Meskipun diselimuti antusiasme, kedatangan Ruben Amorim belum bisa menjadi solusi instan bagi Manchester United. ”Setan Merah” perlu adaptasi dengan sistem baru.
25 Nov 2024 03:24 WIB · Olahraga
IPSWICH, MINGGU — Pergantian manajer belum menerbitkan asa kebangkitan Manchester United di Liga Inggris 2024-2025. Debut juru taktik anyar Ruben Amorim hanya menghasilkan hasil imbang 1-1 kontra Ipswich Town, Senin (25/11/2024) dini hari WIB, di Stadion Portman Road.
”Setan Merah” memulai pertandingan dengan sempurna. Marcus Rashford membawa tim tamu unggul melalui sontekan menyambut umpan silang Amad Diallo.
Gol itu hanya berjarak 88 detik dari sepak mula. Segalanya terlihat ideal pada awal kebersamaan MU bersama Ruben Amorim. Namun, setelah unggul cepat, MU gagal menjaga intensitas serangan.
Mereka lebih banyak ditekan oleh Ipswich yang enggan kalah di depan suporter sendiri. Puncaknya, sepakan keras gelandang serang Omari Hutchinson menyejajarkan angka di papan skor saat waktu normal babak pertama tersisa dua menit.
Gol perdana Hutchinson di Liga Inggris tertolong defleksi kepala Noussair Mazraoui yang membuat bola melayang dan gagal diantisipasi Andre Onana. Hasil remis di Portman Road menunjukkan laga debut bagi manajer tetap MU tidak pernah mudah.
Pendahulu Amorim, seperti Erik ten Hag dan Louis van Gaal, memulai rezim mereka di Old Trafford dengan kekalahan dengan skor serupa 1-2. Ten Hag dipermalukan Brighton & Hove Albion, sedangan Van Gaal tumbang dari Swansea City.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/25/e871708c-50ce-4ed5-a697-9b67adbf4825_jpg.jpg)
MU pun gagal masuk ke zona 10 besar akibat hanya menambah satu poin di pekan ke-12. Setan Merah masih duduk di peringkat ke-12 dengan 16 poin. Selisih mereka dengan zona empat besar semakin melebar dengan gap enam poin.
”Saya pikir pemain saya terlalu banyak berpikir. Kami kehilangan bola tanpa tekanan. Namun, setidaknya mereka sungguh-sungguh mencoba dan ingin bermain dengan sistem yang kami rencanakan,” tutur Amorim seusai laga kepada Sky Sports.
”Kami hanya memiliki waktu bersama selama dua hari sebelum gim ini. Kami harus membekali pemain dengan ide baru sekarang dan mencoba menjadi lebih baik di gim selanjutnya,” tambahnya.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/25/78520a87-3149-49f9-a679-25e4ab18bcf6_jpg.jpg)
Walaupun hasil akhir belum sesuai harapan, skuad MU telah menyajikan sinyal perubahan skema bermain di bawah kendali Amorim. Juru latih asal Portugal itu langsung mengadopsi taktik favoritnya bersama Sporting Lisbon, 3-4-2-1, pada gim perdana bersama MU.
Diago Dalot dan Diallo mengisi pos gelandang sayap. Casemiro dan Christian Eriksen berperan sebagai pivot. Dua gelandang serang ditempati Bruno Fernandes dan Alejandro Garnachio.
Pekan ini saya berbicara (kepada media) lebih banyak dari pada selama empat tahun di Sporting. Saya ingin mendapatkan kesempatan untuk fokus bekerja bersama pemain saya.
Hal menarik diputuskan Amorim dengan menempatkan Rashford sebagai penyerang tengah. Posisi itu sejatinya adalah peran murni Rashford, tetapi pemain lulusan akademi MU itu sudah lama tidak merasakan bermain sebagai sumber gol utama.
Kali terakhir Rashford bermain sebagai penyerang tengah ketika MU melawan Chelsea di Stamford Bridge, 5 April lalu. Amorim pun mencadangkan dua penyerang MU, Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/25/5a6f2690-c5b7-4b5c-ba36-f35424e91bfb_jpg.jpg)
Di luar soal formasi, permainan MU juga sudah mulai berusaha tampil dengan filosofi Amorim yang gemar mendominasi penguasaan bola. MU catatkan 60 persen penguasaan bola di Portman Road. Angka itu melonjak dibandingkan dengan rerata 52 persen penguasaan bola per gim di Liga Inggris musim ini.
Tuntutan Amorim agar anak asuhannya berani memainkan operan juga mewujudkan perbaikan signifikan dalam permainan Fernandes dan kawan-kawan. Pada 11 gim Liga Inggris sebelumnya, Setan Merah mengoleksi rerata 443 operan sukses dan 83 persen operan akurat per laga.
Di kandang Ipswich, MU menghasilkan 563 operan sukses. Tingkat operan akurat pun mencapai 87 persen.
Namun, MU patut meningkatkan operan progresif. Sebanyak 64 persen dari total jumlah operan akurat itu merupakan operan yang tersaji di bidang lapangan sendiri. Alhasil, peningkatan operan itu belum berjalan lurus dengan kualitas serangan skuad Setan Merah.
Dari sisi kreasi peluang, MU menciptakan jumlah tembakan yang sama dengan Ipswich. Kedua tim melakukan 11 tembakan. Ipswich justru menyerang lebih baik karena menghasilkan enam tembakan tepat sasaran dan tiga peluang besar.
Tak heran, Ipswich hasilkan 1,75 expected goals (xG). Adapun MU hanya bisa catatkan empat tembakan tepat sasaran dan 0,9 xG.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/25/5502e1a1-d7cb-4937-8be2-73da706234f3_jpg.jpg)
MU bisa terhindar dari kekalahan berkat performa gemilang Onana. Kiper asal Kamerun itu menghalau dua kesempatan terbaik penyerang Ipswich, Liam Delap. Pada menit ke-40, Onana menghalau sepakan Delap dengan probabilitas gol 35 persen dengan lengannya.
Memasuki menit ke-52, Delap melakukan sontekan di muka gawang MU dengan kemungkinan gol mencapai 68 persen. Kaki Onana bisa menghalau bola masuk ke gawangnya.
Amorim pun mengakui masih banyak hal yang harus dibenahi untuk MU. Ia meminta kepada semua pihak agar tidak mengganggunya lagi selama masa adaptasi bersama skuad MU.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/25/ed77dfc0-a39f-4c4e-814b-6b672b487e36_jpg.jpg)
”Pekan ini saya berbicara (kepada media) lebih banyak daripada selama empat tahun di Sporting. Saya ingin mendapatkan kesempatan untuk fokus bekerja bersama pemain saya. Tidak ada yang lain,” tutur Amorim yang mempersembahkan dua trofi Liga Portugal untuk Sporting.
Gelandang bertahan sekaligus kapten Ipswich, Sam Morsy, kecewa timnya gagal mengoleksi kemenangan perdana di musim ini.
”Kami menunjukkan beberapa momentum yang bagus sehingga kecewa tidak bisa mendapatkan kemenangan. Kiper mereka membuat sejumlah penyelamatan gemilang,” ucap Morsy dilansir BBC.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko Prihananto