Persaingan Internal Lambungkan Barcelona

Barcelona memetik berkah berkat ketatnya persaingan antarpemain dalam memperebutkan posisi. Sevilla menjadi korban terbaru ”Blaugrana”.

10 Feb 2025 10:48 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

SEVILLA, SENIN – Rivalitas sengit Barcelona kini bukan sedang terjadi dengan tim lain, tetapi di antara pemain mereka sendiri. Demi mendapatkan menit bermain lebih banyak, para pemain Barca berlomba-lomba tampil optimal agar dilirik pelatih Hansi Flick. Kecenderungan ini juga terlihat saat Barca menjungkalkan tuan rumah Sevilla, 4-1, dalam lanjutan Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (10/2/2025) dini hari WIB.

Belakangan ini Flick tidak pernah kesulitan menemukan pengganti di saat ada pemain yang cedera. Para pemain pengganti memiliki kualitas yang hampir setara. Kala Frenkie de Jong cedera, Flick menemukan permata pada diri Marc Casado. Gelandang bertahan berusia 21 tahun itu tampil baik untuk menutup lubang yang ditinggalkan De Jong.

Berkat performa impresifnya, Casado mendapat kepercayaan tinggi dari Flick. Ini bahkan nyaris membuat De Jong kehilangan tempatnya di lini tengah Barca karena ia perlu waktu lebih lama untuk kembali ke performa sebelum cedera. Untuk mempertahankan tempatnya sebagai pemain mula, De Jong berusaha kembali ke bentuk permainan terbaiknya.

Selain di lini tengah, persaingan juga menyebar ke lini serang. Posisi Robert Lewandowski sedang diuji dengan performa impresif dari Ferran Torres. Mantan pemain Manchester City itu telah membuktikan diri pantas mendapatkan tempat di tim utama. Pada laga menghadapi Valencia di perempat final Piala Raja Spanyol, Ferran mencuri perhatian dengan mencetak hattrick.

Pemain Barcelona Fermin Lopez (kiri) merayakan gol ke gawang Sevilla pada laga Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Senin (10/2/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 4-1 pada laga itu.

Pendukung Barca pun sempat terbelah antara menjagokan Ferran sebagai penyerang utama tim musim ini atau mempertahankan Lewandowski. Ferran punya keunggulan dalam mobilitas yang tidak dimiliki Lewandowski. Namun, naluri mencetak gol Lewandowski terlalu berarti untuk dinegasikan. Untuk sementara, Lewandowski masih tetap menjadi pilihan utama sebagai penyerang tengah, sementara Ferran “mengalah” dengan bermain agak melebar.

Sementara itu, persaingan antarpemain di lini belakang juga tidak kalah menarik. Posisi bek tengah Inigo Martinez seakan mulai bisa tergusur sewaktu-waktu jika tampil di bawah ekspektasi. Itu terjadi tidak lain karena meningkatnya performa Eric Garcia.

Eric mampu tampil konsisten setiap kali mendapat kepercayaan dari Flick. Saat melawan Sevilla, contohnya, Eric yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol penutup kemenangan Barca di pengujung laga. Persaingan antarpemain menjadi dambaan setiap pelatih karena dengan itu mereka berlomba-lomba menjadi yang terbaik agar mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak, bahkan menjadi pemain inti.

Pemain Barcelona Robert Lewandowski (tengah) berebut bola dengan pemain Sevilla Juanlu Sanchez (kiri) pada laga Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Senin (10/2/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 4-1 pada laga itu.

“Ferran dapat bermain di beberapa posisi berbeda. Saya sangat senang dengan pekerjaannya. Ia sangat profesional dan berlatih dengan sangat baik. Saya senang bekerja dengan para pemain di tim ini. Kami punya banyak potensi, terlebih lagi dengan pemain dari La Masia,” ujar Flick.

Perlawanan Lewandowski

Seakan tidak mau menyerahkan posisinya pada pemain lain, Lewandowski unjuk gigi pada laga melawan Sevilla dengan mencetak gol pembuka Barca pada menit ke-7. Sevilla mampu membalas satu menit kemudian lewat aksi Ruben Vargas. Fermin Lopez kemudian kembali membuat Barca membalikkan keadaan saat babak kedua baru berjalan satu menit.

Raphinha, pemain yang nyaris selalu menjadi andalan Flick pada setiap laga, membuktikan kualitasnya saat memperlebar keunggulan Barca pada menit ke-55. Pada pengujung laga, Eric menutup kemenangan Barca lewat gol sundulan dari sudut sempit. Barca pada akhirnya sukses mempertahankan keunggulan 4-1 hingga akhir laga meski bermain dengan 10 orang saat Fermin mendapat kartu merah akibat tekel brutalnya pada Djibril Sow.

Pemain Barcelona Raphinha menggiring bola sebelum mencetak gol ke gawang Sevilla pada laga Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Senin (10/2/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 4-1 pada laga itu.

“Kami harus menang untuk tetap berada dalam persaingan gelar dan terus menekan. Kami bermain dengan baik dan hasilnya sempurna karena kami merasa sangat baik. Tim harus menderita dengan satu pemain yang lebih sedikit, tetapi kami mencetak gol lagi. Ini adalah langkah untuk maju,” ujar Inigo Martinez.

Berkat kemenangan atas Sevilla, Barca sukses memangkas selisih poin dengan Atletico Madrid di peringkat kedua menjadi satu poin. Adapun dengan Real Madrid di puncak, selisih poin Barca kini tinggal dua poin. Hasil imbang Derbi Madrid antara Atletico dan Real Madrid menguntungkan Barca yang kini berpeluang mengudeta Real jika mampu tampil konsisten berbekal kedalaman skuad. (REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari