Pecahkan Rekor Semarang 10K, Odekta Naibaho Lampaui Batas Diri

Odekta Naibaho tak bosan melampaui batas dirinya. Kali ini, ia memecahkan rekor lomba lari Semarang 10K yang semula dipegang pelari asing.

15 Des 2024 14:12 WIB · Olahraga

Oleh Nino Citra Anugrahanto

SEMARANG, KOMPAS — Odekta Elvina Naibaho seolah enggan berhenti menantang batas dirinya. Kegigihan pelari putri nasional itu dibuktikan lewat prestasi teranyarnya dalam ajang Semarang 10K 2024, Minggu (15/12/2024), di Semarang, Jawa Tengah. Tak hanya finis tercepat, Odekta juga memecahkan rekor waktu kategori putri pada lomba dengan jarak 10 kilometer itu.

Odekta menyelesaikan lomba lari Semarang 10K 2024 dalam waktu 34 menit 45 detik. Dia pun menjadi pelari putri tercepat yang finis pada lomba hasil kerja sama Pemerintah Kota Semarang, Harian Kompas, dan Le Minerale tersebut.

Catatan waktu Odekta itu sekaligus meruntuhkan rekor tercepat kategori putri yang ditorehkan pelari asal Kenya, Lucy Nthenya Ndambuki, pada Semarang 10K 2023. Saat itu, Lucy mampu finis dengan waktu 34 menit 55 detik.

Bukan sekadar memecahkan rekor lomba, Odekta juga melampaui catatan waktu terbaiknya untuk lomba 10 kilometer di jalan raya. Catatan waktu terbaik Odekta sebelumnya untuk jarak tersebut ialah 35 menit 5 detik yang diraihnya dalam Semarang 10K 2022.

Juara bertahan Odekta Elvina Naibaho memimpin untuk kategori atlet nasional putri pada ajang lari Semarang 10K saat melintasi Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024). Sebanyak 2.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan ajang Semarang 10K yang bertema "Step Up Your Limit" dengan melintasi rute jalanan Kota Semarang. Semarang 10K merupakan ajang lari tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang, Harian Kompas dan sejumlah pihak sponsor. Lari tidak hanya sebatas olahraga melainkan di antaranya sudah sebagai gaya hidup, tren, dan rekreasi. Kompas/P Raditya Mahendra Yasa 15-12-2024

Dalam Semarang 10K 2024, Odekta tancap gas sejak awal lomba. Bahkan, dia berusaha mengimbangi laju rombongan terdepan pelari kategori putra yang dipimpin Robi Syianturi dan Rikki Marthin Luther Simbolon.

Namun, Odekta mengaku sedikit memperlambat laju larinya setelah memasuki Kilometer 3. Hal itu dilakukan karena dia khawatir tak bisa menyelesaikan lomba apabila memaksakan diri terus berlari dengan kecepatan tinggi.

Meski demikian, Odekta tetap jauh memimpin dibandingkan pelari-pelari putri lainnya. Itu terbukti dari keberhasilannya melintasi garis finis dengan selisih 2 menit 15 detik dibandingkan dengan pelari setelahnya.

Novia Nur Nirwani yang meraih peringkat kedua tercepat kategori putri merampungkan lomba dalam waktu 37 menit, sedangkan Dwi Tiansi Anggraini yang menduduki peringkat ketiga mencatatkan waktu 37 menit 55 detik. 

Atlet nasional Odekta Naibaho melewati garis finis dalam lomba lari Semarang 10K, Minggu (15/12/2024), di Kota Semarang, Jawa Tengah. Odekta berhasil menjadi pelari putri yang tercepat dalam lomba tersebut.

Ditemui seusai lomba, Odekta mengaku memang ingin tampil sebaik-baiknya dalam Semarang 10K. ”Memang ini event yang saya tunggu-tunggu sebagai penutup tahun. Jadi, harus tampil all out untuk mengetahui performa menuju akhir tahun 2024,” katanya.

Odekta juga merasa termotivasi karena ingin memperbaiki catatan waktu terbaiknya. ”Secara pribadi, saya memang suka tantangan, dan saya ingin mengalahkan diri saya sendiri. Ada kebanggaan dan kepuasan tersendiri jika berhasil mengalahkan diri sendiri,” tuturnya.

Apalagi, Odekta sekaligus menjadikan Semarang 10K bagian dari persiapannya menuju SEA Games 2025 di Thailand. Ia ingin menguji sejauh mana kemampuannya pada salah satu nomor lomba yang akan diikutinya tersebut.

Quote

Memang ini event yang saya tunggu-tunggu sebagai penutup tahun. Jadi, harus tampil all out untuk mengetahui performa menuju akhir tahun 2024.

Atlet nasional Robi Syianturi melewati garis finis dalam lomba lari Semarang 10K, Minggu (15/12/2024), di Kota Semarang, Jawa Tengah. Robi menjadi pelari putra tercepat dalam lomba tersebut.

Pengukuhan Robi

Dari kategori putra, Robi Syianturi berhasil merebut podium tertinggi Semarang 10K yang setahun lalu diduduki Rikki Marthin Luther Simbolon. Robi finis dengan catatan waktu 31 menit 25 detik.

Hasil itu semakin mengukuhkan posisi Robi sebagai salah pelari terbaik nasional saat ini. Sebelumnya, pelari asal Bangka Belitung itu telah memecahkan rekor nasional maraton dan setengah maraton pada tahun ini.

Robi lebih dahulu memecahkan rekor nasional setengah maraton, Juli lalu. Saat itu, dia membukukan waktu 1 jam 4 menit 48 detik sewaktu mengikuti Gold Coast Marathon di Australia. Dengan capaian itu, ia menggeser pemegang rekor nasional sebelumnya, yakni mendiang Eduardus Nabunome, yang memiliki catatan waktu 1 jam 5 menit 43 detik pada 1997. 

Beberapa bulan setelahnya, rekor maraton nasional juga direbut Robi dari Nabunome. Kali ini, rekor itu diraih Robi dalam ajang Valencia Marathon di Spanyol pada 1 Desember 2024. Catatan waktunya 2 jam 17 menit 16 detik. Itu lebih cepat dibandingkan dengan rekor nasional sebelumnya, yakni 2 jam 19 menit 18 detik, yang dibukukan Nabunome pada 1997. 

Dua atlet lari nasional Robi Syianturi (kiri) bersaing ketat dengan Rikki Marthin Luther saat bertanding lari pada ajang Semarang 10K di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024). Sebanyak 2.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan ajang Semarang 10K yang bertema "Step Up Your Limit" dengan melintasi rute jalanan Kota Semarang. Semarang 10K merupakan ajang lari tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang, Harian Kompas dan sejumlah pihak sponsor. Lari tidak hanya sebatas olahraga melainkan di antaranya sudah sebagai gaya hidup, tren, dan rekreasi. Kompas/P Raditya Mahendra Yasa 15-12-2024

Meski begitu, pada Semarang 10K 2024, Robi harus bersaing ketat dengan Rikki. Dua pelari itu bahkan sudah saling menempel sedari awal lomba. Adu cepat kedua atlet elite itu bertahan hingga menjelang garis finis. Sebagai peringkat kedua tercepat pun, Rikki hanya terpaut satu detik lebih lambat daripada Robi.

Jarak peringkat ketiga tercepat juga tidak terlalu jauh dari Robi dan Rikki. Immanuel Hutasoit, yang menduduki peringkat tersebut, mampu melintasi garis finis dalam waktu 31 menit 45 detik. Selisih waktunya kurang dari satu menit dengan dua pelari tercepat lainnya. 

Dalam wawancara sehari sebelum Semarang 10K, Robi menyebut, waktu persiapannya untuk menghadapi lomba itu sebenarnya tidak ideal. Sebab, jeda antara Semarang 10K dan Valencia Marathon 2024 yang diikutinya hanya dua pekan.

Padahal, pemulihan fisik setelah maraton setidaknya membutuhkan waktu tiga pekan. Praktis, ia tidak menjalankan program latihan khusus menjelang Semarang 10K.

Pelari mengawali langkah mereka setelah bendera start dikibarkan pada ajang Semarang 10K di depan Balai Kota Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024).
Peserta Semarang 10K berlari dengan latar belakang Gedung Lawang Sewu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024).
Salah satu peserta mengenakan kostum yang mereka rancang saat mengikuti ajang lari Semarang 10K di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024).
Pelari disambut hiburan kesenian tradisional saat mengikuti Semarang 10K di Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024).
Komunitas yang memberikan semangat bagi peserta lari Semarang 10K menjelang memasuki garis finish di Balai Kota Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024).
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti menyerahkan hadiah lomba lari Semarang 10K 2024 bagi pemenang atlet nasional putra dengan urutan pertama Robi Syianturi, kedua Rikki Marthin Luther dan Immanuel Hutasoit di Balai Kota Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2024).

Oleh karena itu, Robi mengaku tidak memiliki target tertentu di Semarang 10K 2024. ”Mudah-mudahan kondisinya sehat, fit, dan kaki bisa diajak kompromi buat ngebut. Mudah-mudahan bisa finish strong dan hasil yang terbaik,” ungkapnya sebelum lomba.

Meski begitu, Robi akhirnya bisa menjuarai Semarang 10K 2024 sekaligus mempertajam catatan waktunya pada lomba itu. Pada Semarang 10K 2022, Robi juga berhasil finis tercepat dengan waktu 32 menit 43 detik.

Namun, Robi belum bisa memecahkan rekor catatan waktu Semarang 10K kategori putra yang diraih Rikki Marthin Luther Simbolon tahun lalu, yakni 30 menit 36 detik.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nino Citra Anugrahanto
 | 

Editor:

Haris Firdaus
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji