Pemerintah Sediakan Program Mudik Gratis, Pendaftaran Telah Dibuka

Kementerian BUMN melalui 78 perusahaan pelat merah telah membuka 100.000 kursi secara gratis. Langkah Kementerian Perhubungan untuk memfasilitasi turut dinanti.

04 Mar 2025 16:51 WIB · Ekonomi

Oleh Yosepha Debrina Ratih Pusparisa, Dimas Waraditya Nugraha

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah menyediakan sedikitnya 100.000 kursi bagi masyarakat dalam program Mudik Gratis guna merayakan Lebaran 2025. Mereka akan diangkut dengan bus, kereta api, dan kapal laut mulai 25 Maret 2025. Proses registrasi sudah dimulai guna mengakomodasi sekaligus memfasilitas masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah, untuk pulang ke kampung halaman.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN bersama perusahaan-perusahaan di bawahnya telah bersiap menyelenggarakan mudik gratis merayakan Lebaran 2025. Kuota dan prosedur tiap perusahaan berbeda.

Pada 2025, Kementerian BUMN melalui 78 perusahaan menargetkan 100.000 pemudik yang terdaftar dalam program Mudik Gratis. Secara rinci, Kementerian BUMN menyediakan 1.360 bus yang akan mengangkut 67.000 penumpang, 90 rangkaian kereta yang mengangkut 28.000 penumpang, serta 26 unit kapal laut yang membawa 5.000 penumpang.

Para pemudik akan diantarkan ke lebih dari 200 kabupaten/kota tujuan. Pendaftaran mudik melalui Jasa Raharja mulai dibuka pada 3-17 Maret 2025 pada situs https://mudik.jasaraharja.co.id/. Mereka akan diberangkatkan secara bertahap mulai 25 Maret 2025 atau H-6 sebelum Idul Fitri.

”Pendaftaran program Mudik Gratis BUMN kini telah diperbaiki dengan sistem verifikasi berbasis nomor induk kependudukan (NIK) pada kartu tanda penduduk (KTP). Dengan sistem ini, setiap calon pemudik hanya dapat terdaftar dalam satu program mudik gratis dan tak bisa mendaftar di dua instansi berbeda,” tutur Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono dalam konferensi pers persiapan Idul Fitri 2025 di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

TANGKAPAN LAYAR

Dengan cara begitu, diharapkan program Mudik Gratis dapat dimanfaatkan lebih banyak orang. Kuota yang ada dapat tersebar lebih merata dan optimal. Ketika terjadi pendaftaran ganda, hanya registrasi pertama yang diakui.

Jasa Raharja akan membuka program Mudik Gratis serupa dengan target pemudik 21.017 orang. Nantinya, mereka akan diangkut menggunakan bus dan kereta api. Lokasi mudiknya tersebar di Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), Jakarta, dan Palembang (Sumatera Selatan).

Rivan mengatakan, seluruh kendaraan yang digunakan pemudik harus layak digunakan. Tempat wisata merupakan lokasi paling populer didatangi pada masa libur panjang.

”Pada 29 Maret 2025 bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Saat itu, pasti seluruh akses untuk masuk ke Bali akan ditutup. Perlu diketahui kebijakan pembatasan pada tempat wisata di Bali jadi penting. Kalau mau ke sana, harus (berangkat) sebelum (Nyepi),” ujar Rivan.

Penumpang kereta api Argo Muria saat menuju gerbong untuk diberangkatkan tujuan akhir Jakarta dari Stasiun Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/12/2024). Sebagian warga yang sepekan sebelumnya berlibur untuk perayaan Natal di tempat asal mereka kembali pulang. Gelombang kedua untuk liburan tahun baru juga mulai disambut sebagian warga dengan pergi ke sejumlah kota dan tujuan wisata. Kompas/P Raditya Mahendra Yasa 26-12-2024

Secara terpisah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI juga turut menghadirkan program Mudik Gratis Bersama Kementerian BUMN. Serupa dengan Jasa Raharja, pemberangkatan pemudik akan dilaksanakan pada 26 Maret 2025 bagi 400 orang yang mengantongi tiket gratis.

Mereka akan diberangkatkan menggunakan KA Tawang Jaya Premium. Rutenya adalah Pasar Senen-Semarang Tawang yang berangkat pukul 06.45 WIB hingga tiba di tujuan pada 12.53 WIB.

”Kami ingin memastikan bahwa perjalanan mudik tetap aman, nyaman, dan berkesan bagi para pelanggan. Dengan adanya program ini, masyarakat tidak perlu khawatir tentang biaya tiket KA dan bisa lebih fokus menikmati perjalanan mudik bersama keluarga,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

KA Tawang Jaya Premium (KA 178) akan berhenti di beberapa stasiun. Perjalanan dimulai dari Pasar Senen, berlanjut ke Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Jatibarang, Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, dan berakhir di Semarang Tawang.

”Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KA Tawang Jaya Premium menggunakan rangkaian kereta ekonomi new image yang lebih nyaman,” ucapnya.

Sejumlah penumpang kereta berjalan meninggalkan Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (11/3/2021). KOMPAS/RADITYA HELABUMI 11-03-2021

Beberapa fitur utama kereta ini, Anne melanjutkan, tersedianya 21 baris kursi dengan total 80 tempat duduk per kereta. Tempat duduk berupa kursi individu dengan sandaran tangan pada tiap tempat duduk, pendingin sentral, serta formasi kursi 2-2 yang tidak berhadapan, kecuali kursi nomor 11-12.

Masyarakat yang tertarik memanfaatkan program ini wajib memiliki akun aplikasi Access by KAI. Pemesanan dilakukan secara daring, tanpa perlu mendaftar pada aplikasi tersebut. Registrasi dilakukan mulai Selasa (4/3/2025). Satu akun hanya dapat memesan maksimum empat tiket. Satu pemudik dapat membawa seorang bayi (infant), tanpa mengurangi kuota peserta dan tidak mendapat nomor kursi.

Sebelumnya, Direktur Utama Perusahaan Umum Damri Setia N Milatia Moemin mengemukakan, perusahaannya akan mengakomodasi 25 instansi dalam program angkutan mudik bersama tahun 2025. Program itu akan memfasilitasi 14.400 pemudik yang diangkut 300 armada bus.

”Ada beberapa perusahaan yang kelihatannya akan ikut bersama-sama mengadakan mudik bareng ini,” kata Setia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan wartawan seusai konferensi pers penurunan harga tiket pesawat jelang Lebaran 2025 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/3/2025).

Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Litbang Kompas, potensi pergerakan selama libur Lebaran tahun 2025 diprediksi mencapai 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Angkanya setara dengan 146,48 juta jiwa.

Potensi pergerakan selama libur Lebaran 2025 dari Pulau Jawa mencapai 51,3 persen atau 81,5 juta orang. Mayoritas berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Lebaran. Saat itu, volume kendaraan yang diperkirakan keluar dari Jakarta akan melonjak hingga 60 persen dibandingkan volume kendaraan normal harian.

”Lalu lintas masyarakat yang keluar dari Jakarta ini melibatkan setidaknya delapan gerbang tol (GT). Tiga GT berada di Jawa Barat yang juga menjadi pusat bangkitan pada arus mudik Lebaran 2025. Kami perlu koordinasi untuk antisipasi potensi kemacetan pada titik-titik tersebut,” ujar Dudy.

Ia juga mengingatkan adanya potensi pasar tumpah yang akan bermunculan pada masa Lebaran. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, setidaknya 25 pasar tumpah pada jalur mudik arteri dari arah Jakarta melewati Jawa Barat menuju Jawa Tengah akan ditemukan pada 26-29 Maret 2025. Ada pula hambatan lain, seperti operasional delman dan becak, serta angkutan perkotaan yang mengetem.

Infografik Anggaran yang Disiapkan untuk Kebutuhan Lebaran 2024

Kepastian keberlanjutan program

Selain Kementerian BUMN, biasanya Kemenhub juga akan mengadakan program mudik gratis. Namun, program tersebut belum diumumkan pada saat bersamaan masyarakat mulai mempersiapkan mudiknya jauh-jauh hari. Isu ini makin rumit di tengah instruksi pemangkasan anggaran.

Juru Bicara Kemenhub Elba Damhuri mengatakan, program mudik gratis masih dalam pembahasan teknis. Namun, ia memastikan bahwa program tersebut masih ada bagi masyarakat. Kuota bagi pemudik juga sedang dalam penghitungan.

”Nanti begitu diputuskan, kami informasikan, ya,” kata Elba.

Menurut Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat Djoko Setijowarno, Menhub Dudy Purwagandhi perlu tetap mengupayakan keberlanjutan program mudik gratis. Apalagi, kementerian tersebut menyediakan kursi gratis bagi 85.694 pemudik pada 2024 lalu.

Petugas pelabuhan tengah memindahkan sepeda motor penumpang program mudik gratis Kementerian Perhubungan ke dalam kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/6/2018) pagi.

Dudy diharapkan dapat menjanjikan manajemen yang lebih baik dengan pendaftaran cukup melalui satu aplikasi. Jumlah pemudik akan bertambah sehingga tidak lagi ditemukan kursi kosong karena sistem telah terintegrasi. Mereka tidak dapat mendaftar ke lebih dari satu penyedia mudik gratis.

Meski pemerintah memberi diskon tiket pesawat terbang 13-14 persen serta potongan harga tarif sejumlah ruas tol, masyarakat kelas menengah ke bawah tetap terbebani untuk bisa pulang kampung. ”Bukankah akan lebih murah jika menggunakan moda transportasi bus gratis, KA gratis, dan kapal laut gratis? Masyarakat menengah ke bawah sebelumnya mudik menggunakan moda gratis, sekarang harus mudik mengeluarkan sejumlah uang untuk mudik,” tutur Djoko.

Ia mengingatkan, program mudik gratis masih dibutuhkan masyarakat. Mereka berhak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran. Namun, penyelenggaraan mudik gratis tidak dapat digantungkan hanya melalui program BUMN. Sebab, sejak lama Kemenhub juga turut andil menyediakan program tersebut.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yosepha Debrina Ratih Pusparisa, Dimas Waraditya Nugraha
 | 

Editor:

Muhammad Fajar Marta