OLAHRAGA PANTAI

Panjat Tebing Targetkan Dua Emas di Asian Beach Games 2026

Panjat tebing dan voli pantai punya peluang mempersembahkan medali di Asian Beach Games 2026. Indonesia juga mengirimkan tim basket 3×3 ke ajang tersebut.

22 Apr 2026 13:56 WIB · Olahraga

KOMPAS/REBIYYAH SALASAH

Oleh Rebiyyah Salasah

BEKASI, KOMPAS — Tim panjat tebing Indonesia disiplin speed menargetkan raihan minimal dua medali emas dari empat emas yang tersedia di Asian Beach Games 2026. Di atas kertas, panjat tebing bersama bola voli pantai punya peluang untuk mempersembahkan medali bagi Indonesia.

Tim panjat tebing Indonesia akan menandai debut mereka di Asian Beach Games pada perhelatan keenam di Sanya, China, 22-30 April 2026. Tim yang diperkuat masing-masing empat pemanjat putra dan putri ini bakal berlomba dalam kategori individu dan beregu (estafet) pada 28-29 April 2026.

Asian Beach Games merupakan salah satu ajang multicabang olahraga terbesar di Asia yang berfokus pada olahraga pantai dan air. Ajang ini berselang tiga minggu dari Kejuaraan Asia yang jadi kualifikasi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia meraih kuota penuh dua putra dan putri di disiplin speed.

”Fokus utama kami memang Asian Games mendatang. Namun, meskipun tidak benar-benar concern ke Asian Beach Games, atlet yang sudah ditunjuk pasti akan tampil all out,” kata Galar Pandu Asmoro, pelatih tim speed, di pemusatan latihan panjat tebing di Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026) sore.

”Jadi, seperti yang disampaikan saat pelepasan, kami menargetkan dua emas, dari putra dan putri,” ujar Galar yang saat menjadi atlet meraih medali emas di Asian Beach Games 2012 pada kategori estafet putra.

Pemanjat tebing disiplin speed Indonesia, Ramaski Aswin, berlatih di pemusatan latihan nasional panjat tebing di Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Di atas kertas, target itu realistis mengingat tim panjat Indonesia diperkuat pemanjat-pemanjat yang berpengalaman meraih medali di level dunia, seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Raharjati Nursamsa. Terbaru, mereka menyandingkan emas di seri Piala Dunia 2025 di Krakow, Polandia.

Pada kategori putri, Desak akan ditemani atlet muda peraih medali perunggu di seri Piala Dunia 2025 di Bali, Kadek Adi Asih, serta peraih medali emas SEA Games Thailand 2025, Puja Lestari. Peraih perunggu NEOM IFSC Masters 2023, Amanda Narda Mutia, juga akan kembali berkompetisi setelah pulih dari cedera.

Sementara itu, Raharjati akan ditemani Aditya Tri Syahria yang menemani Veddriq Leonardo lolos ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ada pula pemanjat muda peraih medali emas SEA Games Thailand 2026, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan peraih perunggu Kejuaraan Asia Remaja 2024, Ramaski Aswin.

Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia Yenny Wahid mengatakan, keikutsertaan dalam ajang internasional merupakan bagian dari pembinaan atlet. Komposisi tim yang terdiri dari pemanjat senior dan yunior merupakan salah satu upaya regenerasi.

”Beberapa atlet dunia kembali diturunkan, dikombinasikan dengan atlet muda yang sedang naik daun. Ini bagian dari regenerasi sekaligus penguatan tim. Yang membanggakan adalah semangat mereka untuk bangkit dan terus berprestasi demi Indonesia,” kata Yenny saat pelepasan tim di Jakarta, Senin (21/4/2026).

Pemanjat tebing disiplin speed Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menenangkan diri dan melakukan visualiasi gerakan sebelum memanjat dalam latihan di pemusatan latihan nasional panjat tebing di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Adapun Desak bertekad bermain maksimal meski juga akan bermain tanpa beban. Terlebih, Desak sedang dalam performa positif selepas memecahkan rekor Asia dengan catatan waktu 6,07 detik.

”Kalau di Asian Beach Games, yang tekanannya jelas tidak seperti saat Kejuaraan Asia kemarin, saya ingin tampil lebih lepas, tanpa beban, tetapi tetap maksimal. Apalagi, cuaca juga mendukung karena kami terbiasa berlatih saat suhu panas,” kata Desak yang meraih tiket ke Asian Games dan memecahkan rekor Asia di Kejuaraan Asia.

Panjat tebing di Asian Beach Games akan dihelat di kluster Tianya Haijiao yang letaknya dekat dengan pantai. Di kluster ini, pertandingan bola voli pantai juga akan diselenggarakan.

Ajang yang merupakan satu dari lima acara multiolahraga utama Asia yang diselenggarakan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) ini mempertandingkan total 14 cabang olahraga, terdiri dari 15 disiplin dan 62 nomor pertandingan.

Pemanjat tebing disiplin speed Indonesia, Aditya Tri Syahria, berlatih di pemusatan latihan nasional panjat tebing di Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Indonesia mengirim total 22 atlet dari tiga cabang olahraga, yakni panjat tebing, basket 3x3, dan bola voli pantai. Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan, pemilihan cabor yang diberangkatkan ke Asian Beach Games dilakukan secara selektif dengan melihat potensi prestasi.

Asian Beach Games, kata Okto, menjadi bagian penting dalam rangkaian pembinaan atlet nasional. Ajang ini berfungsi sebagai tolok ukur performa sebelum menghadapi multievent yang akan datang, seperti Asian Games dan Olimpiade Remaja.

Peluang voli pantai

Ketua Kontingen Indonesia Krisna Bayu menekankan, perwakilan Indonesia sudah disiapkan secara maksimal. Ketiga cabang olahraga yang berangkat memiliki potensi besar, termasuk voli pantai, yang disebut memiliki sejarah prestasi yang baik dan diharapkan mampu kembali memberikan hasil positif di Sanya nanti.

Voli pantai memang punya rekam jejak gemilang di Asian Beach Games. Dalam tiga edisi beruntun sejak 2008, Indonesia selalu meraih medali emas. Pada Asian Beach Games Phuket, Thailand, pada 2014, Indonesia bahkan menyandingkan emas putra dan putri.

Tim voli pantai Indonesia, salah satunya, akan diperkuat Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi. Pasangan ini pernah menjuarai Volleyball World Beach Pro Tour seri Qingshan, Wuhan, China, 16-19 Mei 2024. Ini gelar pertama Indonesia dalam sirkuit bola voli pantai profesional elite global yang diselenggarakan Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) tersebut.

Pemain timnas bola voli pantai putra Indonesia,Bintang Akbar (23) dan Sofyan Rachman Efendi (21), saat ditemui di Padepokan Voli Jenderal Sunarto, Sentul, Bogor, Kamis (30/5/2024). Mereka akan berjuang meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024 di AVC (Asian Volleyball Confederation) Beach Volleyball Continental Cup, di Ningbo, China, 21-23 Juni 2024

Selain Bintang/Sofyan, tim voli pantai juga dihuni Fairuz Bayhaqly/Imam Ahmad Faisah. Di sektor putri, Indonesia diperkuat Nur Atika Sari/Josephine Selvina.

Adapun untuk basket 3x3 putra, Indonesia diwakili Jonathan Patrick Alex, Ebrahim Lopez, Jamarr Andre, dan Halmaheranno Aprianto. Pada kategori putri, ada Berlian Yesi Triutari, Diva Intan Nur Fadillah, Dewa Ayu Made Sriartha, dan Angelica Jennifer.

Asian Beach Games di Sanya mendatang akan menjadi ajang pertama setelah 10 tahun mati suri. Asian Beach Games terakhir kali berlangsung di Vietnam pada 2016. Indonesia saat itu menempati peringkat ke-11 dengan koleksi 3 medali emas, 5 medali perak, dan 9 medali perunggu.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra