Perombakan Besar Pelatih Pelatnas Bulu Tangkis

PP PBSI 2024-2028 melakukan gebrakan awal. Mereka memilih pelatih pelatnas dengan perbedaan cukup besar dibandingkan tim pelatih sebelumnya.

20 Des 2024 19:43 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

JAKARTA, KOMPAS—Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia melakukan perombakan besar pada susunan pelatih pelatnas. Tugas mereka adalah mengangkat kembali nama Indonesia di mata dunia setelah terpuruk, setidaknya dalam dua tahun terakhir.

Di antara 20 pelatih teknik dari lima nomor untuk pelatnas utama dan pratama, yang diumumkan PBSI pada Jumat (20/12/2024) di Pelatnas Cipayung, Jakarta, delapan orang adalah pelatih pada periode sebelumnya. Dari delapan nama tersebut, tiga yang akan bertugas menangani pelatnas utama, yaitu Thomas Indradjaja (bersama Antonius Budi Ariantho) pada nomor ganda putra, serta Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo di ganda campuran.

Thomas tetap berada di ganda putra seperti ketika pada periode 2020-2024, begitu pula dengan Amon yang tetap melatih ganda campuran. Adapun Rionny, pernah menjadi pelatih tunggal putri, ketua bidang pembinaan prestasi, lalu pelatih kepala, sebelum dipilih sebagai pelatih ganda campuran.

Pelatnas utama tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putri dipegang ”orang-orang baru” meski mereka bukan wajah asing dan yang berpengalaman melatih di Cipayung. Mulyo Handoyo, yang sejak awal dipilih menjadi koordinator pelatih, akan bertanggung jawab pada nomor tunggal putra utama. Dia akan dibantu Marlev Mainaky yang pernah melatih tunggal putri pelatnas.

Tunggal putri, yang sebelumnya dilatih Indra Widjaja dan Herli Djaenuddin, akan dipimpin Imam Tohari, pelatih tunggal putra pelatnas pada 2012-2016. Adapun pembenahan sektor ganda putri dipercayakan pada keluarga Mainaky lainnya, yaitu Karel, yang belasan tahun menjadi pelatih di Jepang. Karel dibantu Nitya Krishinda Maheswari, mantan partner Greysia Polii, yang menjadi pelatih di PB Mutiara Cardinal Bandung sejak 2023.

Quote

Kapan saja (pelatih) bisa diganti, tetapi di olahraga, tidak ada hasil yang instan.

Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat dan pelatih pelatnas tunggal putra utama, Mulyo Handoyo, setelah pengumuman pelatih pelatnas bulu tangkis utama dan pratama yang baru, Jumat (20/12/2024), di Pelatnas Bulu Tangkis Cipayung, Jakarta.

Nama-nama itu merupakan hasil seleksi dari 51 orang (satu di antaranya warga negara asing) yang mendaftar saat PP PBSI membuka pendaftaran pelatih teknik pada 3-9 Desember. Namun, dari rencana 17 Desember, pengumuman baru dilakukan pada 20 Desember karena proses administratif yang harus diselesaikan.

Para pelatih terpilih memiliki pengalaman melatih di klub dan/atau timnas. Beberapa di antaranya melatih di luar Indonesia baik di level klub dan tim nasional, seperti Karel, Imam (pelatih klub di Jepang), Wiempie Mahardi (pelatih Kidambi Srikanth 2023-2024), serta Hendra Mulyono yang pernah melatih di India. Penempatan dalam lima nomor ditentukan pengurus PBSI yang terlibat dalam seleksi, yaitu wakil ketua umum I, ketua bidang pembinaan prestasi, dan koordinator pelatih.

Dipilihnya 20 pelatih itu membuat pelatnas kehilangan tiga sosok pelatih di sektor putra yang berperan besar dalam membawa Indonesia menjadi juara Piala Thomas 2022, yaitu Herry Iman Pierngadi, Aryono Miranat, dan Irwansyah.

Irwansyah akhirnya memilih tawaran menjadi pelatih di India ketika tak ada kejelasan dari PBSI menjelang akhir masa kerja dengan PBSI pada akhir Desember. Dia bercerita, setelah PBSI 2020-2024 tidak menugaskannya mendampingi atlet ke turnamen China Masters dan Final BWF World Tour, pada November dan Desember, serta tidak memberi penjelasan, Irwansyah memutuskan menerima tawaran dari luar Indonesia. Apalagi, kontrak kerja dengan PBSI selesai pada akhir Desember.

Sejak awal pendaftaran pelatih pelatnas dibuka, Aryono mengatakan bahwa dia tak mendaftar karena ingin kembali melatih di PB Djarum. Dia menyatakan itu di sela Kejuaraan Nasional PBSI di Jakarta, 3-8 Desember 2024.

Pelatih ganda campuran Herry Iman Pierngadi mengawasi jalannya latihan di Chambly, Perancis, pada Sabtu (20/7/2024) untuk persiapan Olimpiade Paris 2024.

Sementara Herry, yang dipindah ke sektor ganda campuran sejak September 2023, sebenarnya mendaftarkan diri untuk melatih lagi di pelatnas. Saat dihubungi pada 5 Desember, dia mengatakan telah mengirimkan CV pada PBSI. ”Saya mendaftar karena masih ingin melatih di Indonesia,” katanya.

Namun, Herry ternyata tak dipilih dan PBSI memiliki alasan untuk melakukan penyegaran. Padahal, beberapa bulan lalu, Herry bercerita bahwa dia mendapat tawaran untuk melatih ganda putra India, Satwiksiraj Rankireddy/Chirag Shetty, tetapi, tidak mengambilnya. Dia ingin mendampingi skuad ganda campuran pelatnas yang berada pada situasi terpuruk dan berharap padanya untuk bisa bangkit.

Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat, yang mengumumkan daftar pelatih, memperhatikan berbagai komentar masyarakat tentang daftar pelatih yang bocor di media sosial sebelum diumumkan. ”Pasti ada pro dan kontra. Era sekarang adalah era keterbukaan, bukan kedekatan atau ’like and dislike’. Semua melalui penilaian dari seleksi administratif dan wawancara,” ujarnya.

Tunggal putra peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini menjelaskan, setiap pelatih dikontrak empat tahun, tetapi evaluasi dilakukan setiap saat. ”Kapan saja (pelatih) bisa diganti, tetapi di olahraga, tidak ada hasil yang instan,” katanya.

Selain pelatih teknik, PBSI menyeleksi tim pendukung dan akan mengumumkannya pada 30 Desember. ”Memilih tim pendukung tidak mudah. Pelatih teknik harus sinkron dengan pelatih fisik, dokter, dan lain-lain karena ini untuk target besar Olimpiade 2028, bukan untuk satu-dua bulan,” lanjut Taufik yang juga berencana berkumpul dengan pelatih pelatnas sebelumnya, tetapi tidak dipilih lagi.

Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat saat mengumumkan susunan pelatih pelatnas bulu tangkis utama dan pratama di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Jumat (20/12/2024).

Pemanggilan atlet

Tugas awal lainnya dari PBSI 2024-2028 di bawah Ketua Umum Fadil Imran ini adalah memilih atlet untuk pelatnas 2024. Akan ada dua tahap untuk ini, yaitu memilih atlet secara langsung berdasarkan prestasi yang akan diumumkan 23 Desember. Dalam daftar ini, akan ada atlet lama dan baru.

Adapun tahap lain akan dilakukan melalui seleksi nasional (seleknas) yang akan diselenggarakan sekitar akhir Januari atau awal Februari 2025, sesuai rangkaian turnamen di Asia pada Januari. Pada bulan pertama 2025 itu terdapat empat ajang BWF World Tour Super, yaitu Malaysia Terbuka, India Terbuka, Indonesia Masters, dan Thailand Masters selama empat pekan beruntun, pada 7 Januari hingga 2 Februari. Tak hanya juara seleknas yang akan dipilih untuk menjadi anggota pelatnas, melainkan juga atlet lain yang dinilai potensial oleh tim pencari bakat.

Sementara untuk target medali emas Olimpiade Los Angeles 2028, Mulyo menuturkan bahwa PBSI harus mempercepat regenerasi. Percepatan ini, salah satunya akan dilakukan pada atlet pelapis yang berada di bawah para senior karena rentang kemampuan dan prestasi antara dua lapisan itu terlalu jauh. ”Percepatan harus dilakukan karena kita juga bersaing dengan atlet negara lain,” ujar sosok yang merupakan mantan pelatih Taufik ini.

Dikatakan Mulyo, pematangan atlet pelapis agar mendekati para senior tersebut membutuhkan waktu setidaknya satu hingga dua tahun. ”Prosesnya dari mulai program latihan hingga memperbanyak turnamen sesuai ranking setiap atlet,” katanya.

Pelatih tunggal putra utama pelatnas bulu tangkis, Mulyo Handoyo, di Cipayung, Jakarta,  Jumat (20/12/2024). Selain melatih tunggal putra utama, Mulyo juga menjabat sebagai koordinator pelatih.

PELATIH PELATNAS BULU TANGKIS 2024-2028

TUNGGAL PUTRA

Utama:

Mulyo Handoyo (juga menjabat koordinator pelatih)

Marlev Mainaky (asisten pelatih)

Pratama:

Indra Widjaja

Herli Djaenuddin (asisten)

 

TUNGGAL PUTRI

Utama:

Imam Tohari

Nunung Subandoro (asisten)

Pratama:

Wiempie Mahardi

Adriyanti Firdasari (asisten)

 

GANDA PUTRA

Utama:

Antonius Budi Ariantho

Thomas Indratjaja (asisten)

Pratama:

Chafidz Yusuf

Andrei Adistia (asisten)

 

GANDA PUTRI

Utama:

Karel Mainaky

Nitya Krishinda Maheswari (asisten)

Pratama:

Ade Lukas

Prasetyo Restu Basuki (asisten)

 

GANDA CAMPURAN

Utama:

Rionny Mainaky

Amon Sunaryo (asisten)

Pratama:

Muhammad Rijal

Hendra Mulyono (asisten)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase