Menanti ”Tarian Terakhir” Thomas Muller dan Luka Modric

Sajian penampilan perpisahan Thomas Mueller dan Luka Modric akan menjadi ”bumbu” dalam Piala Dunia Antarklub 2025. Hanya gelar juara yang diburu duo veteran itu.

13 Jun 2025 20:10 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

Dua pemain veteran Thomas Mueller dan Luka Modric bakal menjalani laga-laga terakhir bersama klub mereka di Piala Dunia Antarklub 2025. Kesempatan itu tidak ingin disia-siakan Mueller untuk memberikan trofi terakhir kepada klub semasa hidupnya, Bayern Muenchen. Sementara Modric ingin mengakhiri karier emasnya bersama Real Madrid dengan trofi juara dunia.

Mueller adalah sosok anomali di era sepak bola modern saat ini. Ia setia kepada satu klub, Bayern, dalam karier sepak bola profesionalnya yang dimulai pada 2008. Selama 17 tahun, Mueller selalu mengisi daftar skuad ”Die Roten” di semua kompetisi.

Apabila ditambah dengan masa baktinya di Bayern sejak mengenyam pendidikan sepak bola Akademi Bayern, maka Mueller sudah berada 25 tahun di lingkungan klub tersukses di Jerman itu. Sulit rasanya generasi pemain-pemain baru di masa depan bisa menyamai durasi pengabdian pemain berusia 35 tahun itu untuk Bayern.

Tak heran, Mueller mencatatkan diri sebagai pemain yang paling banyak bermain untuk Bayern. Total, ia telah membela Bayern selama 751 pertandingan. Jika dirata-rata dengan 18 tahun profesionalnya, maka Mueller menjalani rerata 42 pertandingan per musim.

Hal itu membuktikan komitmen sekaligus level kebugaran Mueller yang mampu tampil konsisten dalam waktu yang panjang. Ia juga sudah mempersembahkan 13 trofi Liga Jerman untuk Bayern yang terakhir diberikan pada musim 2024-2025. Sebanyak 33 piala telah diangkat Mueller selama berseragam Bayern.

Pemain Bayern Muenchen, Thomas Mueller (kiri), berusaha menendang ke gawang di depan pemain Lazio, Alessio Romagnoli, dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Jerman, Rabu (6/3/2024) dini hari WIB. *** Local Caption *** Bayern's Thomas Mueller, left, attempts a shot at goal in front of Lazio's Alessio Romagnoli during the Champions League round of 16 second leg soccer match between FC Bayern Munich and Lazio at the Allianz Arena stadium in Munich, Germany, Tuesday, March 5, 2024. (AP Photo/Matthias Schrader)

Hebatnya lagi, Mueller menjadi bagian dalam dua kali treble winner alias memenangi tiga trofi mayor Bayern. Momen istimewa itu dijalani pada musim 2012-2013 dan 2019-2020.

Di Piala Dunia Antarklub, Mueller tentu bakal menambah jumlah pertandingan bersama Bayern. Ia akan menjadi salah satu pilar utama Bayern di bawah komando Vincent Kompany untuk bertarung di Grup C bersama Benfica (Portugal), Boca Juniors (Argentina), dan Auckland City (Selandia Baru).

Peran Mueller masih sangat penting bagi Bayern, apalagi gelandang serang muda, Jamal Musiala, belum sepenuhnya pulih dari cedera. Saking masih besarnya peran Mueller, Bayern juga masih menyertakan Mueller dalam promo jersei kandang terbaru mereka.

Ketika ditanya tujuan Bayern di Piala Dunia Antarklub melalui wawancara di FIFA TV, Mueller menjawab dengan singkat, ”Menjadi juara, tentunya.”

”Pertama-tama, kami harus cepat beradaptasi dengan atmosfer turnamen. Dengan fakta turnamen ini digelar di negara penyelenggara Piala Dunia tahun depan, hal itu membuat kami sangat bersemangat,” lanjut Mueller.

Munich's Thomas Mueller, front left, reacts during a training session in Munich, Germany, Tuesday, April 15, 2025, ahead of the Champions League soccer match between Inter Milan and FC Bayern Munich. (Tom Weller/dpa via AP)

Fokus penuh

Mueller memastikan dirinya tidak akan kembali ke AS bersama tim nasional Jerman pada tahun depan. Ia telah undur diri dari timnas Jerman setelah Piala Eropa 2024 lalu. Ia mencetak 45 gol dalam 131 penampilan berseragam ”Die Mannschaft”.

Pemain berambut pirang dan murah senyum itu akan meninggalkan Bayern setelah menuntaskan Piala Dunia Antarklub. Alhasil, capaian Die Roten akan memengaruhi durasi laga tambahan untuk Mueller sebelum meninggalkan klub favoritnya itu.

Mueller menegaskan, segala hal yang berkaitan dengan masa depan profesionalnya tidak akan memengaruhi performanya di turnamen pamungkas membela Bayern. Ia mengesampingkan negosiasi dengan klub anyar demi menjalani ”tarian terakhir” yang istimewa untuk Die Roten.

”Fokus utama saya adalah Piala Dunia Antarklub. Jika sesuatu terjadi tentang masa depan saya selama turnamen, hal itu tidak akan mengganggu saya,” ucapnya.

Serupa dengan Mueller, Modric yang berusia 39 tahun juga sepenuhnya fokus pada turnamen pamungkas di Piala Dunia Antarklub 2025. Modric bakal mengakhiri pengabdian selama 13 tahun—terpanjang dalam kariernya di sebuah klub—untuk ”Los Blancos” di AS.

Pemain Real Madrid Luka Modric merayakan golnya ke gawang Girona pada laga La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Minggu (24/2/2025). Madrid menang 2-0 pada laga itu.

Modric juga belum berencana pensiun dalam waktu dekat. Hal itu memunculkan sejumlah spekulasi tentang masa depannya. Ia pun dirumorkan akan berlabuh ke AC Milan pada musim 2025-2026.

Merujuk La Gazzetta dello Sport, pembicaraan kontrak personal antara Modric dan Milan sudah berjalan. Akan tetapi, sang pemain menunda membahas hal itu hingga Piala Dunia Antarklub berakhir.

Pengalaman Modric pada ajang dunia tentu amat penting bagi wajah baru Real yang diasuh Xabi Alonso. Ia berpengalaman membawa Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 dan meraih medali perunggu di Piala Dunia 2022.

Selain itu, trofi Piala Dunia Antarklub bisa menjadi kado ungkapan terima kasih Modric untuk Real. Bersama Real, ia merasakan predikat pemain terbaik dunia melalui Ballon d’Or 2018.

Luka Modric terlibat perdebatan dengan pemain Italia Nicolo Barella dan wasit asal belanda Danny Makkelie saat pertandingan Grup B antara Kroasia dan Italia di Stadion Leipzig di Leipzig pada 24 Juni 2024. AFP/JOHN MACDOUGALL

Modric tak diragukan lagi sebagai pemain Kroasia terbaik dalam sejarah berkat 28 trofi di level klub bersama Real. Jumlah itu termasuk enam trofi ”Si Kuping Besar” Liga Champions Eropa.

”(Piala Dunia Antarklub) Itu akan menjadi tarian terakhir (saya). Kami akan melakukan segalanya untuk membawa pulang trofi juara,” ucap Modric, dilansir Marca, akhir Mei lalu.

Modric akan membantu Real untuk mengawali persaingan di Grup H. Di atas kertas, tiga rival Los Blancos tidak akan sulit diatasi. Mereka adalah Al-Hilal (Arab Saudi), Pachuca (Meksiko), dan Red Bull Salzburg (Austria).


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti