Lima gol dalam dua gim beruntun ialah sinyal performa terbaik Arsenal telah kembali. Koneksi Bukayo Saka dan Martin Odegaard kunci ”Si Meriam”.
01 Des 2024 07:07 WIB · Olahraga
LONDON, MINGU — Arsenal mengakhiri empat gim tak menang di laga tandang Liga Inggris dengan keunggulan meyakinkan atas rival sekota, West Ham United, 5-2, di Stadion London, Minggu (1/12/2024) dini hari WIB. Meskipun unggul mutlak, ”Si Meriam” masih menyisakan celah di lini belakang.
Drama tujuh gol tercipta sepenuhnya di paruh pertama laga. Lima pemain Arsenal silih berganti menaklukkan pertahanan ”The Hammers” yang dikawal Lukasz Fabianski. Gabriel Magalhaes memulai pesta gol Arsenal melalui sundulan dari situasi sepak pojok di menit ke-10.
Setelah itu, Leandro Trossard (27’), Martin Odegaard (34’), Kai Havertz (36’), dan Bukayo Saka (45+5’) menegaskan superioritas Si Meriam atas tim tuan rumah. Odegaard dan Saka mencetak gol melalui eksekusi titik putih. Adapaun West Ham mencetak dua gol hiburan dari bek sayap, yaitu Aaron Wan-Bissaka (38’) dan Emerson Palmieri (40’).
Arsenal akhirnya menutup tren nirmenang mereka di gim tandang kompetisi domestik. Mereka pun untuk pertama kali mencetak lima gol di Liga Inggris 2024-2025.
Dalam seluruh kompetisi musim ini, anak asuhan Mikel Arteta sudah tiga kali mengemas hasil positif dengan mencetak lima gol ke gawang lawan. Mereka mencatatkan kemenangan mutlak itu ketika unggul 5-1 atas Bolton di putaran ketiga Piala Liga Inggris, 26 September lalu, serta melibas Sporting Lisbon 5-1 di Liga Champions, Rabu (27/11/2024) WIB.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/01/9f7b090db4074faa316d5755b9839ef9-000_36NU94V.jpg)
Dua kemenangan berturut-turut dengan mencetak lima gol ke gawang lawan melejitkan kepercayaan diri dan moral positif di dalam skuad Arsenal. Mereka menjaga asa untuk bersaing mengejar trofi Liga Inggris.
Setelah menjalani 13 laga, Arsenal naik ke peringkat kedua dengan koleksi 25 poin atau berselisih enam poin dari Liverpool. Si Meriam unggul sementara dalam perebutan posisi kedua dari tiga pesaing, yakni Brighton & Hove Albion, Manchester City, dan Chelsea. City dan Chelsea baru menjalani gim ke-13 pada Minggu malam.
”Kami harus melakukan pekerjaan kami sendiri dan hal yang kami tampilkan hari ini sangat nyaman. Besok (Minggu), kami akan menikmati (gim Liverpool kontra City), sebuah pertandingan sepak bola yang indah,” ujar Arteta kepada Sky Sports.
Laga West Ham kontra Arsenal adalah pertandingan keempat di era Liga Primer Inggris yang menciptakan tujuh gol pada babak pertama. Tiga gim lainnya adalah duel Blackburn Rovers versus Leeds United, September 1997; Bradford kontra Derby County, April 2000; serta Reading menghadapi Manchester United, Desember 2012.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/01/265eaa1949c45a84048eb0642df0c931-000_36NU9UA.jpg)
Melawan West Ham, Arsenal menunjukkan permainan melebar yang kian matang. Tak ayal, kehadiran kembali playmaker sekaligus kapten, Odegaard, melancarkan proses bangunan Arsenal yang bertumpu dari kedua sisi sayap, terutama pos kanan.
Saka mendapat sokongan besar dari Odegaard yang bergerak lebih dominan mendekati sisi kanan dibandingkan dengan ke sisi kiri yang ditempati Trossard. Itu ditunjukkan dengan kuantitas 22 operan di antara kedua pemain. Peredaran bola Saka dengan Odegaard mencapai 5,5 persen dari total operan Si Meriam di Stadion London.
Sementara itu, koneksi di sisi kiri diinisiasi oleh gelandang bertahan, Jorginho. Trossard pun dibantu oleh Declan Rice yang kerap menciptakan situasi segitiga dalam proses serangan bersama Riccardo Calafiori dan Trossard. Total, 28 operan tersaji di antara tiga pemain itu.
Permainan melebar Arsenal mampu mengurai penampilan rapat West Ham. Trio gelandang The Hammers, yakni Tomas Soucek, Carlos Soler, dan Lucas Paqueta, berusaha tampil saling berdekatan untuk hadirkan situasi overload di sisi tengah. Namun, taktik itu membuat West Ham menciptakan banyak ruang di sisi sayap.
Arsenal pun unggul segalanya dengan koleksi 60 persen penguasaan bola merujuk Opta. Sebanyak 16 tembakan yang tujuh tepat sasaran dihasilkan Arsenal bernilai 3,77 expected goals (xG). Jumlah xG itu kian membuktikan performa efektif Arsenal karena mampu mencetak lima gol.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/01/2cc537981dfb3016651101f8a4968665-000_36NU9KL.jpg)
”Saya sangat senang mengkreasi dan mencetak gol, tetapi kebahagiaan terbesar adalah menang. Kami ingin mempertahankan performa ini. Tentunya, tiga gim terakhir telah menunjukkan kembalinya kualitas kami yang sebenarnya,” kata Saka dilansir BBC.
Meskipun mencetak lima gol, Arsenal masih menunjukkan kendala di lini belakang. Si Meriam kehilangan fokus setelah empat kali menyarangkan bola ke gawang tim tuan rumah.
Arsenal hanya satu kali mengakhiri pertandingan nirbobol selama lima gim sejak November lalu. Catatan itu tercipta pada gim menghadapi Nottingham Forest, pekan lalu.
Kebobolan dua gol dari West Ham membuat Arsenal tampil lebih buruk dari probabilitas peluang berbuah gol milik West Ham. Arsenal mengoleksi 1,49 expected goals allowed (xGA) yang berbuah dua gol ke gawang David Raya.
Di luar jumlah kebobolan, permainan Arsenal juga belum lepas dari cela. Mereka kehilangan bola 30 kali di zona pertahanan sendiri menghadapi West Ham. Angka itu amat tinggi jika membandingkan klasemen sementara dengan The Hammers masih berkutat di peringkat ke-14.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/01/14fca88ad82a6881eeafcd9159db2893-000_36NU8CL.jpg)
”Setelah mencetak gol keempat kami kemasukan gol yang mudah untuk lawan. Saya lebih senang pada 30 menit pertama dibandingkan 15 menit akhir babak pertama,” ucap Arteta.
Penyerang sayap dan kapten West Ham, Jarrod Bowen, mengatakan, kekalahan telak dari Arsenal disebabkan performa buruk kolektif timnya. Ia mengakui minimnya agresivitas dan sejumlah kesalahan dalam situasi tanpa bola menyebabkan West Ham sulit keluar dari tekanan Arsenal pada babak pertama.
”Di babak kedua, kami berusaha bangkit, tetapi kami tidak cukup baik untuk berjuang demi mengejar skor 4-2. Besok adalah hari baru dan kami mengalihkan fokus ke gim selanjutnya menghadapi Leicester,” kata Bowen kepada Sky Sports.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra