Tradisi memasang pohon natal berukuran ”raksasa” di Plaza Rockefeller AS.
10 Nov 2025 10:01 WIB · Internasional
AP/Eduardo Munoz Alvarez
Sebuah pohon cemara Norwegia berukuran raksasa diturunkan dari truk dengan bantuan alat berat. Perlahan, pohon setinggi 75 kaki atau setara 23 meter ini dipasang berdiri di halaman Rockefeller Plaza, New York, Amerika Serikat, Sabtu (8/11/2025). Lokasi ini menjadi rumah baru bagi cemara itu sampai pertengahan Januari tahun depan. Ratusan pasang mata melihat dan mengabadikan dengan antusias proses ini.
Pohon natal kali ini berasal dari daerah East Rast Greenbush, yang berada di pinggiran kota Albany, berjarak 240 kilometer di utara Manhattan. Dibutuhkan truk trailer berukuran 31 meter untuk mengangkut pohon seberat 11 ton ini. Pohon itu disumbangkan oleh pemilik rumah Judy Russ dan keluarganya. Ia mengatakan pohon itu ditanam oleh kakek buyut suaminya pada tahun 1920-an.
Pada Natal sebelumnya, pohon cemara yang dipajang berasal dari West Stockbridge, Massachusetts, dengan tinggi 74 kaki, selisih 1 kaki atau 0,3 meter dari tahun ini. Tradisi memajang sebuah pohon natal berukuran besar di Rockefeller Center dimulai pada tahun 1931. Saat itu para pekerja yang depresi akan situasi ekonomi di Rockefeller Centre memasang pohon cemara setinggi 6 meter sebagai simbol semangat persatuan dan harapan.
Nantinya, pohon natal yang telah berdiri akan dihiasi lebih dari 50.000 lampu LED warna-warni dan dimahkotai dengan bintang Swarovski di puncaknya. Lilin itu akan dinyalakan pada 3 Desember dan disiarkan secara langsung oleh TV yang dipandu bintang musik country Reba McEntire.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/10/2b002f90-6724-4a55-8800-3f636b3871b4_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/10/7383f5af-8f49-45a7-ac21-8180e84b24dc_jpg.jpg)
Pemasangan pohon natal di Rockefeller juga menandai musim liburan di kota New York. Setiap hari lampu natal akan menyala menandai kegembiraan warganya. Selain itu, akan banyak pertunjukan di sekitar Plaza Rockefeller yang menjadi hiburan bagi pengunjung.
Seusai perayaan Natal yang biasanya menjelang pertengahan Januari, batang pohon cemara Norwegia yang berukuran besar selanjutnya akan dibawa ke sebuah tempat di New Jersey. Di sana, kayu tersebut dipotong menjadi balok-balok kayu dan diberi cap Rockefeller Center.
Semua balok kayu akan disumbangkan kepada Habitat for Humanity, sebuah organisasi nirlaba yang membantu membangun dan merenovasi rumah-rumah di seluruh negeri. Tradisi yang telah berlangsung 94 tahun ini masih terus dijaga dan dilestarikan sampai kini. (AP)
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Demitrius Wisnu Widiantoro