Real Betis Vs Real Madrid, Ganjaran Keputusan Aneh Ancelotti

Real Madrid mendapat ganjaran atas keputusan ganjil Carlo Ancelotti yang menyimpan Raul Asencio. ”Los Blancos” kian tertinggal di puncak klasemen.

02 Mar 2025 11:43 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

SEVILLA, MINGGU — Sebuah keputusan tidak akan mampu memuaskan semua pihak. Pada kasus Carlo Ancelotti, keputusannya akhirnya mengecewakan semua pihak di Real Madrid tanpa kecuali.

Sempat unggul, ”Los Blancos” justru menelan kekalahan 1-2 dari Real Betis di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Minggu (2/3/2025) dini hari WIB. Real kebobolan gol balasan akibat buruknya performa lini belakang tanpa kehadiran Raul Asencio yang dicadangkan.

Hilangnya nama Asencio dalam susunan pemain mula Real menghadapi tuan rumah Real Betis di Stadion Benito Villamarin layak dipertanyakan. Sang bek tengah sedang tidak cedera atau terkena hukuman kartu. Performanya di lini pertahanan Real belakangan ini pun menuai banyak pujian.

Menghadapi Betis, Real wajib meraih poin penuh agar tidak semakin tertinggal dari Barcelona dan Atletico Madrid di pucuk pimpinan klasemen Liga Spanyol. Namun, Pelatih Real Carlo Ancelloti justru mengganti Asencio dengan David Alaba. Dalam laga sepenting itu, duet bek tengah Real diisi Alaba dan Antonio Rudiger yang musim ini jarang bermain bersama. Ini karena Alaba baru saja pulih dari cedera panjang.

Lama tidak bermain bersama, duet Alaba dan Ruediger tidak berjalan mulus. Koordinasi lini belakang Real jadi jauh menurun. Pada menit ke-24, Betis sukses mencetak gol penyeimbang melalui sundulan Johnny Cardoso.

Quote

Pertandingan yang buruk. Kami memulai dengan baik, tetapi setelah itu kami tidak mampu mempertahankan ritme awal dalam hal sikap dan komitmen sehingga kehilangan kendali atas pertandingan melawan tim yang bermain lebih baik dan memang pantas menang.

Reaksi Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Betis dan Real Madrid di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Minggu (2/3/2025) dini hari WIB.

Meski menang jumlah saat perebutan bola udara, para bek Real terkesan saling menunggu dan tidak melompat untuk menandingi Cardoso. Gol penyeimbang Betis itu meruntuhkan momentum positif Real yang unggul lebih dulu pada menit ke-10 melalui sepakan Brahim Diaz.

Secara penguasaan bola, Betis memang tidak lebih baik. Namun, tim besutan Manuel Pellegrini itu mampu bermain efisien. Mereka melepaskan sembilan tendangan yang dua di antaranya mengarah tepat ke gawang. Dengan nilai angka harapan gol (expected goal/xG) yang hanya 0,93, Betis mampu melesakkan dua gol.

Satu gol Betis lainnya, yang jadi penentu kemenangan, dicetak mantan pemain Real, Isco, melalui eksekusi penalti. Hadiah penalti pun diberikan wasit setelah kesalahan fatal Ruediger dalam menghadang laju Jesus Rodriguez.

”Pertandingan yang buruk. Kami memulai dengan baik, tetapi setelah itu kami tidak mampu mempertahankan ritme awal dalam hal sikap dan komitmen sehingga kehilangan kendali atas pertandingan melawan tim yang bermain lebih baik dan memang pantas menang,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers seusai laga.

Spain Soccer La Liga

Pelatih asal Italia itu juga menyoroti kinerja timnya dalam bertahan. Ancelotti tidak sepenuhnya menyinggung performa para bek, tetapi juga menyesalkan para pemain depan yang tidak kompak dalam menghentikan serangan sejak awal.

”Lini depan seharusnya bisa lebih baik dalam pertahanan. Para pemain lini depan tidak bisa menekan, memotong umpan di antara lini, dan bermain baik seperti di babak pertama dalam memberikan tekanan kepada empat bek lawan,” kata Ancelotti.

Ancelotti tidak membahas keputusannya mencadangkan Asencio. Bek tengah itu tampil impresif saat Real mengalahkan City di Liga Champions Eropa. Kombinasinya dengan Ruediger dan Alaba pun sangat mengesankan. Selain bisa bermain sebagai bek tengah, Asencio juga piawai bermain di sayap kanan.

Mencadangkan Asencio sama saja dengan Ancelotti menjilat ludah sendiri. Sebelumnya, ia berkata tidak berpikir untuk mencadangkan Asencio dalam laga tandang. Pernyataan itu muncul setelah Asencio mendapat serangan verbal dari para pendukung tuan rumah, terutama saat menghadapi Real Sociedad pada semifinal Piala Raja Spanyol.

Gelandang Real Betis, Isco, melakukan selebrasi atas gol kedua yang dicetaknya dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Betis dan Real Madrid di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Minggu (2/3/2025) dini hari WIB.

Serangan itu muncul setelah Asencio diselidiki atas dugaan berbagi rekaman seks anak di bawah umur. Baru-baru ini Pengadilan Spanyol telah menolak banding yang diajukan Asencio untuk membebaskannya dari kasus tersebut. Penyelidikan hingga kini masih berlangsung.

Dengan kekalahan dari Betis, Real kian tertinggal dari Atletico di puncak klasemen Liga Spanyol. Real kini mengoleksi 54 poin, dua poin lebih sedikit dari Atletico. Adapun Real memiliki poin yang sama dengan Barca di peringkat kedua. Selisih poin Real berpotensi melebar jika Barca mampu mengatasi Sociedad pada laga lainnya. (REUTERS)

 


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .