besar dalam perebutan Sepatu Emas Liga Perancis. Adapun usianya masih 25 tahun.

Pelatih Juve Igor Tudor mengagumi bakat David. Akan tetapi, seusai laga pramusim terakhir versus Atalanta, Tudor menilai David butuh waktu lebih  untuk beradaptasi. ”Dia kesulitan menghadapi bek tangguh lawan. Saya berkata kepadanya, ini adalah realitas sepak bola Italia,” ujar Tudor.

Pergantian pelatih

Penyerang Inter Lautaro Martinez dan striker Fiorentina Moise Keane otomatis masuk dalam kandidat peraih capocannoniere setelah kepergian Retegui. Martinez merupakan peraih Sepatu Emas pada musim 2023-2024, sementara Keane finis di urutan kedua pada musim lalu.

Masalahnya, baik Martinez maupun Keane harus beradaptasi lagi dengan sistem bermain baru seiring pergantian pelatih. Inter akan dilatih Cristian Chivu seusai kepergian Simone Inzaghi. Fiorentina akan dipimpin Stefano Pioli, pelatih yang pernah membawa AC Milan meraih scudetto.

Performa kedua penyerang itu pun bisa naik drastis atau justru merosot, tergantung performa tim masing-masing bersama pelatih baru pada musim depan. Adapun di liga musim lalu, Keane berhasil mencetak 19 gol. Martinez hanya menghasilkan 12 gol atau separuh dari pencapaian pada musim 2023-2024.

Napoli, seusai Lukaku cedera, memang belum memiliki striker yang bisa diandalkan. Namun, bukan berarti mereka tidak akan bersaing dalam perebutan Sepatu Emas. Seperti kata Conte, De Bruyne bisa menularkan efek positif ke pemain lain. ”Dia akan mengejutkan semua orang,” katanya.

Gelandang Napoli, Scott McTominay, merayakan golnya ke gawang Como pada laga Liga Italia di Stadion Diego Armando di Napoli, Italia, Sabtu (5/10/2024) dini hari WIB. Napoli menang, 3-1.

McTominay, mencetak 12 gol di liga musim lalu, berpotensi semakin subur pada musim baru. Ketidakhadiran Lukaku bisa membuat perannya lebih krusial di kotak penalti lawan. Sementara itu, calon penyerang baru Napoli patut dinanti. Mereka berniat memboyong Rasmus Hojlund dari MU.

Lima musim terakhir, peraih capocannoniere selalu berbeda. Mulai dari Cristiano Ronaldo, Cirro Immobile, Victor Osimhen, Martinez, hingga terakhir Retegui. Dengan banyaknya perubahan dan hal baru, sangat mungkin pemenang edisi selanjutnya akan berbeda lagi. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji