Pakistan Hancurkan Tangsi India

Tidak ada tanda peredaan ketegangan India-Pakistan.  Bujukan berbagai mitra diabaikan, persiapan perang digencarkan.

01 Mei 2025 11:27 WIB · Internasional

Oleh Luki Aulia

ISLAMABAD, KAMIS — Salah satu tangsi India di Kashmir dihancurkan tentara Pakistan. Peledakan itu menambah ketegangan dua tetangga sejak serangan teror di Pahalgam pada 22 April 2025.

Dalam laporan Kamis (1/5/2025), The Express Tribune Pakistan menulis peledakan pos di Chakputra, Kahsmir. Selain itu, tentara Pakistan juga meledakkan sejumlah tempat perlindungan tentara India sekitar pos tersebut. Semua itu terjadi pada Selasa malam sampai Rabu dini hari.

Peledakan itu peningkatan signifikan dari baku tembak dengan pistol dan senapan dalam sepekan terakhir. Baku tembak terjadi setiap malam sejak terjadi serangan di Pahalgam.

Selepas peledakan itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menelepon Pemerintah India-Pakistan. Kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menlu India S Jaishankar, Rubio mendesak peredaan ketegangan segera. India-Pakistan sama-sama mitra dekat AS di Asia Selatan.

”Menteri mendesak pejabat Pakistan bekerja sama dalam menyelidiki serangan keji itu. Beliau juga mendorong Pakistan bekerja sama dengan India untuk meredakan ketegangan, mengaktifkan lagi saluran komunikasi, dan menjaga kedamaian serta keamanan Asia Selatan,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS soal telepon Rubio-Sharif.

Desakan meredakan ketegangan juga disampaikan Rubio kepada Jaishankar. Rubio menegaskan komitmen AS bekerja sama dengan India dalam perang melawan teror.

India adalah mitra penting AS untuk melawan pengaruh China yang meningkat. Pakistan tetap menjadi sekutu AS meskipun kepentingannya berkurang setelah penarikan AS dari negara tetangganya, Afghanistan, pada 2021.

Indian paramilitary troopers stand guard along a street in Srinagar on April 30, 2025. Indian Prime Minister Narendra Modi has given the military "operational freedom" to respond to a deadly attack in Kashmir that New Delhi has blamed on arch-rival Pakistan, a senior government source told AFP on April 29. (Photo by Tauseef MUSTAFA / AFP)

Sayangnya, desakan Rubio tak didengar. Dilaporkan India Today dan Hindustan Times, India menutup ruang udaranya bagi semua pesawat Pakistan. Bagi Pakistan, dampak kebijakan India mungkin kecil saja. Sebab, langit India hanya dilewati Pakistan International Airlines rute Kuala Lumpur. PIA sudah mengantisipasi itu.

Tindakan India itu balasan karena Pakistan lebih dulu menutup langitnya bagi semua pesawat India. Penutupan langit dilakukan Pakistan setelah India membekukan Traktat Air Indus. Traktat itu mengatur penggunaan air Sungai Indus dan anak-anak sungai itu oleh India-Pakistan. Sungai Indus dan anak-anaknya melewati India baru ke Pakistan.

Hubungan India-Pakistan kini sangat sensitif. Salah melangkah sedikit saja, konflik bisa meletup kembali. Pakistan-India beberapa kali terlibat perang besar dan berulang kali pula saling serang dalam skala kecil.

Hampir seluruh perang dan saling serang dua pemilik senjata nuklir itu gara-gara Kashmir. Sejak puluhan tahun lalu, China-India-Pakistan terus saling mengklaim Kashmir. China menamai daerah yang didudukinya sebagai Aksai Chin, India menyebutnya Jammu Kashmir, sementara Pakistan menyebutnya Kashmir.

Tidak cuma berebut Kashmir, persamaan tiga negara itu adalah sama-sama pemilik bom nuklir. Hanya saja, Pakistan-China tidak pernah baku tembak, apalagi perang, karena Kashmir. Sebaliknya, India berulang kali baku tembak sampai perang dengan China dan Pakistan gara-gara Kashmir.

Dari tiga negara itu, kekuatan Pakistan paling kecil. Meski demikian, justru India paling sering mencatatkan kehilangan tentara dan alat perang dalam jumlah paling besar.

Pahalgam memicu

Ketegangan terakhir India-Pakistan terjadi selepas serangan di Pahalgam. Ada 25 warga India dan satu warga Nepal tewas dalam serangan pada 22 April 2025 itu.

India menuding Pakistan di balik serangan tersebut. Pakistan menyanggah dan meminta penyelidikan independen. India-Pakistan kemudian saling usir warga masing-masing. Warga biasa sampai pejabat diusir. PM India Narendra Modi memberikan kebebasan operasional penuh kepada militer untuk merespons serangan di Kashmir itu.

Indian paramilitary soldiers patrol as they guard at a busy market in Srinagar, Indian controlled Kashmir, Tuesday, April 29, 2025. (AP Photo/Mukhtar Khan)

Dalam telepon dengan Rubio, Sharif kembali membahas soal penyelidikan independen. Ia mendesak AS untuk meminta India mengurangi retorika dan bertindak secara bertanggung jawab. ”Provokasi India hanya akan mengalihkan perhatian Pakistan dari upayanya mengalahkan terorisme, khususnya dari kelompok militan,” kata Sharif.

Militer Pakistan mengaku sedang membahas pelanggaran gencatan senjata di perbatasan Kashmir yang disengketakan bersama dengan militer India. Juru bicara militer Pakistan Ahmed Sharif Chaudhry mengatakan, kedua pihak masih melakukan komunikasi telepon mingguan rutin dan Pakistan mengangkat masalah pelanggaran gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol (LoC).

Rencana serangan

Seiring dengan dialog militer itu, Pakistan mengaku memiliki informasi intelijen yang dapat dipercaya bahwa India akan segera melancarkan operasi militer. Menteri Penerangan Pakistan Attaullah Tarar mengatakan, India bisa jadi menyerang Pakistan sebelum Jumat ini. Sementara Menlu Pakistan Ishaq Dar mengatakan, Pakistan tidak akan menyerang lebih dulu.

Terkait dengan serangan warga sipil di Kashmir, kepolisian India telah mengeluarkan poster pencarian tiga tersangka serangan. Para buron terdiri dari dua warga Pakistan dan seorang warga India. Mereka diduga anggota kelompok Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan, organisasi yang ditetapkan sebagai teroris oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

This photograph taken on April 27, 2025 shows local children walking past their houses that comprise of underground bunkers in the Chakothi village of Pakistan-administered Kashmir, about 3kms from the Line of Control (LoC). For generations, Kashmiris living on both sides of the de facto border -- the Line of Control -- have been caught in the barrage of shells and bullets as the nuclear-armed archrivals fight over the disputed region. (Photo by Sajjad QAYYUM / AFP)

India juga mengumumkan hadiah dua juta rupee atau Rp 439 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan setiap orang. Mereka juga melakukan penahanan besar-besaran untuk mencari siapa pun yang diduga terkait dengan para pelaku serangan.

Serangan di Kashmir itu merupakan serangan terburuk dalam beberapa tahun terakhir di Kashmir yang dikuasai India. Insiden terparah yang terakhir pernah terjadi di Pulwama pada 2019.

Pada waktu itu seorang pengebom bunuh diri menabrakkan mobil berisi bahan peledak ke konvoi pasukan keamanan dan menewaskan 40 orang serta melukai 35 orang. Sekitar 12 hari kemudian, pesawat jet tempur India melancarkan serangan udara di wilayah Pakistan.

Kashmir mayoritas penduduknya Muslim dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa. Sejak 1989, sebagian penduduk Jammu Kashmir memberontak dan meminta pemisahan dari India.

Sekitar 1,5 juta orang tinggal di dekat garis gencatan senjata di sisi perbatasan Pakistan. Hampir semua warga selalu dalam kondisi bersiap menghadapi kekerasan.

Caranya dengan menyiapkan ruangan perlindungan bawah tanah atau bunker sederhana berdinding lumpur yang diperkuat dengan beton. Itu pun jika mereka mampu membeli beton yang relatif mahal. ”Kami sedang membersihkan bunker untuk berjaga-jaga karena musuh bisa menyerang kapan saja. Kami tidak bisa lengah dan harus menyelamatkan anak-anak kami,” kata Muhammad Javed (42), warga Desa Chakothi.

This photograph taken on April 28, 2025 shows locals cleaning an underground bunker in the Chakothi village of Pakistan-administered Kashmir, about 3kms from the Line of Control (LoC). For generations, Kashmiris living on both sides of the de facto border -- the Line of Control -- have been caught in the barrage of shells and bullets as the nuclear-armed archrivals fight over the disputed region. (Photo by Sajjad QAYYUM / AFP)

India dan Pakistan sudah berulang kali saling tembak selama enam malam berturut-turut di LoC yang merupakan zona pos-pos terdepan Himalaya yang dijaga ketat dan merupakan perbatasan Kashmir secara de facto.

Sumber keamanan Pakistan menyatakan, dua pesawat tanpa awak ditembak jatuh pada Selasa di dekat LoC setelah melanggar wilayah udara Pakistan. Isu ini yang dibahas militer Pakistan dan India.

(Reuters/AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Luki Aulia
 | 

Editor:

Kris Mada
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji