LIGA INGGRIS

Pertempuran Fokus Liverpool dan Tottenham

Liverpool dan Tottenham sama-sama tidak punya keistimewaan merotasi skuad besar-besaran. Saat bersamaan, mereka tidak bisa berkompromi dalam duel di akhir pekan ini.

14 Mar 2026 13:13 WIB · Olahraga

AP

Oleh Kelvin Hianusa

LONDON, JUMAT — Fokus utama Liverpool dan Tottenham pasti tertuju ke laga penentu babak 16 besar Liga Champions. Meskipun begitu, mereka juga tidak bisa melepas laga pada akhir pekan ini begitu saja. Selain penting untuk memperbaiki posisi di Liga Inggris, duel itu juga bisa mengangkat moral tim yang sedang jatuh. 

Liverpool akan menjamu Tottenham di Stadion Anfield, Minggu (15/3/2026), pukul 23.30 WIB. Pertemuan itu terjadi di tengah-tengah babak gugur Liga Champions. Kedua tim baru saja kalah dalam laga pertama 16 besar pada tengah pekan lalu dan akan menjalani laga kedua pada tengah pekan ini.

Berbicara urgensi, kelolosan di Liga Champions pasti lebih prioritas bagi mereka. Liverpool berpeluang besar membalikkan ketertinggalan 0-1 dari Galatasaray. Tottenham sudah tertinggal agregat tiga gol dari Atletico Madrid, tetapi masih ada harapan karena akan tampil di kandang sendiri.

Tugas tim tamu jauh lebih berat. Tottenham, yang hanya terpaut satu poin dari zona degradasi, wajib menang pada laga itu. Pelatih interim Igor Tudor tidak punya keistimewaan untuk memikirkan laga tengah pekan karena dia bisa saja dipecat sepulang dari Anfield. ”Bukan situasi yang mudah. Ini tantangan besar untuk mengubah keadaan,” kata Tudor. 

Liverpool's Cody Gakpo, left, and Andrew Robertson, right, fight for the ball with Galatasaray's Yunus Akgun during a Champions League round of 16 first leg soccer match between Galatasaray and Liverpool, in Istanbul, Turkey, Tuesday, March 10, 2026. (AP Photo/Khalil Hamra)

Tottenham sudah kalah empat kali beruntun sejak Tudor mengambil alih. Rekor pertahanan mereka juga sangat buruk, kemasukan rerata 3,5 gol. Bukannya bertambah baik, penampilan ”Si Lili Putih” justru semakin memburuk di era Tudor. Wajar jika sudah ada rumor pemecatan sang pelatih dari media-media Inggris.

Masalahnya, Tudor seperti jenderal yang berperang dengan tangan kosong. Dia sulit mengubah situasi karena masalah ketersediaan pemain. Seperti di Anfield nanti, sebelas pemain utama mereka akan absen. Itu termasuk tiga pemain bertahan andalan, yaitu Cristian Romero, Joao Palhinha, dan Micky van de Ven.

”Seperti segala hal dalam hidup, Anda bisa memilih bagaimana melihat sebuah situasi. Anda bisa menangis atau terus berjuang. Anda bisa merasa jadi korban atau berusaha mengubahnya. Inilah pesan yang saya sampaikan kepada para pemain. Momen sulit pasti berlalu,” tegas Tudor.

Bagi Liverpool, laga nanti tidak kalah penting. Mereka sedang berupaya merangkak ke empat besar. Kemenangan sangat krusial untuk menjaga kans masuk ke zona Liga Champions. Selebihnya, mereka bisa menggunakan duel itu untuk memanaskan atmosfer di Anfield menjelang kunjungan Galatasaray.

Liverpool membawa problem hampir sama. Badai cedera mereka memang tidak seburuk Tottenham, tetapi tim asuhan Arne Slot itu menghadapi jadwal yang lebih padat karena masih bertarung di tiga kompetisi. Laga pada akhir pekan ini merupakan yang kelima bagi mereka dalam rentang 15 hari.

Atletico Madrid's Julian Alvarez goes round Tottenham's goalkeeper Antonin Kinsky to score his side's third goal during the first leg of the Champions League round of 16 soccer match between Atletico Madrid and Tottenham in Madrid, Spain, Tuesday, March 10, 2026. (AP Photo/Jose Breton)

”Si Merah” harus bermain setiap tiga hari. Itu yang membuat Slot berkeinginan untuk melakukan sedikit rotasi. ”Kami sangat tidak beruntung dengan jadwal (padat) dan itu berarti Anda membutuhkan lebih dari 11 pemain. Setiap pemain yang bugar memiliki kesempatan bermain dalam tiga laga ke depan,” kata Slot.

Slot tidak memiliki keistimewaan untuk merotasi skuad besar-besaran karena sudah kehilangan beberapa pemain kunci, seperti penyerang Alexander Isak dan kiper Alisson Becker. Di putaran kelima Piala FA pekan lalu, mereka bahkan masih menggunakan mayoritas pemain utama saat tim-tim besar lain merombak total skuad.

Rio Ngumoha, pemain sayap 17 tahun, merupakan sosok yang paling diuntungkan dalam situasi saat ini. Setelah berkali-kali memukau dari bangku cadangan, dia diberikan kepercayaan sebagai starter versus Wolverhampton Wanderers di Piala FA. Kepercyaan itu dibayar lunas dengan penampilan sangat hidup di sisi sayap.

Ngumoha kemungkinan besar akan diberikan kesempatan lagi sejak menit awal. ”Kami memperlakukannya dengan hati-hati musim ini. Dia tidak bisa terlalu sering ada di lapangan karena kami harus menjaga kondisinya. Namun, Rio adalah pemain yang bisa menjadi starter untuk tim ini, dan mungkin bermain di beberapa laga ke depan,” ujar Slot.

Di kubu tim tamu, penentuan posisi penjaga gawang akan menjadi sorotan terbesar. Di kandang Atletico, Rabu lalu, Tudor memercayakan posisi kiper kepada Antonin Kinsky yang berusia 23 tahun sebagai starter. Hasilnya, dia membuat dua kali blunder dan ditarik keluar pada menit ke-18 saat Tottenham sudah tertinggal 0-3.

Tudor berkata, Kinsky bisa saja kembali dimainkan pada sisa musim ini, tetapi pilihan paling aman saat ini adalah kiper veteran Gugliemo Vicario. ”Dia telah kembali sehari setelah laga dan menunjukkan sinyal positif di latihan. Kejadian itu mungkin merupakan yang pertama dan terakhir dalam hidupnya. Dia adalah pemain yang kuat dan berkualitas,” tutur sang pelatih.

(AP/Reuters)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji