Real Madrid dalam Ancaman Efek Domino

Laga melawan Deportivo Alaves mendadak jadi pertempuran hidup dan mati bagi Real Madrid. Alaves mencoba memanfaatkan fokus Real yang sedang terbelah.

13 Apr 2025 06:30 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

VITORIA-GASTEIZ, SABTU — Laga antara Deportivo Alaves menghadapi Real Madrid di Stadion Mendizorrotza, Minggu (13/4/2025) pukul 21.15 WIB, lebih dari sekadar pertarungan antara tim papan atas dan bawah. Laga tersebut mengandung efek domino bagi Real yang sedang mencoba bangkit dari puing keterpurukan. Hasil imbang, apalagi kalah, berpotensi melenyapkan peluang Real meraih dua trofi bergengsi.

Real sedang didera tren negatif. Seusai memastikan tempat di perempat final Liga Champions Eropa dengan menyingkirkan Atletico Madrid secara heroik, performa Real mengalami pasang surut. Sempat meraih dua kemenangan beruntun atas Villarreal dan Leganes, ”Los Blancos” mendadak kehilangan taji. Real sudah tidak pernah menang dalam tiga laga terakhir.

Mereka hanya bisa meraih hasil imbang 4-4 saat menjamu Real Sociedad di semifinal Piala Raja Spanyol. Meski lolos ke final berkat keunggulan 5-4 secara agregat, penampilan Real banyak mendapat kritik lantaran kehilangan fokus, lalu kecolongan gol Mikel Oyarzabal yang memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Setelah bersusah payah menahan gempuran Sociedad, Real menelan kekalahan mengejutkan, 1-2, dari Valencia di markas sendiri. Dominasi atas Valencia di Stadion Santiago Bernabeu yang bertahan sejak 2008 langsung runtuh. Belum juga ingatan kekalahan menyakitkan dari Valencia sirna, Real kembali dihadapkan pada kenyataan pahit saat dibantai Arsenal 0-3 pada pertemuan pertama perempat final Liga Champions.

Britain Soccer Champions League

Kekalahan telak dari Arsenal itu yang kemudian memperumit langkah Real di Liga Champions sekaligus Liga Spanyol. Sebab, laga menghadapi Alaves dan Arsenal terpaut empat hari. Pelatih Real, Carlo Ancelotti, dihadapkan pada pilihan sulit untuk merotasi pemain atau tetap menurunkan kekuatan penuh kontra Alaves.

Jarak waktu empat hari bisa dibilang cukup untuk memulihkan kondisi stamina para pemain. Idealnya, pesepak bola membutuhkan waktu pemulihan minimal selama tiga hari. Akan tetapi, pihak Real ingin pemainnya mendapatkan waktu istirahat lebih lama demi bisa bugar meladeni Arsenal pada pertemuan kedua.

Untuk alasan itulah, Real mengajukan kepada operator Liga Spanyol agar laga melawan Alaves dimajukan satu hari agar tersedia waktu istirahat yang lebih panjang sebelum menjamu Arsenal. Pihak Alaves tidak berkeberatan dengan usulan penjadwalan ulang laga, tetapi operator Liga Spanyol kemudian menolaknya.

Langkah Real itu bisa dimengerti lantaran laga melawan Alaves akan sangat krusial bagi upaya mereka memenangi Liga Champions dan Liga Spanyol, musim ini. Jika memilih merotasi pemain, kemungkinan Alaves untuk mencuri poin terbuka lebar sehingga itu akan mengancam peluang Real memenangi Liga Spanyol.

Ekspresi gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, seusai kalah 0-3 dari Arsenal pada laga Liga Champions di London, 8 April 2025.

Real perlu menyapu bersih delapan laga tersisa demi terus menekan Barcelona di puncak klasemen. Efek domino akan terasa sangat besar jika Real gagal menaklukkan Alaves. Selain memperlebar jarak dengan Barca, hasil negatif kontra Alaves pasti akan memengaruhi kepercayaan diri pemain Real saat menjamu Arsenal.

Bagaimanapun, mereka sudah tidak merasakan kemenangan dalam tiga laga. Hasil negatif dari lawatan ke markas Alaves hanya akan meruntuhkan mental para pemain Real lebih lama. Arsenal menjadi pihak yang diuntungkan dalam situasi tersebut. Bila hal itu sampai terjadi, Real hampir dipastikan akan kehilangan trofi Liga Spanyol dan Liga Champions.

Sementara itu, Pelatih Alaves, Eduardo Coudet, menepis penilaian bahwa kans timnya meraih hasil positif kian membesar di tengah tren negatif Real. Ia tetap menganggap Real sebagai tim yang berbahaya.

”Tidak sopan jika berpikir mudah mengalahkan Real Madrid sekarang. Mereka adalah tim yang memiliki pemain-pemain tingkat tinggi dan pelatih hebat,” kata Coudet, dikutip dari Mundo Deportivo.

Ekspresi pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti saat timnya dibantai 0-3 oleh Arsenal pada laga Liga Champions di London, 8 April 2025.

Alaves saat ini bertengger di peringkat 17 dan tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Mereka hanya berjarak dua poin dari Leganes yang menempati peringkat 18. Coudet menginstruksikan para pemainnya untuk tidak memberi ruang sekecil apapun kepada pemain Real untuk mengembangkan permainan.

“Pertandingan bukan hanya tentang bertahan atau menyerang. Kami harus menampilkan intensitas dan tidak memberi waktu kepada pemain mereka untuk berpikir,” ucap Coudet.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto