Timnas Indonesia wajib mengalahkan China untuk menjaga kans ke Piala Dunia 2026. Absennya sejumlah pilar penting tidak dikhawatirkan Patrick Kluivert.
04 Jun 2025 21:40 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Kepercayaan diri pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, dalam titik tertinggi jelang anak asuhannya hadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025) pukul 20.45 WIB. Tiga poin akan mengunci jalan skuad ”Garuda” minimal melanjutkan perjuangan ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keyakinan Kluivert untuk menumbangkan China sekaligus catatkan kemenangan kedua bersama Indonesia didasari performa anak asuhannya pada periode persiapan di Bali dan Jakarta dalam dua pekan terakhir. Juru taktik asal Belanda itu menganggap anak asuhannya mampu mengeksekusi secara sempurna setiap detail menu latihan yang digagas dirinya bersama staf pelatih lainnya.
”Eksekusi pemain di dalam latihan sangat fantastis. Sangat penting bagi mereka untuk memahami apa yang harus dilakukan dalam sejumlah situasi, seperti penguasaan bola, tanpa bola, dan dua kondisi transisi,” ujar Kluivert dalam konferensi pers jelang laga di SUGBK, Rabu (4/6/2025) malam.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/04/27c7dece-160e-4bb3-8054-cd88800faf91_png.png)
”Selanjutnya, terpenting adalah pemain bisa menjalankan seluruh skema latihan dengan tepat di pertandingan. Saya harap ketika besok setelah pertandingan, kita kembali bertemu dan saya bisa mewujudkan kata-kata saya,” ucap Kluivert yang pernah bermain untuk Ajax Amsterdam dan Barcelona.
Menurut Kluivert, pemain Indonesia juga telah mempersiapkan dengan baik cara-cara antisipasi sejumlah keunggulan China. Hal itu meliputi permainan penuh energi, pressing di zona sempit, dan transisi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/04/59c2161ac3caa41f20d4699164e8237d-20250604YGA14.jpg)
”Kami harus fokus 100 persen karena China adalah tim yang bagus. Kami mempersiapkan diri sebaik mungkin karena tidak meremehkan tim mana pun,” tuturnya.
Selain itu, Kluivert juga tidak mempermasalahkan absennya dua pemain depan andalannya, Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen.
Marselino tidak bisa bermain di gim kontra ”Tim Naga” karena akumulasi kartu kuning. Meski begitu, ia mengikuti sesi latihan penuh selama satu jam pada latihan resmi jelang laga, Rabu malam. Adapun Ragmar tidak bergabung pemusatan latihan bulan ini karena tengah menderita cedera.
”Marselino adalah pemain yang luar biasa. Namun, saya senang dengan para pengganti yang ada di tim saat ini,” ucap Patrick.
Untuk mengganti peran Marselino sebagai gelandang serang, Patrick memiliki tiga stok pemain, seperti Stefano Lilipaly, Beckham Putra, dan Ricky Kambuaya. Kemudian, Egy Maulana Vikri dan Yakob Sayuri bisa menutup peran penyerang sayap yang dijalankan Marselino pada gim kontra Bahrain, Maret lalu.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/04/871d9f47f7d110882eb41c72159c78b2-20250604YGA03.jpg)
Di posisi penjaga gawang, andalan timnas Indonesia, Maarten Paes, juga tidak bisa bermain karena kendala yang serupa dengan Marselino. Situasi itu akan membawa Emil Audero menjalani debut berseragam tim Garuda.
”Saya sangat positif jelang laga besok (Kamis), tim juga memiliki atmosfer yang luar biasa. Saya berharap situasi itu bisa terwujud pula di pertandingan sehingga kami bisa meraih hasil positif sesuai keinginan kami,” ujar Emil yang lahir di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Selain bakal merasakan penampilan di hadapan lebih dari 70.000 suporter di SUGBK, Emil juga bangga bakal menjalani momen historis untuk keluarga besarnya. Ia mengungkapkan sanak familinya di Lombok akan menyaksikan penampilannya di layar kaca, juga ada keluarganya yang datang langsung ke stadion.
”Saya sangat bersemangat dan sudah tidak sabar untuk menjalani pertandingan sangat penting (bersama timnas Indonesia),” kata Emil yang berstatus kiper Palermo.
Kemenangan atas China akan memastikan Indonesia untuk lolos ke putaran keempat yang bakal digelar, Oktober mendatang. Apabila Bahrain bisa menang pada dua gim tersisa dan Indonesia hanya meraih tiga poin di bulan ini, mereka tetap tidak bisa menggeser posisi Indonesia akibat kalah rekor pertemuan di Grup C putaran ketiga.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/04/05fd1a4fbb06987bac331b2983b02533-20250604YGA09.jpg)
Di sisi lain, Indonesia juga masih memiliki peluang mendampingi Jepang lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Demi itu, Indonesia wajib mengalahkan China dan Jepang, lalu berharap Australia hanya meraih satu poin serta Arab Saudi gagal menang pada dua pertandingan di Juni ini.
Pelatih China Branko Ivankovic menyatakan, lima tim di Grup C masih memiliki kans yang setara untuk mendampingi Jepang melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Situasi itu, lanjutnya, membuat China membawa satu misi untuk meraih satu poin di Jakarta.
”Ini adalah laga yang super penting untuk kedua tim. Kami akan menjalankan permainan sesuai yang telah kami persiapkan untuk meraih hasil positif,” kata Ivankovic.
Lebih lanjut, Ivankovic juga sudah mempersiapkan mental bertanding timnya untuk menghadapi tekanan dari suporter fanatik Indonesia.
”Saya meminta kepada pemain untuk menjadikan tekanan itu sebagai motivasi. Kami tidak terpengaruh dengan kondisi tim Indonesia, misalnya adanya pemain baru, sebab kami fokus pada diri sendiri untuk mencapai tujuan kami,” tutur juru taktik asal Kroasia itu.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/04/4dab280bfc7009d36a717d921e5b924b-20250604YGA16.jpg)
Pada sesi latihan resmi, China menampilkan menu latihan yang berbeda dibandingkan Indonesia dan empat tim lain yang sudah menjalani laga di SUGBK. Perbedaan itu terlihat dari sesi pemanasan campuran yang diikuti 25 pemain.
Pasalnya, untuk lima tim lain di Grup C, kiper selalu langsung menjalani latihan terpisah yang dipandu pelatih kiper. Setelah pemanasan, China juga langsung menerapkan latihan simulasi gim 11 lawan 11 dengan menggunakan setengah lapangan.
Ketika 22 rekan setimnya menjalani pertandingan internal, Wang Dalei, kiper utama sekaligus kapten China, melakukan latihan shoot-stopping terpisah bersama pelatih kiper, Igor Panadic.
Kondisi itu kontras dengan menu latihan resmi Indonesia. Lima kiper langsung berlatih intensif bersama dua pelatih kiper, yaitu Sjoerd Woudenberg dan Damian van Rensburg. Kelima kiper adalah Emil, Maarten, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya.
Adapun 24 pemain outfield skuad Garuda hanya menjalani pemanasan dan latihan operan cepat satu sentuhan pada sesi terbuka yang berjalan pada 15 menit pertama.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Rosdiana Sitompul