Mengapa Kontrak Baru Saliba Sangat Krusial bagi Arsenal?

Kontrak baru Saliba tidak hanya penting untuk permainan Arsenal, tetapi juga krusial di luar lapangan. Jarang-jarang, pemain bintang mampu menepis daya tarik Madrid.

26 Sep 2025 07:00 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

Arsenal tidak perlu lagi khawatir kehilangan bek tengah andalan William Saliba dalam waktu dekat. Walaupun sempat diisukan bergabung ke Real Madrid, spekulasi tersebut patah seketika seiring perkembangan kontrak terbaru sang pemain bersama Arsenal.

Saliba, menurut The Athletic pada Kamis (25/9/2025), sudah menyetujui perpanjangan kontrak selama lima tahun dengan ”Si Meriam”. Dia segera menandatangani kontrak baru itu dalam beberapa hari ke depan. Masa kontraknya akan bertambah signifikan, dari semula sampai musim panas 2027 menjadi 2030.

Bek 24 tahun itu berkali-kali dihubungkan dengan Madrid. Namun, dia selalu menepis rumor tersebut. Seperti pada Maret lalu, dia berkata masih bahagia dan ingin memenangi trofi di Arsenal. Saliba juga menjelaskan, pembahasan kontrak baru dengan klub berlangsung lancar pada Juli lalu.

Bagi tim asuhan Manajer Mikel Arteta, perpanjangan kontrak Saliba sangat krusial. Peran sang pemain belum tergantikan di lini belakang Arsenal sampai saat ini. Dia merupakan kunci utama klub untuk mencatat rekor pertahanan terbaik di Liga Inggris dalam dua musim terakhir.

Catatan statistik bisa semakin menonjolkan perannya. Saat Saliba bermain, Arsenal rerata menghasilkan kemenangan 67,3 persen dengan kemasukan hanya 0,8 gol di Liga Inggris. Tanpanya, persentase kemenangan (46,7 persen) dan kemasukan jauh memburuk (1,5 gol).

Duet bek Arsenal, Saliba dengan Gabriel Magalhaes, digadang-gadang sebagai yang terbaik se-Eropa. Pengakuan salah satunya datang dari bek legendaris Inggris, Rio Ferdinand. Saliba dan Gabriel saling melengkapi sehingga menciptakan kombinasi yang begitu kokoh.

Quote

Hal baiknya adalah para pemain ingin tetap di sini dan ingin menjadi bagian besar dari sejarah klub ini selama beberapa tahun ke depan.

Arsenal's French defender #02 William Saliba (L) fights for the ball with Manchester City's Norwegian striker #09 Erling Haaland (R) during the English Premier League football match between Arsenal and Manchester City at the Emirates Stadium in London on September 21, 2025. (Photo by Glyn KIRK / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

Terlepas dari itu, perpanjangan kontrak pemain tim nasional Perancis itu tidak hanya soal pengaruh di lapangan. Saliba juga bisa memengaruhi moral seisi klub. Komitmennya memperkuat status Arsenal sebagai salah satu klub besar yang berada di puncak ”rantai makanan”.

Biasanya, kebanyakan klub hanya bisa pasrah ketika pemainnya didekati Madrid. Klub raksasa Spanyol itu adalah magnet terbesar para pemain. Contohnya musim panas lalu, saat bek sayap Trent Alexander-Arnold yang merelakan status legenda di Liverpool demi bergabung ke Madrid.

Kebetulan, citra Arsenal sebagai tim besar juga kurang kuat. Terutama saat era Manajer Arsene Wenger (1996-2018), mereka sering menjadi batu loncatan para pemain bintang. ”Si Meriam” berulang kali menjual pemain yang sedang berada dalam fase emas ke klub lebih besar.

Saliba bisa saja menunggu untuk pindah dengan status bebas transfer ke Madrid pada 2027. Cara itu dilakukan Alexander-Arnold hingga penyerang Kylian Mbappe. Dia juga bisa menunggu setahun agar nilai transfernya turun drastis. Namun, ambisinya sebagai salah satu bek tengah terbaik ternyata masih sejalan dengan Arsenal.

Ambisi Arsenal untuk menjadi klub terbaik sangat terlihat pada musim panas lalu. Mereka tidak melepas satu pun pemain kunci. Saat bersamaan, Arsenal menjadi klub dengan pengeluaran net transfer terbesar di Eropa dengan mendatangkan delapan pemain baru sekaligus.

”Hal baiknya adalah para pemain ingin tetap di sini dan ingin menjadi bagian besar dari sejarah klub ini selama beberapa tahun ke depan. Andrea Berta (direktur olahraga) akan mendorong itu dan kita lihat saja ke mana arahnya,” kata Arteta saat ditanya soal masa depan Saliba, awal September.

Pemain Arsenal William Saliba (kiri) berebut bola dengan pemain Newcastle United Callum Wilson dalam pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dan Newcastle di Stadion Emirates, London, Rabu (4/1/2023) dini hari WIB. Pertandingan berakhir imbang 0-0. ***Arsenal's William Saliba, left, duels for the ball with Newcastle's Callum Wilson during the English Premier League soccer match between Arsenal and Newcastle United at Emirates stadium in London, Tuesday, Jan. 3, 2023. (AP Photo/Ian Walton)

Jika dibandingkan foto skuad Arsenal pada musim 2020-2021 dengan 2025-2026, hanya tiga pemain yang sama, yaitu Saliba, Gabriel, dan Bukayo Saka. Mereka merupakan fondasi awal dari proyek Arteta. Komitmen Saliba menegaskan, proyek besar itu belum akan bubar sebelum mekar.

Rasa lapar dan penasaran gelar menjadi bahan bakar lebih bagi Saliba dan rekan-rekan pada musim ini. Mereka selalu gagal juara Liga Inggris dalam tiga musim terakhir dan selalu finis di peringkat kedua. Musim lalu, mereka juga hanya bisa mencapai semifinal Liga Champions.

Keinginan Saliba bertahan pernah terungkap pada tahun lalu. Dia ingin membawa Arsenal juara sebagai pembuktian diri. ”Saya dalam perjalanan jadi bek terbaik di dunia. Saya salah satu yang terbaik, tetapi untuk bisa berbicara itu saya harus memenangi gelar,” katanya kepada Fox Sports.

Bersama kontrak baru Saliba, skuad Arsenal terlihat semakin potensial pada masa depan. Hanya Saka, satu-satunya pemain bintang yang akan habis kontrak dalam dua tahun ke depan. Perpanjangan kontrak Saka pun akan menyempurnakan proyek jangka panjang Arsenal. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto