Timnas bola voli putri Indonesia menargetkan finis dua besar di turnamen ASEAN, SEA V League 2025, agar bisa lolos ke turnamen Asia, AVC Nations Cup 2026.
30 Jul 2025 08:09 WIB · Olahraga
BOGOR, KOMPAS — Megawati Hangestri Pertiwi siap menandai comeback bersama tim nasional bola voli putri Indonesia tahun ini di SEA V League 2025. Megawati akan membantu timnas memenuhi target finis dua besar pada ajang tersebut.
Megawati Hangestri dan 13 pebola voli putri Indonesia lainnya bertolak ke Thailand pada Rabu (30/7/2025) dini hari WIB untuk melakoni SEA V League putaran pertama mulai Jumat (1/8/2025). Turnamen antarnegara Asia Tenggara ini akan menjadi penampilan perdana Megawati bersama timnas putri.
Sebelumnya, Megawati izin tak memenuhi panggilan timnas putri untuk bermain di turnamen antarnegara Asia, AVC Nations Cup, Juni lalu. Pemain asal Jember, Jawa Timur, ini cedera lutut dan akan melangsungkan pernikahan. Dia kemudian memenuhi janjinya untuk bergabung dengan timnas untuk SEA V League.
”Aku memang tidak dalam kondisi 100 persen, tetapi aku berharap bisa tampil semaksimal mungkin di SEA V League,” kata Megawati saat pelepasan timnas putri di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025).
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/07/29/6131bda0-cec7-4ec2-9647-cab9ae2f4817_jpeg.jpg)
Megawati juga menambahkan, dia siap langsung tampil pada pertandingan perdana kontra Vietnam. Laga itu akan digelar di Nakhon Ratchadima pada pukul 13.30 WIB.
SEA V League putri hanya diikuti empat tim, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Setiap tim akan saling bertemu dalam turnamen yang berlangsung dua putaran ini. Setelah di Thailand hingga 3 Agustus 2025, SEA V League berlanjut ke Vietnam pada 8-10 Agustus 2025.
Pada setiap putaran, tim yang memuncaki klasemen akan keluar sebagai juara. Poin pada dua putaran itu akan diakumulasi untuk mengetahui klasemen akhir tim-tim tersebut.
Megawati, yang berposisi sebagai opposite, bergabung ke timnas bersama outside hitter Arsela Nuari Purnama yang pada AVC Nations Cup juga absen karena cedera. Timnas putri juga memanggil middle blocker veteran, Asih Titi Pangestuti, untuk menggantikan Rika Dwi Latri yang fokus pemulihan cedera.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/07/29/9c605662-581c-4158-8427-e467e01ddb75_jpeg.jpg)
Selain akan jadi momen pertama kalinya Megawati kembali tampil bersama timnas tahun ini, SEA V League juga jadi kesempatan perdananya bermain sebagai kapten. Dengan peran barunya itu, opposite terbaik AVC Challenge Cup 2023 ini akan belajar untuk membagi fokusnya pada diri sendiri dan rekan setim.
”Sebelumnya, fokus aku, kan, hanya bermain. Sekarang tidak hanya mementingkan diri sendiri, tetapi juga teman-teman lain,” ujar Megawati.
”Aku berharap bisa berhasil untuk tahun ini kami bisa mengambil minimal runner-up. Semoga bisa juara juga kalau bisa. Apalagi, kondisi teman-teman sudah fit dan bergabung sejak persiapan AVC Nations Cup,” tuturnya menambahkan.
Menembus dua besar peringkat akhir memang menjadi target timnas putri di SEA V League. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo mengatakan, target itu ditetapkan agar timnas bisa lolos ke AVC Nations Cup 2026. Sebab, hanya dua tiket yang tersedia dari SEA V League.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/07/29/09344b93-2199-4d83-8001-ced7a5724776_jpeg.jpg)
Imam optimistis Megawati dan kawan-kawan bisa memenuhi target tersebut. Selain karena sebagian besar pemain sudah berlatih bersama sejak persiapan AVC Nations Cup, kata Imam, mereka juga termotivasi setelah peringkat dunia timnas putri sempat naik enam peringkat ke-48. Per 29 Juli, peringkat timnas putri sedikit turun menjadi posisi ke-50.
”Kita targetnya bisa melebihi itu lah ya. Bisa mengalahkan Vietnam, bisa mengalahkan Thailand. Namun, dari manajer tadi targetnya runner-up. Mudah-mudahan dapat yang terbaik,” kata Imam.
Optimisme juga disampaikan Pelatih Octavian. Terlebih, timnas putri mendapatkan tambahan kekuatan dengan hadirnya Megawati dan Arsela. Kehadiran mereka dibutuhkan karena timnas putri butuh juru gedor dalam serangan.
Saat AVC Nations Cup, kata Octavian, anak-anak asuhannya bisa bertahan dengan baik, tetapi kesulitan saat menyerang. Untuk itu, kehadiran Megawati dan Arsela akan menambah kekuatan serangan tim.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/07/29/6aed6add-2762-4b0b-a83e-505f2b23c2bf_jpeg.jpg)
”Jadi, motivasi melawan Thailand itu untuk belajar, bagaimana cara mengimbangi mereka. Melawan Vietnam itu, motivasinya adalah bagaimana bisa mengalahkan mereka lagi. Kalau lawan Filipina, kita wajib menang,” ujar pelatih yang kerap disapa Ooc ini.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan