Masih Ada dan Berguna, Chiesa Menjelma Jota di Anfield

Di hari penghormatan mendiang Jota, Chiesa menjadi pahlawan kemenangan Liverpool. Chiesa seolah menghadirkan kembali sosok Jota yang sering jadi cadangan super.

16 Agt 2025 06:49 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

LIVERPOOL, JUMAT — Di tengah ketidakpastian masa depan, penyerang Federico Chiesa masuk dari bangku cadangan dan menyelamatkan wajah Liverpool pada laga pembuka Liga Inggris. Chiesa ternyata masih ada dan berguna untuk ”Si Merah” walaupun dirumorkan akan hengkang. Aksi heroik itu bisa mengubah jalan ceritanya.

Dari penyerang debutan Liverpool, Hugo Ekitike; pemain sayap Bournemouth, Antoine Semenyo; hingga Chiesa. Itulah urutan sosok yang berpotensi menjadi pemain terbaik dalam kemenangan dramatis Liverpool atas Bournemouth, 4-2, di Stadion Anfield, Sabtu (16/8/2025) WIB.

Chiesa masuk saat waktu normal tersisa delapan menit, menggantikan gelandang Florian Wirtz, lalu menjadi pahlawan sesungguhnya. Dia mencetak gol penentu pada menit ke-88 yang membuat tuan rumah kembali unggul 3-2. Liverpool unggul 2-0 terlebih dulu berkat satu gol dan asis Ekitike, tetapi diimbangi lewat brace Semenyo.

”Fantastis. Dia masuk ke lapangan pada pengujung laga karena kami butuh gol,” kata Pelatih Liverpool Arne Slot, tentang keputusan mengganti Wirtz. ”Untuk dia bisa mencetak di momen seperti ini sangatlah spesial. Apalagi, para penggemar sangat mendukungnya. Senang rasanya dia membalas mereka dengan gol yang hebat,” lanjutnya.

Pahlawan yang dibutuhkan Liverpool ternyata bukan Wirtz, sang pemain baru yang  memecahkan rekor transfer Inggris. Gelandang tim nasional Jerman itu tampak masih beradaptasi dalam debut di Stadion Anfield, menyesuaikan diri dengan permainan ”keras” Liga Inggris. Dia lebih banyak kehilangan bola (3) daripada menembak (1).

Chiesa lebih bisa memberikan pengaruh karena langsung ditugaskan berada di area kotak penalti. Mantan pemain Juventus itu menggantikan peran Ekitike yang sudah ditarik pada menit ke-72. Dia cukup beruntung karena berada di posisi yang tepat saat terjadi kemelut di depan gawang. Hanya dengan satu sentuhan, gol tercipta.

Penyerang pengganti Liverpool Federico Chiesa (kiri) saat mencetak gol ke gawang Bournemouth dalam pertandingan pembuka Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. Chiesa mencetak gol pada menit ke-88 yang membuat Liverpool kembali unggul 3-2. Laga berakhir dengan kemenangan tuan rumah 4-2.
Quote

Butuh setahun untuk saya mencetak gol di liga, tetapi kata orang Italia: lebih baik telat daripada tidak pernah.

Presensi Chiesa mampu mengisi lubang yang ditinggalkan mendiang Diogo Jota. ”Biasanya di posisi 2-2 seperti tadi, semua orang tahu pemain mana yang saya panggil. Saya akan memasukkan Jota, tetapi tidak bisa karena alasan yang buruk,” ujar Slot yang begitu khusyuk saat momen hening satu menit dalam penghormatan untuk Jota.

Chiesa dirumorkan akan hengkang pada jendela transfer kali ini karena kurang menit bermain. Di musim pertamanya bersama Liverpool, musim lalu, dia hanya tampil kurang dari 500 menit di seluruh kompetisi. Adapun sosok bintang di Piala Eropa 2020 itu hanya menyumbang dua gol dan dua asis sepanjang musim.

Slot sudah berkata sebelum laga Community Shield pada pekan lalu, Chiesa punya tempat di skuad Liverpool. Sang pelatih membuktikan ucapannya pada laga tadi. Chiesa menjawab kepercayaan itu dengan tegas. Lewat kontribusi itu, sangat mungkin Chiesa dipertahankan untuk mengisi peran sebagai ”cadangan super” milik Jota.

Chiesa berkata, gol penentu itu merupakan momen hebat baginya. Namun, pikirannya hanya tertuju kepada Jota. Bukan kebetulan, dia bisa mencetak gol pertama di Liga Inggris pada hari penghormatan Jota. Chiesa sudah bertekad mempersembahkan kemenangan untuk rekannya. ”Butuh setahun untuk saya mencetak gol di liga, tetapi kata orang Italia: lebih baik telat daripada tidak pernah,” ujarnya.

Ekitike spesial

Mohamed Salah, penyerang sayap andalan Liverpool, menutup kemenangan dengan sumbangan gol pada injury time. Itu merupakan gol ke-10 yang dicetak Salah sepanjang laga pembuka Liverpool di liga. Tidak ada pemain lain yang mampu menciptakan total gol lebih banyak dibandingkan Salah dalam pekan pertama liga.

Penyerang baru Liverpool Hugo Ekitike (kiri) mencetak gol pembuka ke gawang Bournemouth dalam pertandingan pembuka Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. Ekitike menyumbang satu gol dan satu asis untuk mengantar Liverpool menang 4-2.

Terlepas dari rekor Salah, penampilan paling spesial ditunjukkan oleh Ekitike. Pemain 23 tahun itu memperlihatkan potensi terbaik dalam debut di Anfield. Dia menginiasi gol dan asis (untuk Cody Gakpo) seorang diri lewat insting tajam di kotak penalti. Ekitike selalu merepotkan dengan tubuh setinggi 190 sentimeter dan sepasang kaki jenjang.

”Itu adalah performa yang baik. Saya masih bisa lebih baik dari itu. Tetapi, hal terpenting adalah kami menang dan menunjukkan mentalitas yang kuat. Kami ingin menang untuk para penggemar yang datang dan untuk Diogo. Kami berhasil melakukan itu. Saya bahagia untuk semuanya,” tutur Ekitike.

Di sisi lain, alarm bahaya kembali berbunyi dari pertahanan Liverpool. Setelah kalah di Community Shield akibat gagal mempertahankan keunggulan, Virgil van Dijk dan rekan-rekan nyaris mengulang kesalahan serupa. Mereka sempat kecolongan dua gol lewat transisi serangan balik lawan yang diselesaikan oleh Semenyo.

Beruntung, pertahanan Bournemouth lebih buruk lagi. Tim tamu datang setelah kehilangan empat dari lima pemain belakang yang diandalkan musim lalu, antara lain Milos Kerkez yang pindah ke Liverpool dan Dean Huijsen. Saat digempur habis-habisan, tim asuhan Pelatih Andoni Iraola ini terlihat panik.

Seisi Anfield menyanyikan lagu tentang Jota seusai peluit panjang. Saking haru, Salah tidak mampu membendung air matanya. Hari penghormatan Jota seharusnya berakhir sempurna seusai kemenangan dramatis itu. Namun, momen indah itu sedikit ternodai dengan kasus pelecehan rasial oleh salah seorang penonton kepada Semenyo.

Penyerang Bournemouth Antoine Semenyo (kiri) menghadapi mantan rekannya yang kini berseragam Liverpool, Milos Kerkez, dalam pertandingan pembuka Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. Semenyo mencetak dua gol dalam laga itu, tetapi Bournemouth harus mengakui keunggulan tuan rumah 2-4.

Wasit Anthony Taylor sempat menghentikan pertandingan pada paruh pertama akibat insiden tersebut. ”Sungguh memalukan kita harus mulai membicarakan hal-hal seperti ini lagi. Manajer dan para pemain Liverpool merasakan hal yang sama. Semua orang mengerti, itu (rasisme) harus disingkirkan dari mana-mana, terutama sepak bola,” tegas Iraola. (AP/REUTERS)

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul