Mali U-23 Jadi Ujian Berikutnya ”Garuda Muda”

Indra Sjafri memiliki dua kesempatan lagi untuk melihat lebih jauh kualitas pemain U-23. Laga kontra Mali sarana bagus Indonesia menatap SEA Games 2025.

07 Nov 2025 12:51 WIB · Olahraga

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

JAKARTA, KOMPAS — Sesuai rencana awal, tim U-23 dipastikan mengisi agenda uji coba jeda internasional pada November. PSSI menunjuk Mali sebagai lawan uji coba ”Garuda Muda” jelang berangkat ke SEA Games Thailand 2025. Dalam laga uji coba kali ini, pelatih Indra Sjafri memanggil 30 pemain, berkurang dua pemain dari pemanggilan sebelumnya.

Setelah sempat menjadi teka-teki, PSSI akhirnya menetapkan dua laga uji coba internasional pada November akan diisi tim U-23. Langkah ini sebagai persiapan tim jelang SEA Games. Kekosongan kursi pelatih timnas senior menjadi salah satu pertimbangan PSSI dalam memberikan kesempatan uji coba kepada Garuda Muda.

”PSSI memastikan bahwa tim U-23 akan melawan Mali U-23 sebanyak dua kali pada tanggal 15 dan 18 November ini di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan kick-off pukul 20.00 WIB. Tim Mali akan datang ke Indonesia pada 13 November,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dalam siaran pers Kamis (6/11/2025) malam.

Ini merupakan agenda uji coba kedua bagi Garuda Muda. Sebelumnya, Indonesia U-23 menjajal kekuatan India pada bulan lalu. Sama seperti format uji coba melawan Mali, Indonesia juga melawan India dalam dua laga di Stadion Madya, Senayan.

Pemain tim Indonesia U-23 Hokky Caraka (kiri) berebut bola dengan pemain India U-23 saat pertandingan uji coba di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Laga ini menjadi persiapan tim Indonesia U-23 yang akan tampil di ajang SEA Games Thailand 2025, Desember mendatang.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Dua laga uji coba kontra India itu berakhir nirkemenangan bagi Garuda Muda. Pada laga pertama, Indonesia takluk 1-2. Penampilan tim arahan Indra meningkat pada laga kedua dengan berhasil menahan imbang India 1-1. Donny Tri Pamungkas yang beralih peran menjadi gelandang menjadi bintang Indonesia dengan golnya pada kedua laga uji coba.

Sebagai persiapan menghadapi Mali, Indra memanggil 30 pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Jumlah pemain yang dipanggil berkurang dua jika dibandingkan saat melawan India. Salah satu nama baru yang dipanggil dalam uji coba kali ini adalah penyerang asal klub FC Volendam, Mauro Zijlstra.

Quote

Semoga dua uji coba internasional ini membuat tim U-23 semakin matang dan solid jelang bertanding di SEA Games 2025 mendatang.

Pertimbangan Indra memanggil Ziljstra sangat mungkin dilatari dengan tumpulnya lini depan Garuda Muda saat melawan India. Hokky Caraka dan Jens Raven yang diberi kesempatan dalam dua laga itu gagal menampilkan performa terbaiknya. Masuknya Zijlstra akan menambah ketat persaingan di lini depan. Dari 32 pemain, hanya 23 yang akan dibawa ke Thailand.

Pemilihan Mali sebagai lawan uji coba sangat cocok sebagai persiapan Garuda Muda dalam misi mempertahankan medali emas. Tim asal Afrika itu terbilang tangguh yang terbukti dengan kelolosan mereka ke Olimpiade Paris 2024.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 Toni Firmansyah (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas India U-23 Mohanan Vibin pada laga uji coba di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, Senin (13/10/2025). ANTARA FOTO/Fauzan/app/foc,

Dengan demikian, Indonesia U-23 dipastikan mendapat dua uji coba berbobot. India yang sebelumnya jadi lawan uji coba juga menampilkan kualitas permainan yang mampu menyulitkan Indonesia. Bahkan, Indra sampai mengaku terkejut melihat gaya permainan transisi cepat India.

”Semoga dua uji coba internasional ini membuat tim U-23 semakin matang dan solid jelang bertanding di SEA Games 2025 mendatang,” kata Yunus.

Cabang sepak bola SEA Games akan berlangsung pada 3-18 Desember 2025. Pada babak penyisihan grup, Indonesia tergabung dengan Singapura, Myanmar, dan Filipina.

Daftar 30 pemain Indonesia U-23

Penjaga gawang:

Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)

Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC)

Muhammad Ardiansyah (PSM Makassar)

Ikram Algifari (Bekasi FC)

Bek:

Brandon Marsel Scheunemann (Arema FC)

Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)

Frengky Deaner Missa (Bhayangkara Presisi)

Dion Wilhelmus Eddy Markx (TOP Oss)

Kadek Arel Priyatna (Bali United)

Kakang Rudianto (Persib Bandung)

Mikael Alfredo Tata (Persebaya Surabaya)

Muhammad Alfarezzi Buffon (Borneo FC)

Muhammad Ferrari (Bhayangkara Presisi)

Robi Darwis (Persib Bandung)

Raka Cahyana Rizky (PSIM Yogyakarta)

Gelandang:

Ananda Raehaan Alief (PSM Makassar)

Arkhan Fikri (Arema FC)

Muhammad Rayhan Hannan (Persija Jakarta)

Rivaldo Enero Pakpahan (Borneo FC)

Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya)

Zanadin Fariz (Persis Solo)

Rifqi Ray Farandi (Persik Kediri)

Ivar Jenner (FC Utrecht)

Wigi Pratama (Persik Kediri)

Penyerang:

Hokky Caraka Bintang Brilliant (Persita Tangerang)

Rafael William Struick (Dewa United)

Jens Raven (Bali United)

Rahmat Arjuna Reski (Bali United)

Ricky Pratama (PSM Makassar)

Mauro Nils Zijlstra (Volendam)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto