ASIAN BEACH GAMES 2026

Pemanjat Desak Made Rita Lanjutkan Performa Positif

Desak Made Rita jadi pemanjat tercepat babak kualifikasi Asian Beach Games 2026. Bersama 7 wakil Indonesia, Desak lolos putaran final. Inilah tantangan sesungguhnya.

28 Apr 2026 15:05 WIB · Olahraga

KOMPAS/REBIYYAH SALASAH

Oleh Rebiyyah Salasah

SANYA, SELASA — Pemanjat tebing disiplin speed Indonesia pemilik rekor Asia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, melanjutkan performa positif tahun ini dengan memuncaki daftar babak kualifikasi Asian Beach Games Sanya 2026. Bersama tujuh wakil Indonesia lainnya, Desak melaju ke putaran final. Pada babak inilah, para pemanjat Indonesia harus lebih fokus dan waspada karena merupakan tantangan yang sesungguhnya.

Desak Made Rita memang ”hanya” mencatatkan waktu terbaik 6,27 detik pada babak kualifikasi Asian Beach Games 2026. Catatan waktu itu terpaut 0,20 detik dari rekor terbaiknya di kompetisi yang juga rekor Asia, yaitu 6,07 detik, yang dicatatkan di Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China, awal April lalu.

Namun, dengan 6,27 detik dalam kualifikasi Tianya Haijiao Venue Cluster, Sanya, China, Selasa (28/4/2026), Desak sudah menjadi pemanjat putri tercepat. Pemanjat asal Buleleng, Bali, ini mengungguli wakil tuan rumah, Yafei Zhou, yang menorehkan catatan waktu terbaik 6,34 detik.

Desak melaju ke putaran final, yang mensyaratkan posisi 16 besar, bersama tujuh pemanjat Indonesia lainnya. Pada sektor putri, ada Kadek Adi Asih yang menempati peringkat keempat, Amanda Narda Mutia (9), dan Puja Lestari (14) pada sektor putri.

Sementara itu, di sektor putra, ada Raharjati Nursamsa (4), Aditya Tri Syahria (5), Antasyafi Robby Al Hilmi (7), dan Ramaski Aswin Kristanto (14). Mereka akan mengawali perlombaan putaran final dari babak 16 besar pada pukul 19.00 WIB.

Pemanjat tebing disiplin ”speed” Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, berlatih di pemusatan latihan nasional panjat tebing di Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

”Kalau di Asian Beach Games, yang tekanannya jelas tidak seperti saat Kejuaraan Asia kemarin, saya ingin tampil lebih lepas, tanpa beban, tetapi tetap maksimal,” kata Desak sebelum berangkat ke Sanya, pekan lalu.

Desak melanjutkan performa positif dengan menjaga konsistensi penampilan. Dalam dua pemanjatan, Desak finis dalam waktu enam detik. Konsistensi itu membawanya pada kesempatan memuncaki daftar kualifikasi. Pemuncak kualifikasi akan bertemu pemanjat dengan posisi paling buncit, yang berarti juga catatan waktu lebih lambat.

Pada sektor putri, persaingan untuk menjadi juara berada pada area waktu di bawah tujuh detik. Semakin bisa finis mendekati enam detik, semakin berpeluang pemanjat putri naik podium. Penghuni tiga besar kualifikasi bahkan mencatatkan waktu di bawah 6,5 detik.

Desak punya modal rekor 6,07 detik dan pengalaman mencapai finis lebih cepat dari itu saat latihan. Modal itu berharga untuk menjaga kepercayaan diri sekaligus konsistensinya ketika berlomba di putaran final. Pada tahap ini, tantangan sesungguhnya menanti.

Pemanjat tebing disiplin speed Indonesia, Kadek Adi Asih (kiri) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, berlatih di pemusatan latihan nasional panjat tebing di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Berbeda dengan babak kualifikasi yang dilihat catatan waktu tercepat pemanjat dalam dua kali pemanjatan, putaran final menerapkan format berbeda. Selain hanya dilakukan sekali pemanjatan, tahap ini digelar dengan adu kecepatan antara dua pemanjat. Pemenang dalam perlombaan itu berhak melaju ke babak selanjutnya, sedangkan pemanjat yang kalah akan gugur dari perlombaan.

Pada tahap ini, tidak semua pemanjat yang berjaya di kualifikasi bisa konsisten. Raharjati Nursamsa, contohnya. Di Kejuaraan Asia 2026, Raharjati bersama Desak menjadi pemanjat Indonesia terbaik pada kualifikasi. Di Asian Beach Games, Raharjati juga kembali meraih hasil serupa.

Raharjati memang tidak memimpin daftar kualifikasi. Namun, catatan waktu 4,83 detik yang mengantarnya pada peringkat keempat, Raharjati sudah jadi pemanjat tercepat di antara tiga rekannya yang berangkat ke Sanya.

Raharjati lebih cepat 0,02 detik dari Aditya Tri Syahria yang menempati peringkat kelima dengan 4,85 detik. Sementara itu, Antasyafi Robby Al Hilmi berada pada peringkat ketujuh dengan 4,94 detik, disusul Ramaski Aswin Kristanto di posisi ke-14 dengan 5,182 detik.

Pemanjat tebing disiplin speed Indonesia, Raharjati Nursamsa, berlaga di babak kualifikasi Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China, Kamis (9/4/2026). Kejuaraan Asia menjadi ajang kualifikasi untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Di Kejuaraan Asia, Raharjati justru tersingkir saat putaran final baru dimulai dari babak 16 besar. Fokusnya goyah sehingga terpeselet dan akhirnya hanya bisa finis dalam waktu 7,51 detik.

Begitu pula dengan Antasyafi Robby yang sebenarnya berpeluang melaju jauh di Kejuaraan Asia dengan modal catatan waktu 4,99 detik di kualifikasi. Robby justru melepas kesempatan itu karena false start, kesalahan yang sama seperti saat pemanjatan pertama babak kualifikasi.

”Karena tahu sudah selangkah lagi, saya mencoba all in, tapi malah tidak belajar dari kesalahan, akhirnya jadi false start lagi. Jadi, di Asian Beach Games, saya mau belajar dari kesalahan, menerapkan hasil evaluasi kemarin,” kata Robby.

Tim panjat tebing Indonesia menargetkan dua medali emas di Asian Beach Games. Pelatih tim speed, Galar Pandu Asmoro, mengatakan, dua medali emas itu ditargetkan datang dari sektor putra dan putri. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut nomor perlombaan mana yang ditargetkan meraih emas.

Asian Beach Games yang merupakan salah satu ajang multicabang olahraga terbesar di Asia yang berfokus pada olahraga pantai dan air melombakan dua nomor panjat tebing. Selain nomor individu, panjat tebing di Asian Beach Games juga melombakan nomor beregu (estafet).


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Didik Durianto