Gian Piero Gasperini bertekad mengembalikan marwah AS Roma sebagai raksasa Italia. Namun, Gasperini masih butuh pemain baru untuk lengkapi partikel skuad ”Serigala”.
29 Jul 2025 16:50 WIB · Olahraga
Rasanya tidak ada penggemar klub Liga Italia lain yang memiliki antusiasme sebesar pendukung AS Roma. Kedatangan Pelatih Gian Piero Gasperini menerbitkan harapan baru bagi ”Si Serigala” untuk kembali kekal bersaing di papan tengah, juga menutup siklus paceklik trofi domestik selama 17 tahun.
Gasperini datang ke ibu kota Italia dengan menanggalkan predikatnya sebagai juru taktik tersukses dalam sejarah Atalanta. Klub semenjana asal kota Bergamo di Lombardia, kawasan Italia utara, itu dinaikkan derajatnya oleh Gasperini hingga konsisten menembus zona Liga Champions lima kali dalam tujuh musim terakhir.
Sementara itu, Roma sudah terlempar dari status elite di Liga Italia. Sejak musim 2018-2019, tim pemilik tiga gelar Liga Italia itu sudah tidak pernah menembus zona empat besar. Alhasil, anthem Liga Champions nan ikonik dan bisa membuat bulu kuduk pemain berdiri tak lagi terdengar di Stadion Olimpico.
Catatan mengenaskan itu punya harapan untuk diakhiri pada musim kampanye kompetisi 2025-2026. Kedatangan Gasperini membuat penggemar Si Serigala dipayungi optimisme besar.
Pasalnya, juru taktik berusia 67 tahun itu sudah masyhur mampu menyulap skuad biasa-biasa saja menjadi salah satu tim dengan permainan paling menghibur dan paling ditakuti di Eropa.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/03/acfd69e9-c09b-47fd-b863-7a4e038fa299_jpg.jpg)
Jika melihat susunan pemain Roma saat ini, Gasperini sejatinya pantas tenang. Terdapat pemain-pemain berkualitas di setiap lini.
Dimulai dari Mile Svilar di bawah mistar gawang. Kiper berusia 25 tahun itu hanya kalah dari penjaga gawang Napoli, Alex Meret, dalam daftar laga nirbobol terbanyak di Liga Italia musim lalu. Meret tak kemasukan 17 laga, sedangkan Svilar menjaga gawang tidak kebobolan dalam 16 laga.
Di lini pertahanan, Si Serigala dihuni Evan Ndicka dan Gianluca Mancini. Juga ada Zeki Celik yang bisa menempati salah satu tempat pada formasi tiga bek tengah sejajar andalan Gasperini.
Untuk pos bek sayap, Angelino berpeluang masih menjadi andalan di sisi kiri. Adapun posisi bek sayap kanan berlimpah talenta hebat, sebut saja Devyne Rensch, Saud Abdulhamid, hingga Wesley yang baru direkrut dari Flamengo.
Berbicara sektor serangan, Gasperini tentu bakal berpegang kepada kualitas duo Argentina, Paulo Dybala dan Matias Soule. Ketika Lorenzo Pellegrini sudah sembuh dari cedera, variasi pengisi pos gelandang serang/penyerang sayap dalam skema 3-4-2-1 khas Gasperini semakin beragam.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/03/4ba8bfe3-79d0-40a5-a33b-6101d4978019_jpg.jpg)
Posisi penyerang tengah menjadi arena persaingan Artem Dovbyk serta Evan Ferguson yang dipinjam dari Brighton & Hove Albion. Ferguson sudah mencetak empat gol dalam dua laga ekshibisi yang dijalaninya berseragam Roma.
Sebanyak empat gol dilesakkan pemain berusia 20 tahun itu menghadapi UniPomezia, lalu gol tunggal keunggulan 1-0 atas tim Jerman, Kaiserslautern, Sabtu (26/7/2025).
Kendala utama Gasperini justru berada di jantung permainan. Ia belum puas dengan keberadaan Manu Kone, Bryan Cristante, Ebrima Darboe, dan Niccolo Pisilli. Pembelian gelandang tengah asal Maroko, Neil El Aynaoui, dimaksudkan untuk mempertebal pilihan di lini tengah.
Meskipun sudah mendatangkan tiga pemain di tiga posisi yang kurang kedalaman musim lalu, Gasperini belum berpikir undur diri dari bursa transfer musim panas.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Roma sudah mengamankan pembelian gratis kiper baru, Devis Vasquez. Kiper yang musim lalu membela Empoli itu sepakat memutus kerja sama dengan AC Milan, klub induknya. Vasquez akan menjadi pelapis Svilar.
Selanjutnya, Corrierre dello Sport edisi Selasa (29/7/2025) menyebut Roma sudah mencapai kesepakatan dengan Hellas Verona untuk merekrut bek tengah muda Italia, Daniele Ghilardi.
Sejumlah media Italia juga menyebut posisi Cristante belum aman di Roma. Gasperini membuka peluang pertukaran Cristante dengan gelandang Juventus asal Amerika Serikat, Weston McKennie.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/21/67efcb3d-6e60-4fb1-af16-2a5ec7eaafb9_jpg.jpg)
Menurut Gasperini, pembelian pemain baru bertujuan untuk mengganti sejumlah pemain yang pergi musim panas ini. Sebanyak 11 pemain meninggalkan Stadion Olimpico untuk berganti jersei pada kampanye kompetisi 2025-2026.
”Ini bukan alasan karena kenyataannya seperti itu dan kami tidak bisa munafik jika melihat pemain yang pergi dan kekurangan skuad. Aritmatika bukan opini, melainkan sesuai dengan kuantitas skuad yang kami miliki,” ujar Gasperini, seperti dikutip Corriere dello Sport.
Lebih lanjut, Gasperini ingin manajemen Roma segera merampungkan aktivitas di bursa transfer untuk mendatangkan pemain sesuai kebutuhannya.
Menurut sejumlah rumor, Si Serigala mendekati Jonathan Rowe (penyerang sayap/Olympique Marseille), Nikola Krstovic (penyerang tengah/Lecce), Andrei Ratiu (bek sayap/Rayo Vallecano), Nayef Aguerd (bek tengah/West Ham United), serta Matt O’Riley (gelandang tengah/Brighton & Hove Albion).
”Saya berharap keinginan kami bisa terwujud. Saya tahu negosiasi bisa berjalan lebih dari sebulan. Durasi transfer dan harapan pelatih tidak pernah sejalan, tetapi pelatih akan senang ketika klub bisa mencapai kesepakatan” ucap Gasperini.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/23/fbc4b805-6b2b-40ad-bbaa-8421db33cb1a_jpg.jpg)
Setelah menjalani dua laga uji coba, Roma masih memiliki empat agenda uji coba. Empat laga itu meliputi kontra Cannes (31/7/2025), Lens (2/8/2025), Aston Villa (7/8/2025), dan Everton (9/8/2025). Ia optimistis skuad Roma bisa semakin baik untuk menyambut laga perdana Liga Italia kontra Bologna, 24 Agustus mendatang, di Olimpico.
”Tim sudah memiliki identitas, tetapi segalanya masih bisa ditingkatkan, termasuk kebugaran pemain,” lanjutnya.
Fabio Capello, pelatih terakhir yang mempersembahkan titel scudetto bagi Roma pada 2000-2001, menilai Roma dan Gasperini harus saling bersabar untuk menyajikan hasil positif pada awal musim 2025-2026. Ia menganggap Gasperini adalah sosok pelatih ideal yang dibutuhkan Roma.
”Gasperini berada dalam jalur untuk memenangi titel di klub sebelumnya. Ia adalah seorang pemimpin yang mengutamakan respek, jadi tim juga harus percaya dengannya. Hasil perubahan Roma di bawah Gasperini tidak bisa dilihat dalam waktu dekat, tetapi dampaknya akan tersaji dalam perjalanan musim yang panjang,” kata Capello kepada La Gazzetta dello Sport.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar