Megawati Tampil Penuh, Timnas Voli Putri Masih Sulit Putus Kekalahan

Timnas bola voli putri Indonesia menelan empat kekalahan beruntun di turnamen ASEAN, SEA V League, sedangkan tim putri U-21 raih kemenangan perdana di Kejuaraan Dunia.

08 Agt 2025 23:09 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

NINH BINH, JUMAT — Penampilan penuh Megawati Hangestri Pertiwi masih belum bisa mendongkrak permainan timnas bola voli putri Indonesia. Pada putaran kedua turnamen antarnegara Asia Tenggara, SEA V League 2025, timnas putri masih kesulitan memutus rentetan kekalahan. 

Megawati Hangestri dan kawan-kawan bahkan tak mampu mencuri satu set pun ketika menghadapi Thailand pada laga perdana di Gymnasium Ninh Binh, Vietnam, Jumat (8/8/2025). Mereka kalah 0-3 (16-25, 16-25, 21-25). 

Thailand memang begitu dominan dalam tiga dekade terakhir. Sulit untuk membendung kekuatan ”ratu” bola voli Asia Tenggara ini. 

Namun, pada pertemuan pertama di hadapan publik Thailand, Indonesia setidaknya bisa mencuri satu poin dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 1-3 (25-22, 15-25, 25-17, 12-25). Saat itu, kapten sekaligus opposite andalan timnas putri, Megawati Hangestri, justru tidak dimainkan sama sekali. 

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi (kanan), tampil penuh melawan timnas Thailand dalam laga SEA V League 2025 putaran kedua di di Gimnasiun Ninh Binh, Vietnam, Jumat (8/8/2025). Megawati dan kawan-kawan kalah 0-3 (16-25, 16-25, 21-25).

Berbeda dengan pertemuan di Vietnam, Megawati sudah tampil penuh ketika Indonesia kembali menghadapi Thailand. Kehadirannya memberi kontribusi besar pada performa timnas putri. 

Pada setiap set, Megawati menyumbang enam poin sehingga total mencatatkan 18 poin. Jumlah ini tidak hanya terbanyak di tim ”Merah Putih”, tetapi juga dalam pertandingan. 

Hanya opposite Thailand, Thanacha Sooksod, yang mendekati perolehan poin Megawati dengan sumbangan 16 poin. Adapun outside hitter Indonesia, Ersandrina Devega Salsabila, menorehkan 10 poin. 

Kendati demikian, performa apik Megawati saja belum cukup untuk mengantar timnas putri membendung ketangguhan Thailand. Alhasil, Indonesia harus menelan empat kekalahan beruntun sepanjang SEA V League 2025. 

Pebola voli putri Indonesia, Ersandrina Devega, melepaskan pukulan ke arah timnas Thailand dalam laga SEA V League 2025 putaran kedua di di Gimnasiun Ninh Binh, Vietnam, Jumat (8/8/2025). Megawati dan kawan-kawan kalah 0-3 (16-25, 16-25, 21-25).

Luciana Taroreh, manajer timnas voli putri Indonesia, mengatakan, para pemain sebenarnya sudah berjuang maksimal kendati beberapa di antaranya tidak dalam kondisi fit. Megawati salah satu pemain yang belum berada dalam kondisi terbaiknya setelah mengalami cedera. Begitu pula dengan Asih Titi dan Arsela Nuari. 

”Meskipun sebagian pemain masih dalam tahap pemulihan pascacedera, mereka tetap memilih untuk turun bermain demi kepentingan tim. Kami mengakui Thailand tampil solid dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik,” kata Luciana.

SEA V League putri hanya diikuti empat tim, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Setiap tim saling bertemu pada dua putaran. 

Pada setiap putaran, tim yang memuncaki klasemen akan menjadi juara. Poin pada dua putaran itu akan diakumulasi untuk mengetahui posisi akhir tim-tim tersebut di klasemen.

Timnas bola voli putri Indonesia berpose sebelum melawan timnas Thailand dalam laga SEA V League 2025 putaran kedua di di Gimnasiun Ninh Binh, Vietnam, Jumat (8/8/2025). Megawati dan kawan-kawan kalah 0-3 (16-25, 16-25, 21-25).

Indonesia berstatus sebagai juru kunci klasemen putaran pertama dengan nirpoin. Kekalahan dari Thailand juga membuat timnas putri menempati posisi paling buncit dalam klasemen sementara putaran kedua. 

”Kami menyadari masih ada ruang perbaikan, terutama pada konsistensi, pertahanan, dan komunikasi di lapangan. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Kami yakin, dengan evaluasi yang tepat, tim akan tampil lebih solid di laga berikutnya,” ujar Luciana.

Tim asuhan Pelatih Octavian ini masih memiliki peluang membalikkan keadaan pada dua laga tersisa melawan tuan rumah Vietnam dan Filipina. Indonesia akan bertemu Vietnam pada Sabtu (9/8/2025) dan Filipina sehari setelahnya. 

Tim U-21 bangkit

Sementara timnas senior kalah, tim U-21 Indonesia meraih kemenangan perdana dalam Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21. Afra Hasna Nurhaliza dan kawan-kawan berhasil bangkit dari kekalahan telak pada laga perdana melawan Vietnam dengan skor 0-3 (15-25, 16-25, 18-25). Mereka menaklukkan Kanada pada pertandingan kedua dengan skor 3-1 (28-26, 25-18, 18-25, 25-21) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025). 

Para pemain tim bola voli putri Indonesia U-21 meraih kemenangan perdana dalam Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 dengan menaklukkan Kanada dengan skor 3-1 (28-26, 25-18, 18-25, 25-21) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat (8/8/2025). 

Kemenangan tersebut tak lepas dari serangan tajam nan variatif dari skuad ”Merah Putih”. Opposite Pascalina Mahuze mencatatkan sumbangan terbanyak dengan 18 poin, disusul outside hitter Junaida Santi serta middle blocker Maradanti Namira dan outside hitter Kadek Diva yang masing-masing menorehkan 9 poin. 

Dengan kemenangan ini, Indonesia meraih tiga poin perdana dan menempati peringkat keempat klasemen Pul A. Perolehan poin Indonesia sama dengan Serbia pada posisi ketiga. Namun, Serbia lebih unggul dalam rasio set dan rasio poin dengan kemenangan 3-0 atas Puerto Riko.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan