POLYTRON INDONESIA TERBUKA 2026

Pijakan Awal Penebusan Rasa Penasaran Jonatan Christie

Ambisi Jonatan Christie untuk mengakhiri kutukan di Indonesia Terbuka terlihat sejak awal turnamen.  Jonatan dinanti ujian berat di babak selanjutnya.

02 Jun 2026 17:03 WIB · Olahraga

KOMPAS/DANU KUSWORO

Oleh Kelvin Hianusa, Rebiyyah Salasah

JAKARTA, KOMPAS — Meskipun sempat kesulitan di awal pertandingan, pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, bisa membuka petualangan di Polytron Indonesia Terbuka 2026 dengan cukup mulus. Jonatan datang dengan ambisi menyudahi paceklik juara di ”rumah” sendiri, termasuk kemarau gelar selama 2026.

Jonatan melewati babak 32 besar dengan kemenangan atas wakil Singapura, Jason Teh Jia Heng, dua gim langsung, 21-18, 21-15, di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Pertandingan itu terbilang cukup mudah bagi Jonatan, terutama jika dibandingkan duel kedua pemain sebelumnya di All England 2026 yang berakhir dalam tiga gim.

”Puji Tuhan bisa lolos ke babak berikutnya. Ya, tadi sedikit masih ada adaptasi untuk di awal-awal gim. Pasti, di setiap turnamen, babak pertama itu pasti tidak mudah. Pasti ada adaptasi lapangan, kondisi angin yang juga cukup memengaruhi. Bisa melewati itu jadi cukup happy, sih,” kata pemain nonpelatnas tersebut saat konferensi pers seusai laga.

Jonatan terlihat kurang nyaman di awal gim pertama. Dia belum menemukan ritme sehingga sering melakukan kesalahan sendiri. Tembakannya sering menyangkut di net atau keluar lapangan. Jason memanfaatkan itu dan langsung tancap gas dengan unggul 11-7 di interval pertama. Momentum itu dilanjutkan hingga skor 14-10.

Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie berhadapan dengan pebulu tangkis Singapura Jia Heng Jason Teh dalam babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie maju ke babak 16 besar usai mengalahkan pebulu tangkis Singapura Jia Heng Jason Teh 21-18, 21-15.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 02-06-2026

Permainan reli semestinya menjadi andalan Jonatan, tetapi bintang 28 tahun itu bermain kurang ”bersih”. Dia perlahan memperbaiki itu setelah interval. Hasilnya, Jonatan menghasilkan delapan poin beruntun untuk membuat skor berbalik unggul 18-14. Seiring dengan Jonatan yang mulai ”panas”, Jason mulai kehilangan kontrol. 

Jonatan melanjutkan momentum positif itu di gim dua. Dia mampu unggul terus sejak awal hingga akhir gim. Jonatan berkali-kali membuat sang lawan kerepotan dengan memainkan pukulan panjang ke sudut belakang lapangan Jason. Dia sering mendapatkan bola tanggung dari strategi tersebut. Laga pun berakhir dalam 44 menit.

Indonesia Terbuka merupakan satu dari tiga turnamen yang harus dihadapi Jonatan dalam rentang dua pekan terakhir. Di turnamen sebelumnya, KFF Singapura Terbuka, pemain peringkat kelima dunia itu langsung tereliminasi di babak pertama setelah kalah dari wakil India, Prannoy HS, 21-10, 12-21, 18-21. Hasil itu dimanfaatkan untuk bisa lebih baik di turnamen selanjutnya.

Menurut Jonatan, tidak ada berkah dari sebuah kekalahan. Namun, dia tetap berupaya mengambil sisi positif untuk bisa bersiap lebih baik di Indonesia Terbuka, terutama dengan rentetan jadwal padat belakangan ini. ”Inginnya, sih, melangkah sejauh mungkin, tetapi harus terhenti. Jadi, saya punya waktu lebih untuk pemulihan,” ujarnya.

Dengan kondisi tubuh yang lebih siap, Jonatan berharap bisa mengakhiri rasa penasaran Indonesia Terbuka. Seperti diketahui, dia belum pernah memenangi turnamen paling bergengsi di Tanah Air tersebut sejak ikut serta pertama kali pada 2013. Prestasi terbaiknya dalam 11 kali kesempatan adalah menembus semifinal pada 2021.

Quote

Indonesia Terbuka salah satu target terbesar saya di tahun ini. Saya dan tim sudah memutuskan ini karena saya belum pernah meraih gelar di sini.

Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie berhadapan dengan pebulu tangkis Singapura Jia Heng Jason Teh dalam babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie maju ke babak 16 besar usai mengalahkan pebulu tangkis Singapura Jia Heng Jason Teh 21-18, 21-15.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 02-06-2026

Adapun di dua edisi terakhir Indonesia Terbuka, Jonatan selalu tersingkir sejak babak-babak awal dengan kalah dari pemain non-unggulan. ”Indonesia Terbuka salah satu target terbesar saya di tahun ini. Saya dan tim sudah memutuskan ini karena saya belum pernah meraih gelar di sini. Saya ingin mengeluarkan yang terbaik, tetapi sekarang saya ingin fokus match per match dulu,” katanya.

Tantangan besar akan menanti Jonatan di babak-babak berikutnya. Turnamen Super 1000 itu diikuti nama-nama besar, seperti tunggal peringkat satu dunia Shi Yu Qi, peraih perak Olimpiade Paris 2024 Kunlavut Vitidsard, dan sang juara bertahan Andres Antonsen. Adapun Jonathan berpotensi bertemu dengan rekan senegara, Alwi Farhan, di babak 16 besar.

Jojo, sapaannya, membutuhkan hasil positif di Indonesia Terbuka untuk memecah tren kurang baik sepanjang 2026. Dia belum pernah menjuarai turnamen apa pun di tahun ini. Prestasi terbaiknya di tahun ini adalah lolos ke final India Terbuka 2026, Januari lalu. Jonatan kalah dari wakil Taiwan, Lin Chun-Yi, di partai puncak.

Tren Jonatan pada tahun lalu diharapkan bisa terulang kembali. Seperti diketahui, dia memulai petualangan di 2025 dengan lambat ”panas”. Dia baru mampu menggapai podium tertinggi pada September, tepatnya di Korea Terbuka. Namun, setelah itu, dia berhasil melanjutkan momentum itu dan menutup tahun dengan tiga gelar juara.

Ganda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terhenti di babak 32 besar turnamen Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026) setelah dikalahkan pasanganTaiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan 16-21, 21-13, 19-21.

Sementara itu, permulaan positif di tunggal putra tidak diikuti oleh sektor ganda putra. Pasangan tuan rumah, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, kalah dari wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dalam pertarungan tiga gim, 16-21, 21-13, 19-21. Padahal, Leo/Daniel sempat unggul 12-4 di gim terakhir.

Leo berkata, kekalahan itu akan menjadi evaluasi besar mereka setelah sempat menjuarai Thailand terbuka pada bulan lalu. ”Kami tadi rada terburu-buru. Pas unggul, saya coba terus menyerang, tetapi mereka bisa mengubah tempo permainan. Harusnya lebih sabar saja,” ujar Leo yang baru dipasangkan lagi dengan Daniel selama sebulan terakhir.


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa, Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra