Lolos ke Liga Champions, Juventus di Antara Igor Tudor dan Antonio Conte

Perpisahan Juventus dengan Igor Tudor berpeluang terjadi sebelum Piala Dunia Antarklub. Antonio Conte pun bakal meninggalkan Napoli, Selasa ini.

26 Mei 2025 11:41 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

VENEZIA, SENIN — Juventus memenuhi target paling minimal pada musim 2024-2025 dengan mengunci tiket Liga Champions musim depan. Kemenangan 3-2 atas Venezia, Senin (26/5/2025) dini hari WIB, memastikan Juve memenangi duel posisi keempat dengan AS Roma. Namun, kegamangan membayangi ”Si Nyonya Besar” terkait dengan posisi pelatih kepala.

Tiga poin dari Stadion Pier Luigi Penzo dipastikan lewat gol dari Kenan Yildiz (25’), Randal Kolo Muani (31’), dan eksekusi penalti Manuel Locatelli (73’). Juve berada di peringkat keempat dengan koleksi 70 poin dan unggul satu poin atas AS Roma yang menyegel tiket ke Liga Europa bersama Bologna, juara Coppa Italia.

Adapun Juve menemani Napoli, Inter Milan, dan Atalanta ke Liga Champions. Fiorentina bakal mewakili Italia di Liga Konferensi Eropa.

Memenuhi target berlaga di Liga Champions musim depan menghadirkan masalah baru bagi Juve. Pelatih sementara Juve, Igor Tudor, mulai mempertimbangkan ulang kontrak jangka pendeknya.

Ketika Maret lalu diperkenalkan sebagai pengganti Thiago Motta, manajemen Juve hanya mengontrak Tudor hingga Piala Dunia Antarklub 2025 rampung. Kontrak Tudor hanya berlaku hingga akhir Juli tahun ini.

Tudor mencatatkan empat menang, tiga imbang, dan sekali tumbang dalam delapan laga terakhir di Liga Italia 2024-2025. Ia membantu Juve, tim yang dibelanya sebagai pemain pada periode 1998 hingga 2007, menempati zona empat besar. Setidaknya, ia menyelamatkan muka Juve yang nirgelar di musim ini.

Juventus' Manuel Locatelli celebrates a goal with fans during the Serie A Enilive soccer match between Venezia and Juventus at the Pier Luigi Penzo Stadium, Italy, Sunday, May 25, 2025. (Paola Garbuio/LaPresse via AP)

Walaupun sudah diumumkan bakal memimpin skuad Juve di Piala Dunia Antarklub 2025, Tudor berpeluang mengubah pikirannya. Setelah pertandingan kontra Venezia, Tudor mengisyaratkan manajemen Juve untuk mempermanenkan kontrak atau membiarkannya pergi pada akhir bulan ini.

”Ini akan diketahui segera, tidak setelah Piala Dunia Antarklub, tetapi sebelum (Piala Dunia Antarklub),” tutur Tudor tentang masa depannya mengisi pos juru taktik Si Nyonya Besar kepada Sky Sport Italia.

Ia menambahkan, ”Bukan ide yang baik untuk pergi ke sana (Piala Dunia Antarklub) dengan pelatih yang sama tanpa sebuah keputusan (perpanjangan) atau membuat perubahan (pelatih). Situasi itu tidak nyaman untuk klub atau pelatih.”

Di fase grup Piala Dunia Antarklub 2025, Juni hingga Juli 2025, Juve akan bertemu dengan Al-Ain (Uni Emirat Arab), Wydad Casablanca (Maroko), dan Manchester City.

Masih hijau

Dalam pengalamannya menangani Juventus dalam waktu supersingkat, Tudor menganggap Si Nyonya Besar memiliki skuad muda yang sangat potensial. Meski begitu, lanjut dia, Juve masih terlalu hijau untuk persaingan titel juara.

”Saya tidak membentuk tim ini. Kami sedikit ’hijau’, tetapi skuad berkualitas. Saya pikir tim ini bisa memenangi sesuatu dengan tambahan dua atau tiga pemain baru berpengalaman,” kata Tudor yang masuk dalam skuad Juve yang meraih scudetto pada 2001-2002 dan 2002-2003.

Juventus' Croatian coach Igor Tudor (C) celebrates with Juventus' Serbian forward #09 Dusan Vlahovic (L) and Juventus' Portuguese defender #12 Renato Veiga (R) after winning the  Italian Serie A football match between Juventus and Genoa at the Allianz Stadium in Turin, on March 29, 2025. (Photo by MARCO BERTORELLO / AFP)

Direktur Juve Cristiano Giuntoli berjanji akan segera berbicara dengan Tudor untuk membahas masa depannya di Turin. Giuntoli mengungkapkan, Juve senang dengan kinerja Tudor sebagai pelatih di pengujung kampanye kompetisi 2024-2025.

”Seperti yang telah kami sampaikan, kami akan mengevaluasi dia pada akhir musim. Keputusan akan kami lakukan segera, tetapi kami sangat senang dengan kinerja dan dampak yang diberikannya ke dalam tim,” ucap Giuntoli dilansir Tuttosport.

Masa depan Conte

Ketika Juve masih menggantungkan nasib Tudor, Antonio Conte dikabarkan sudah memutuskan untuk meninggalkan Napoli. Conte akan melepas jabatan pelatih kepala Napoli setelah melakukan sejumlah agenda terakhir bersama Napoli.

Hal itu dimulai dengan parade juara Liga Italia di kota Napoli, Senin ini. Sehari berselang, Conte akan menemani skuad Napoli bertemu Paus Leo XIV di Vatikan, lalu melakukan pertemuan dengan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis untuk melakukan perpisahan secara baik-baik.

Italy Soccer Serie A

Sky Sport Italia dan La Gazzetta dello Sport, dua media olahraga terkemukan Italia, menyebut pengumuman perpisahan Conte dengan Napoli paling cepat terjadi pada Selasa (27/5/2025).

Ketidakpuasan dengan kebijakan transfer klub dan tuntutan untuk perbaikan fasilitas latihan menjadi dua alasan utama Conte pergi dari Stadion Diego Armando Maradona setelah mempersembahkan scudetto keempat dalam sejarah ”Si Keledai Kecil”.

”Sejak Januari, Conte sudah tidak puas dengan kebijakan transfer tim setelah melepas Khvicha Kvaratskhelia. Conte juga menyalahkan buruknya fasilitas tim menyebabkan banyak pemain mengalami cedera otot selama musim berjalan,” tulis Sky Sport.

Setelah pergi dari Napoli, media-media Italia itu menyebut Conte akan kembali ke Juventus. Sebab, Conte menjadi satu-satunya kandidat terkuat untuk mengisi jabatan pelatih kepala Juve per musim 2026-2027.

”Jika pergi dari Napoli, kabar (bergabung dengan Juve) itu akan menjadi solusi terbaik untuknya,” ucap Ciro Ferrara, mantan bek dan pelatih Juve yang juga sahabat Conte, kepada DAZN.

Juventus' Italian coach Massimiliano Allegri speaks to his players during the UEFA Champions League group H football match between Israel's Maccabi Haifa and Italy's Juventus at the Sammy Ofer stadium in the city of Haifa on October 11, 2022. (Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP)

Sementara itu, Napoli akan merekrut mantan pelatih Juve, Massimiliano Allegri. Nilai kontrak sebesar 6 juta euro (Rp 110,6 miliar) per musim telah disiapkan Napoli untuk peraih enam scudetto itu. Allegri ditawari kontrak berdurasi dua musim hingga 30 Juni 2027.

Jika rumor itu terwujud, persaingan tim-tim Liga Italia mencari pelatih baru akan memanas. Setidaknya, itu akan dialami AS Roma dan AC Milan. Kedua tim itu juga berminat kepada Allegri.

Roma dipastikan tidak akan ditemani Claudio Ranieri yang hanya menandatangani kontrak singkat hingga akhir musim ini. Milan, di sisi lain, memutuskan tidak melanjutkan kebersamaan dengan Sergio Conceicao yang gagal membawa tim tampil di kompetisi antarklub Eropa meskipun memberikan trofi Piala Super Italia, Januari lalu.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .