Resmi, Xabi Alonso Pelatih Baru Real Madrid

Xabi Alonso resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid. Ia akan mulai bertugas memimpin Real di Piala Dunia Antarklub 2025.

25 Mei 2025 18:03 WIB · Olahraga

Oleh Yulvianus Harjono

MADRID, MINGGU — Real Madrid resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru menggantikan Carlo Ancelotti yang direkrut tim nasional sepak bola Brasil. Dia dikontrak hingga 30 Juni 2028 di klub raksasa Spanyol itu.

Seperti diberitakan BBC, Minggu (25/5/2025), Alonso akan memimpin Real Madrid untuk ajang Piala Dunia Antarklub pada 14 Juni-13 Juli mendatang. Ia akan diperkenalkan sebagai pelatih baru ”Los Blancos” pada Senin (26/5/2025).

Alonso, yang pernah tampil 236 kali sebagai pemain Real, dianggap pelatih yang tepat untuk menggantikan Ancelotti. Sebagai pemain, ia pernah dua kali mengangkat ”Si Kuping Lebar”, julukan trofi Liga Champions Eropa, yaitu bersama Liverpool (2005) dan Real Madrid (2014).

Trofi Piala Dunia FIFA juga pernah diraihnya bersama Spanyol pada 2010 silam. Belum lagi, sederetan gelar juara domestik. Hampir di setiap klub yang disinggahinya selama menjadi pemain, Alonso meninggalkan jejak juara.

Ia pernah menjuarai Piala FA bersama Liverpool, juara Liga Spanyol dan Piala Spanyol dengan Real, dan meraih hattrick atau tiga gelar juara beruntun di Liga Jerman bersama Bayern Muenchen.

Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso menghadiri jumpa pers di Leverkusen, Jerman, Jumat (9/5/2025). Alonso mengungkapkan akan pergi dari Leverkusen dan pindah ke klub lain.

Bukan tanpa alasan Real Madrid berani merekrut Alonso yang tergolong pelatih muda, yaitu 43 tahun. Mereka butuh penyegaran, seperti saat merekrut Zidane untuk pertama kali pada 2016 silam. Pada saat itu, Zidane juga berusia 43 tahun.

Madrid bukanlah klub asing baginya. Selain pernah membela klub itu sebagai pemain, ia juga memulai karier melatihnya di sana. Setelah pensiun pada 2017, Alonso memimpin tim U-14 di Akademi Real Madrid. Ia lantas promosi untuk menjadi Pelatih Real Sociedad B yang tampil di Divisi Segunda, kasta kedua sepak bola Spanyol.

Setelah itu, ia hijrah ke Jerman untuk memimpin Bayer Leverkusen. Meskipun pengalamannya belum banyak, ia terbukti sukses menjadi pelatih. Pada musim keduanya sebagai pelatih di Jerman, yaitu 2023-2024, ia membawa Leverkusen menjuarai Liga Jerman untuk kali pertama sepanjang sejarah klub itu.

Hegemoni Bayern Muenchen pun diruntuhkannya dengan tambahan koleksi trofi Piala Liga Jerman dan Piala Super Jerman. Di ajang kontinental, ia bahkan membawa Leverkusen ke final Liga Europa. Namun, saat itu, ia dan timnya dikalahkan Atalanta, 0-3, pada partai puncak.

Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso mengangkat piala liga Jerman di Stadion BayArena, Leverkusen, Jerman dalam pertandingan divisi pertama Jerman antara Bayer Leverkusen dan FC Augsburg di Leverkusen, Sabtu (18/5/2024). Bayer Leverkusen menutup musim 2023-2024 tanpa kekalahan. AFP/INA FASSBENDER 18-05-2024

Hal yang menakjubkan, Leverkusen bersama Alonso mengukir sejarah sebagai satu-satunya juara yang tak terkalahkan semusim di Liga Jerman. Mereka juga mencatatkan 51 laga tak terkalahkan di sejumlah ajang, melewati rekor Benfica (Portugal) dengan 48 laga pada 1963-1965.

Capaian mentereng Alonso itu bisa menjadi modal bagus Real untuk setidaknya menghidupkan kembali persaingan di Spanyol dengan rival abadinya, Barcelona FC, yang tengah membangun ulang kejayaan bersama pelatih barunya, Hansi Flick.

”Dia (Alonso) telah melakukan pekerjaan luar biasa (di Leverkusen). Pintu selalu terbuka untuknya karena dia telah menunjukkan sebagai salah satu yang terhebat di dunia,” ungkap Ancelotti tentang penerusnya. (BBC)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulvianus Harjono
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Rosdiana Sitompul