Inter Milan memiliki kesempatan akhiri catatan selalu kalah dari Liverpool di San Siro sejak 2008. Mo Salah berpeluang tidak akan dibawa ke Milan.
08 Des 2025 16:31 WIB · Olahraga
AFP
MILAN, SENIN — Jelang pertengahan musim 2025-2026, Inter Milan sudah menemukan sentuhan terbaik bersama Pelatih Cristian Chivu. Dengan tren dan suasana moral yang positif, ”I Nerazzurri” sepatutnya tidak kesulitan menaklukan Liverpool yang datang ke Stadion San Siro, Rabu (10/12/2025) pukul 03.00 WIB, dengn kondisi kacau.
Siapa pun yang datang ke markas Inter pada Desember ini bakal berpikir ulang untuk mengejar tiga poin. Inter sudah memberikan penderitaan kepada dua tamu mereka dalam satu pekan terakhir.
Venezia dan Como dihajar dengan hasil nestapa akibat kekalahan dengan margin empat gol. Inter menaklukkan Venezia dengan skor 5-1 di babak 16 besar Piala Italia, lalu berlanjut membenamkan Como berkat hasil akhir 4-0.
Kemenangan besar atas Como, tim yang tengah naik daun, merupakan penegasan dari peningkatan level Inter bersama Chivu. Khusus menghadapi Como, Inter telah menunjukkan mampu menemukan ramuan untuk meredam permainan dari tim yang doyan menyerang.
Liverpool akan datang dengan mengedepankan kontrol permainan. Hal itu bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi I Nerazzurri yang sudah paham taktik yang perlu diterapkan ketika dipaksa lebih banyak berlari tanpa bola.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/01/833e79c829cced76c63ae68cebda7942-FBL_EUR_C1_ATLETICO_INTER_134338896.jpg)
Serupa ketika menghadapi Como, Chivu menuturkan timnya telah mempersiapkan cara bermain untuk membuat Liverpool pulang dengan tangan hampa dari San Siro. Paling utama, kata Chivu, yang harus dilakukan anak asuhannya adalah bermain sabar dan efektif.
”Kami harus tenang untuk menutup ruang dan jalur operan mereka dengan bermain lebih dalam, lalu bergerak secepat dan efektif mungkin untuk melakukan serangan balik. Ketenangan penting untuk menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi selama 90 menit,” ujar Chivu dilansir La Gazzetta dello Sport.
Serangan balik Inter akan tersaji dari kedua sisi sayap. Federico Dimarco tetap menjadi andalan Chivu untuk menghukum sisi kanan pertahanan tim tamu, lalu di sisi berwalan Inter memiliki andalan baru lewat Luis Enrique.
Pemain yang direkrut dari Olympique Marseille pada musim panas lalu sudah meraih kepercayaan dari Chivu. Enrique sudah tampil dalam tiga laga beruntun Inter sebagai pemain inti. Termasuk, ia menghasilkan sebuah asis pada gim kontra Como.
”Enrique butuh waktu untuk beradaptasi dengan kami. Namun, ia sudah menyadari arti bermain untuk Inter,” ucap Chivu.
Layanan dari Dimarco dan Enrique akan krusial bagi duo penyerang andalan Inter, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez. Selain itu, Inter juga membutuhkan ketangguhan dari trio gelandang yang berpeluang dihuni Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Piotr Zielinski. Chivu juga berpeluang bisa memainkan kembali Henrikh Mkhitaryan yang sudah pulih dari cedera.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/01/66fec153435a2a55b8eef706b4b42160-FBL_ITA_SERIEA_PISA_INTER_134423075.jpg)
”Saya menikmati tim ini dan berada di klub ini yang pernah saya bela dalam beberapa tahun sebagai pemain. Saya berusaha untuk memberikan terbaik melalui hasrat dan antusiasme yang saya suntikkan kepada para pemain,” kata Chivu yang berasal dari Romania.
Tidak sekadar tiga poin yang diburu Inter ketika kedatangan tamu dari Inggris, Liverpool. Kemenangan tentu akan menjaga Inter tetap berada di zona delapan besar fase grup Liga Champions, tetapi I Nerazzurri ingin menjaga rekor positif mereka di San Siro.
Inter sudah menjalani 18 pertandingan di San Siro tanpa menelan kekalahan. Selain itu, mereka juga selalu menang pada dua gim kompetisi antarklub Eropa di San Siro pada musim ini.
Dengan situasi itu, Inter memiliki kesempatan terbaik untuk mengakhiri dua kekalahan beruntun dari Liverpool di San Siro. Mereka takluk 0-2 dari Liverpool pada babak 16 besar edisi 2021-2022. Hasil negatif juga tercipta dengan skor 0-1 pada babak 16 besar musim 2007-2008.
”Kami sudah membuktikan di musim ini bahwa kami tampil dengan seluruh kemampuan untuk meraih hasil positif. Itu yang harus kami lakukan menghadapi tim-tim kuat,” ucap Martinez dilansir Corriere dello Sport.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/10/23/0a8d5319-21cc-48a2-a9e2-7bfdab8a39a6_jpg.jpg)
Potensi Inter unggul lebih besar disebabkan krisis internal yang tengah memayungi ”Si Merah”, julukan Liverpool. Dalam enam pertandingan terakhir, Liverpool menelan tiga kekalahan, dua imbang, dan hanya sekali menang.
Setelah diempaskan PSV Eindhoven, pemuncak klasemen Liga Belanda, 1-4 di Anfield, pada gim terakhir Liga Champions, Liverpool mampu menunjukkan gelagat bangkit dengan menaklukkan West Ham 2-0.
Namun, masalah pertahanan Liverpool justru semakin parah. Mereka hanya meraih dua poin dari dua gim terakhir akibat ditahan Sunderland dan Leeds United. Dua tim itu menyebabkan Liverpool kemasukan empat gol.
Kondisi itu tentu alarm bagi Liverpool jelang tampil di San Siro. Inter, finalis Liga Champions musim lalu, memiliki susunan skuad yang jauh lebih berkualitas dibandingkan dua rival domestik itu.
”Terlepas dari hasil akhir, banyak hal positif yang kami tunjukkan. Permainan kolektif dan kemampuan individu. Tidak boleh ada cela yang kami lakukan dan segalanya harus dieksekusi dengan baik, terutama untuk mengantisipasi permainan lawan,” kata Slot tentang langkah yang dilakukan untuk benahi performa timnya jelang lawatan ke Milan.
Di sisi lain, Slot juga tengah diterpa gejolak internal yang disebabkan pernyataan publik penyerang sayap, Mohamed Salah. Pemain asal Mesir itu tidak suka dengan keputusan Slot menempatkannya di bangku cadangan. Bahkan, Salah sama sekali tidak diturunkan ketika Si Merah ditahan Leeds.
Dampak pernyataan itu, Slot dikabarkan akan meninggalkan Salah dan tidak membawa sang pemain ke San Siro. Salah adalah pemain terakhir Liverpool yang mencetak gol ke gawang Inter pada Februari 2022 lalu. (AFP)
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Rosdiana Sitompul