PIALA FA

Pertunjukan Berkelas ”Pasukan Kedua” Manchester City

Para pemain pelapis City sukses menampilkan performa terbaik di markas Newcastle dalam satu dekade kepemimpinan Guardiola. Pertaruhan Guardiola terbayar lunas.

08 Mar 2026 07:04 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Kelvin Hianusa

NEWCASTLE, SABTU — Keputusan Manajer Pep Guardiola terbukti sangat tepat untuk merotasi skuad Manchester City di putaran kelima Piala FA. Saat para pemain pelapis City tampil dengan kondisi bugar dan rasa lapar, skuad Newcastle justru membawa efek domino kelelahan dari laga sebelumnya. Perbedaan kontras itu tersaji nyata di lapangan.

”Pasukan kedua” City sukses menepis keraguan di Stadion St James Park, Newcastle, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu karena gol cepat tim tuan rumah yang dicetak Harvey Barnes, City sukses membalikkan keadaan dan menang 3-1. Sumbangan gol Savinho dan Omar Marmoush (2) menandai kebangkitan tim tamu.

Guardiola merotasi total skuadnya. Dia hanya mempertahankan satu pemain, bek sayap Matheus Nunes, dari laga terakhir versus Nottingham Forest. Sisanya diganti, demi mempersiapkan laga tandang 16 besar Liga Champions versus Real Madrid pada tengah pekan nanti. Para pemain cadangan, seperti Savinho dan Jeremy Doku, mengambil alih posisi starter.

Newcastle United's English midfielder #20 Lewis Hall battles for the ball with Manchester City's Belgian midfielder #11 Jeremy Doku during the English English FA Cup fifth round football match between Newcastle United and Manchester City at St James' Park in Newcastle-upon-Tyne, north east England on March 7, 2026. (Photo by Paul Currie / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

”Performa yang luar biasa. Kami memulai dengan kurang baik dan kemasukan, tetapi kami menunjukkan mentalitas dan gairah di lapangan. Kami senang bisa melaju ke babak selanjutnya. Saya juga senang bisa menyumbang gol lagi,” kata Marmoush yang menyumbang gol kedua dan ketiga untuk ”The Citizens”.

Newcastle mengejutkan City dengan serangan intens bertempo cepat pada 20 menit awal. Tim tuan rumah memanfaatkan momentum dari kemenangan dengan sepuluh pemain atas Manchester United pada tengah pekan lalu. Setelah mendapat peluang berkali-kali, Barnes membuka keunggulan lewat serangan kilat dari skema transisi. 

Setengah jam berlalu, intensitas Newcastle tiba-tiba menurun. City memanfaatkan itu dengan serangan bertubi-tubi dari sisi sayap. Tim asuhan Guardiola menggunakan kecepatan dan kelincahan Doku ataupun Savinho dari kedua sisi. Mereka akan mengecoh lawan di sisi sayap, lalu mengirimkan umpan datar ke tiang jauh.

Cara itu terbukti efektif. Dua gol awal City berasal dari skema serupa. Savinho mengeksekusi umpan silang Doku dalam gol pertama. Di gol kedua, Savinho melakukan kombinasi dengan Nunes di sisi kanan. Lalu, Nunes yang mengirimkan umpan ke tiang jauh. Marmoush memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang Newcastle.

Pelatih Newcastle Eddie Howe berkata, kekalahan itu disebabkan dua hal. ”Kami tidak bisa mempertahankan energi seperti di separuh jam awal dan mereka memang bermain sangat baik. Kami harus menerima itu. Saya merasa kami kehabisan tenaga tidak hanya di babak kedua, tetapi juga sejak akhir paruh pertama,” ujarnya. 

Newcastle baru saja bertarung hebat pada Kamis dini hari. Mereka menaklukkan MU setelah bermain dengan sepuluh pemain sejak paruh pertama. Masalahnya, Howe tidak melakukan banyak rotasi di Piala FA. Hanya beberapa pemain inti yang dicadangkan, antara lain penyerang Anthony Gordon dan gelandang Joelinton.

Manchester City's Brazilian midfielder #26 Savinho celebrates scoring the team's first goal during the English English FA Cup fifth round football match between Newcastle United and Manchester City at St James' Park in Newcastle-upon-Tyne, north east England on March 7, 2026. (Photo by Paul Currie / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

City menjalani situasi berbanding terbalik. Para pemain mereka sedang berada dalam kondisi bugar. Savinho, misalnya, hanya bermain delapan menit dalam laga terakhir versus Forest. Bek veteran John Stone bahkan baru ditampilkan lagi setelah terakhir kali turun dalam putaran selanjutnya, versus Salford City, pada pertengahan Februari. 

Menariknya, ”pasukan kedua” City mampu menunjukkan kualitas di atas standar. Savinho dan rekan-rekan sering dicadangkan belakangan ini karena gagal memberikan pengaruh nyata. Dominasi tim tamu bisa terlihat dari statistik. Mereka menghasilkan 21 tembakan dengan di antaranya berujung tujuh peluang besar. 

Menurut Guardiola, performa itu bahkan lebih baik dibandingkan laga pertama semifinal Piala Liga Inggris pada pertengahan Januari, saat City turun dengan skuad terbaik. ”Ini adalah performa terbaik kami di stadion ini dalam satu dekade saya bersama City. Terdapat konsistensi, itulah sebabnya saya bangga,” kata sang manajer.

Laga itu pun menjadi modal positif bagi City menjelang berkunjung ke markas Madrid. Selain sudah bisa mengistirahatkan para pemain inti, Guardiola juga tidak perlu khawatir lagi untuk merotasi skuad pada pekan-pekan ke depan. Mereka akan bermain sebanyak empat kali selama 12-22 Februari. Semua laga itu sangat krusial.

Di sisi lain, skuad Newcastle harus segera bisa mengembalikan kebugaran. Mereka akan kedatangan Barcelona hanya dalam kurang dari 72 jam. ”Kami harus segera fokus ke laga selanjutnya. Para pendukung akan selalu bersama kami saat di atas ataupun di bawah. Itu akan menjadi laga yang besar,” kata bek Newcastle Kieran Trippier.

Perempat final Piala FA dipastikan akan semakin sengit. Empat tim besar sudah berhasil memastikan langkah ke babak selanjutnya, yaitu City, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool. Tim-tim dari divisi teratas masih berpotensi menyusul, antara lain Sunderland dan Brentford. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji