Para ”Penyihir Kaca” Polandia

Kesibukan para perajin kaca menjelang Natal di Polandia.

01 Des 2025 12:37 WIB · Internasional

AP/Czarek Sokolowski

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Seorang pekerja meniup kaca yang diujungnya dibakar dengan suhu tinggi. Sesekali ia melihat desain yang ia gambar, dan kembali meniup untuk menjadikannya semirip mungkin dengan desain itu. Kilatan api membuat ruangan lebih mirip gedung pertunjukan. 

Dibagian lain, beberapa perempuan berkumpul dan memberi warna pada bentuk kaca yang telah didinginkan. Tangan-tangan lincah itu menggoreskan kuas dan memberi warna. Puluhan hiasan yang bertema natal berjajar di rak bersusun. Warna-warni dan indah.

Para pekerja di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, Jumat, 21 November 2025, membentuk boneka dari kaca untuk dijadikan pernak-pernik Natal.

Itulah kesibukan menjelang Natal “para penyihir kaca” dari GlitterLab, sebuah perusahaan yang memproduksi dekorasi Natal di Polandia selatan. Kemampuannya menciptakan bentuk dan desain dari kaca membuat perusahaan itu mempunyai klien Swarovski, jaringan toko Prancis Galeries Lafayette, dan Harrods, juga beberapa department store ikonik di London.

"Di era ketika Anda bisa membeli apa pun di mana pun dengan harga sangat murah, sesuatu yang dibuat dari nol di negara Eropa ini, dengan kerja jujur dan penuh pertimbangan, sangat dihargai oleh pelanggan," ujar pemilik perusahaan Barbara Mostowska.

Seorang pekerja menghiasa kaca untuk dijadikan pernak-pernik Natal di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025).
Seorang pekerja menghias pernak-pernik Natal buatan tangan di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025).
menjelang Natal di pasar Natal di Warsawa, Polandia, Sabtu (29/11/2025).
Seorang pekerja menyiapkan pernak-pernik Natal buatan tangan di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/2025).
Suasana pasar Natal di Warsawa, Polandia, Sabtu (29/11/2025).

Meskipun penampilannya sederhana, bengkel GlitterLab telah beroperasi selama lebih dari 80 tahun di Czestochowa, sebuah kota berpenduduk 200.000 di Polandia selatan. Perusahaan ini didirikan oleh kakek-nenek Mostowska setelah Perang Dunia II. Generasi ketigalah yang sekarang mengelola bisnis tersebut.

Perusahaan itu berhasil memasuki pasar AS, ketika memproduksi lebih banyak ornamen cetakan, seperti malaikat atau sinterklas. Namun mereka juga membuat desain dari inspirasi dari sejarah lokal negara itu. Kombinasi metode kerajinan tangan, teknologi baru, dan pemasaran yang cerdas dari perusahaan ini sangat menguntungkan. Salah satu desain eksklusif mereka untuk Harrods, "Yellow Floral Bauble", dihargai 125 pound atau sekitar Rp 2,7 juta.

Seorang pekerja menyapukan cat ke pernak-pernik Natal di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025).

Kuncinya desain yang unik

Untuk menciptakan desain yang unik, pekerja GlitterLab membuat gambar di atas kertas dan mengubahnya terlebih dahulu menjadi patung tanah liat lunak, yang dapat dimodifikasi. Baru setelah itu mereka memilih kombinasi bahan yang unik yang mengubah bentuk tertentu menjadi perhiasan seperti yang dimaui klien.

Para desainer tidak hanya bekerja dengan kaca, tetapi juga dengan bahan-bahan seperti resin, kayu, kristal, dan logam. Ini memungkinkan mereka membuat bentuk yang melampaui pernak-pernik konvensional. 

Seorang pekerja membentuk pernak-pernik Natal dari kaca yang dipanaskan di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025).
Seorang pekerja menyelesaikan hiasan pernak-pernik Natal di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025).
Pernak-pernik Natal buatan tangan disiapkan di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025). '
Seorang pekerja menyiapkan pernak-pernik Natal buatan tangan di GlitterLab di Czestochowa, Polandia selatan, pada Jumat (21/11/2025).
Warga mengunjungi pasar Natal di Warsawa, Polandia, Sabtu (29/11/2025).

Seringkali mereka juga membuat produk yang menceritakan sebuah kisah, atau yang sering kali membangkitkan nostalgia masa kanak-kanak seperti beruang teddy atau beruang Gulf. Di tengah kenyataan yang berat, kembali ke masa kanak-kanak dan kegembiraan bermain mungkin merupakan hal yang dinantikan pada Natal. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti