Real Madrid Vs Juventus, Penahbisan Sultan Baru Turki

Pembuktian dua sahabat, Arda Guler dan Kenan Yildiz, akan memberi warna duel Real Madrid kontra Juventus di Miami. Peran keduanya signifikan bagi kemenangan tim.

30 Jun 2025 16:38 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

MIAMI, SENIN — Pada awal dekade 2000-an, Turki pernah memiliki ikon sepak bola pada diri Hakan Sukur, Emre Belozoglu, dan Arda Turan. Lebih dari dua dekade negeri dua benua itu kehilangan ”sultan” di lapangan hijau. Kini, mereka memiliki calon sultan tidak hanya satu, tetapi dua sosok yang bakal menjadi wajah baru Turki di lapangan hijau, Arda Guler dan Kenan Yildiz.

Keduanya lahir di tahun yang sama, 2005. Guler lebih tua hanya 70 hari dari Yildiz. Menariknya, mereka berdua sama-sama telah mengemas 21 cap untuk tim nasional Turki sejak dipanggil pada medio 2022-2023. Piala Eropa 2024 telah menjadi turnamen mayor yang mereka jalani bersama.

Di Turki, Guler lebih beken dibandingkan Yilidz. Hal itu ditunjukkan dengan pengikut media sosial Instagram. Guler diikuti 14,5 juta pengikut, sedangkan Yildiz hanya diikuti 2,8 juta akun. Publik Turki amat wajar lebih mengenal Guler. Lahir dan besar di ibu kota Turki, Ankara, Guler mendapat perhatian berkat performa apiknya bersama tim utama raksasa Turki, Fenerbahce.

Perjalanan karier Guler serupa dengan tiga legenda Turki yang telah disebutkan di atas. Ia membawa mimpi anak-anak muda Turki dari kelas pekerja hingga bisa menembus salah satu klub terbaik di dunia, Real Madrid.

Adapun Yildiz memiliki kisah bertolak belakang. Ia mewakili kisah perjuangan anak-anak imigran Turki di Jerman.

Lahir di Refensburgm kawasan Bavaria, Jerman, Yildiz mulai mendapat perhatian ketika tampil bersama tim akademi Bayern Muenchen. Belum sempat membela tim utama tanah kelahirannya, Yildiz mengambil keputusan besar dengan menerima tawaran Juventus.

Gelandang Juventus Kenan Yildiz menggiring bola dikejar gelandang Manchester City Matheus Nunes pada laga Piala Dunia Antarklub di Orlando, 26 Juni 2025. Juventus akan menghadapi Real Madrid pada babak 16 besar.

Keputusan Yildiz itu berjalan mulus. Juve menyerahkan nomor keramat 10 kepada dirinya sejak musim 2024-2025 setelah nomor itu dicoreng oleh kasus doping Paul Pogba.

Kini, kedua bintang muda Turki ini menjadi wajah komersial bagi klub masing-masing, juga timnas Turki.

Di tengah perbandingan kualitas yang telah mereka rasakan, duel babak 16 besar Piala Dunia Antarklub antara Real dan Juventus, Rabu (2/7/2025) pukul 02.00 WIB, di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, bisa menjadi ajang pembuktian bagi keduanya. Itu adalah laga pertama Guler dan Yildiz akan saling bertarung membela martabat klub masing-masing.

Setelah hanya mendapat peran cameo selama dua musim awal di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Guler mulai mendapat tanggung jawab lebih besar bersama Xabi Alonso. Kemampuan olah bola dan kreativitas Guler amat penting bagi skema penguasaan bola dominan Alonso.

Ia selalu bermain sejak menit pertama pada dua laga terakhir Real di Grup H kontra Pachuca dan RB Salzburg. Sebuah gol juga sudah dipersembahkan pemain bernomor punggung 15 itu.

Satu umpan kunci, 84 persen akurasi operan di sepertiga akhir pertahanan lawan, serta 100 persen akurasi umpan jauh membuktikan kualitas Guler yang tak main-main. Ia juga melakukan tiga pemulihan penguasaan bola per gim. Pada laga penentu kontra Salzburg, misalnya, Guler mencatatkan sembilan kemenangan duel dengan catatan 100 persen.

Gelandang Salzburg Soumaila Diabate (kiri) menekel gelandang Real Madrid Arda Guler pada laga Piala Dunia Antarklub di Philadelphia, 26 Juni 2025.

”Arda (Guler) adalah satu pemain yang bisa terlihat istimewa ketika lebih sering mendapatkan bola. Semakin banyak bola dikuasainya, permainannya kian membaik serta permainan tim juga lebih baik,” ucap Alonso tentang peran Guler dalam skemanya seperti dilansir Marca.

Guler juga merasakan lebih diandalkan bersama Alonso. Komunikasi dan pendekatan permainan Real di bawah kendali Alonso membantu Guler bisa memberikan pengaruh lebih besar untuk tim.

”Saya merasa baik dengannya (Alonso) karena ia suka mengontrol tempo, menginginkan lebih banyak umpan pendek, dan ia melihat saya sebagai sosok gelandang,” kata Guler yang berambisi membantu Real meraih gelar Piala Dunia Antarklub.

Terkait melawan Juve, Alonso mengingatkan anak asuhannya untuk tidak terpaku dengan kekalahan Juve melawan City. ”Mereka tetap tim dengan sejarah besar. Laga akan berjalan sulit,” tutur Alonso.

Kontribusi gol

Yildiz adalah pemain yang paling konsisten memberikan kontribusi gol bagi Juve dalam tiga laga di AS. Dalam tiga gim itu, Yildiz menyumbang tiga gol menghadapi Wydad Casablanca dan Al Ain, lalu memberikan sebuah asis kontra Manchester City.

Tiga gol yang dicatatkan Yildiz membuktikan insting golnya. Dua tercipta melalui sepakan keras luar kotak penalti, kemudian satu gol lagi dihadirkan dari dalam kotak berdimensi 16 meter.

Striker Juventus Dusan Vlahovic merayakan gol ke gawang Manchester City bersama gelandang Kenan Yildiz pada laga Piala Dunia Antarklub di Orlando, 26 Juni 2025.

Tiga dribel sukses dan lima umpan kunci menjadi bekal Yildiz untuk memerankan nomor 10 di Juve. Tidak hanya mampu mencetak gol, ia juga piawai mengkreasikan peluang untuk rekan setimnya.

Yildiz pun menyebut Guler, sahabatnya, sebagai salah satu bintang muda yang menjadi pesaingnya di Piala Dunia Antarklub. ”Banyak pemain hebat, terutama Arda Guler, di Real Madrid. Dia memiliki talenta fantastis dan memiliki masa depan cerah, tetapi saya tidak ingin katakan siapa yang lebih baik di antara kami,” kata Yildiz kepada La Gazzetta dello Sport.

Lebih lanjut, Yildiz tidak gentar menghadapi Real. Ia senang bisa berjumpa dengan teman baiknya, seperti Guler dan bek anyar Real, Dean Huijsen.

”Real Madrid mungkin tim terbaik di dunia saat ini, tetapi siapa pun lawannya tidak masalah bagi kami. Fokus kami mengalahkan Real,” tuturnya.

Idola Yildiz, Alessandro Del Piero, menganggap Pelatih Juve Igor Tudor memberikan sentuhan signifikan terlepas dari kekalahan telak 2-5 dari Manchester City pada gim pamungkas fase grup.

”Performa meraka bagus, lolos dari babak penyisihan sangat penting. Saya melihat ada energi baru di lapangan dan pemain menampilkan sesuatu luar biasa. Saya sebagai seorang penggemar, berharap yang terbaik untuk tim saya (Juve),” ujar Del Piero dilansir laman FIFA.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra