Putaran Final Piala Dunia Panjat Tebing, Ujian Sesungguhnya Sukma Lintang

Sukma Lintang Cahyani menjadi satu-satunya pemanjat tebing disiplin ”lead” Indonesia yang lolos putaran final seri Piala Dunia 2025 di Wujiang, China.

25 Apr 2025 18:14 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

WUJIANG, JUMAT — Dari empat pemanjat tebing disiplin lead Indonesia, hanya Sukma Lintang Cahyani yang berhasil menembus putaran final pada seri Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Wujiang, China. Alih-alih dengan pemanjat putri lain, Lintang bakal lebih banyak bertarung dengan diri sendiri pada putaran tersebut. Apalagi, dia mengemban misi pribadi untuk melampaui pencapaian sebelumnya.

Lintang melaju ke putaran final setelah meraih nilai 21,66 dan menempati posisi ke-22 dari total 60 peserta pada babak kualifikasi, Jumat (25/4/2025). Pada babak kualifikasi di Fenhu Culture and Sports Center, Wujiang, itu, Lintang jatuh di poin (pegangan) dinding panjat ke-22+ atau saat berupaya berpindah ke poin ke-23 dalam pemanjatan jalur pertama. Pemanjat berusia 20 tahun ini kemudian mencapai poin ke-39 ketika memanjat jalur kedua.

Lead adalah kategori perlombaan yang mengadu ketangkasan, daya tahan, dan kecepatan pada dinding selebar 3 meter dan tinggi hingga 15 meter. Pemenang ditentukan oleh atlet yang mencapai titik tertinggi dengan waktu tercepat dalam alokasi waktu 6 menit. Semakin kecil jumlah nilai yang didapat, berarti semakin baik hasil atau peringkat yang didapat atlet bersangkutan.

Adapun untuk bisa melaju ke putaran final yang diawali dengan babak semifinal, pemanjat lead harus bisa menempati posisi 24 besar. Jumlah ini disesuaikan dengan aturan terbaru yang diberlakukan mulai tahun 2025. Sebelumnya, jumlah semifinalis perlombaan disiplin lead adalah 26 pemanjat.

Atlet panjat tebing Indonesia disiplin lead, Sukma Lintang Cahyani, berlatih di pemusatan latihan nasional panjat tebing di halaman parkir Hotel Santika Kota Harapan Indah, Bekasi, Sabtu (19/4/2025).

Seri Piala Dunia 2025 di Wujiang melombakan dua disiplin, yakni lead dan speed atau kecepatan. Pada seri ini, Indonesia mengirim empat pemanjat tebing disiplin lead.

Pemanjat lead putri Indonesia yang lain, Nur Diatul Jannah, tidak bisa mengikuti langkah Lintang setelah hanya menempati posisi ke-56. Nur jatuh saat berupaya berpindah ke poin 19 dan 22.

Adapun pemanjat lead putra, Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang, menempati peringkat ke-32 setelah terjatuh saat hendak menggapai poin ke-37 dan mencapai poin ke-35 pada jalur kedua. Sementara itu, Musauwir bertengger di posisi ke-49 setelah jatuh saat berusaha berpindah ke poin 32 dan 23.

Dengan hasil itu, wakil Indonesia pada disiplin lead hanya menyisakan Lintang. Ujian sesungguhnya pun menanti Lintang pada putaran final. Sebab, dia tidak hanya harus melampaui torehan pemanjat lain, tetapi juga harus melebihi pencapaian yang pernah diraih sebelumnya.

Pemanjat tebing disiplin "lead" Indonesia, Musauwir, berlomba pada babak kualifikasi seri Piala Dunia 2025 di Wujiang, China, Jumat (25/4/2025).

Sebelum ke Wujiang, Lintang mengatakan, dirinya mengemban misi untuk menembus babak final atau delapan besar. Pemanjat asal Yogyakarta ini ingin meningkatkan pencapaiannya dari seri Piala Dunia Panjat Tebing di Wujiang tahun lalu. Saat itu, Lintang terhenti pada babak semifinal atau 26 besar.

”Saya bertekad mengawali tahun ini dengan hasil bagus,” ucap Lintang.

Untuk bisa mewujudkan itu, Lintang akan bertarung dengan diri sendiri demi melampaui batasan dan kemampuannya. Apalagi, pada disiplin lead, tantangan lebih beragam karena jalur pemanjatan selalu berbeda-beda tiap babak.

Atlet diperbolehkan melihat rute saat waktu observasi koleksif selama 6 menit. Namun, mereka tidak diizinkan mencoba rute tersebut. Sementara itu, saat babak kualifikasi, atlet tidak mendapatkan waktu untuk melakukan observasi dan ditempatkan di ruang isolasi.

Di sisi lain, Lintang juga akan menghadapi tekanan yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Selama tahun 2020-2024, termasuk ketika berlomba di Wujiang tahun lalu, Lintang masih berada pada fase pengembangan dan pembangunan fondasi lead.

Infografik Panjat Tebing Kombinasi Asian Games 2022

Lintang diikutkan beberapa kali ajang internasional untuk menambah jam terbang dan mengambil pelajaran dari pemanjat-pemanjat level dunia. Mulai tahun ini, Lintang dan pemanjat lead lainnya sudah memasuki tahapan belajar untuk bisa bersaing di kompetisi.

Lintang akan kembali berlomba pada Sabtu (26/4/2024). Dia bakal bersaing dengan pemanjat lead level dunia, seperti peringkat ketiga dunia saat ini, Annie Sanders (Amerika Serikat). Bersama Erin McNeice (Inggris Raya) dan Seo Chaehyun (Korea Selatan), Sanders menempati peringkat pertama setelah mencapai puncak dalam dua jalur pemanjatan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto