Kantor SAR Surabaya mendukung operasi SAR KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
13 Sep 2026 13:36 WIB · Lingkungan
KOMPAS/AMBROSIUS HARTO
SURABAYA, KOMPAS — Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Surabaya mengirimkan helikopter serta kapal untuk mendukung operasi pencarian Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa dekat Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026).
Virgo Transport 8 adalah feri roll-on roll-off (roro) rute Surabaya-Banjarmasin. Bahtera milik PT Virgo Karya Shipping (VKS) ini mengangkut 243 orang dengan 30 orang di antaranya ialah nakhoda dan kru.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/13/e80834ddc7883e4e557284c08ee02c6a-antarafoto_posko_evakuasi_kecelakaan_kapal_motor_di_banjarmasin_1789288506.jpg)
KMP Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (12/9/2026) pukul 10.13 WIB. Tujuannya ialah Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Namun, dalam perjalanan, KMP Virgo Transport 8 hilang kontak pada pukul 02.00 Wita.
Menurut informasi dari Kantor SAR Banjarmasin, kapal dihantam cuaca buruk, miring ekstrem, dan terbalik. Posisi terakhir kapal pada koordinat 4’31”5182 Lintang Selatan dan 114’2’688 Bujur Timur. Lokasi ini berjarak sekitar 80 mil laut (148,2 kilometer) dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin, atau 4 jam perjalanan sebelum memasuki out bar atau batas luar alur pelayaran Muara Taboneo.
Pukul 04.10 Wita, VKS melaporkan KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan untuk mendapat bantuan. Pukul 04.30 Wita, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan tim dengan KN SAR Laksmana-241 dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Untuk membantu Operasi SAR di Kalimantan Selatan, Kantor SAR Surabaya memberangkatkan KN SAR Permadi-249 dan Helikopter SAR HR-3601. Permadi-249 berangkat dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Minggu pukul 08.30 WIB. Adapun HR-3601 terbang dari Pangkalan Udara Angkatan Laut Juanda, Sidoarjo, pukul 08.22 WIB.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/13/24a447bd6b6b82cb699478d93e6792a8-WhatsApp_Image_2026_09_13_at_11.09.47.jpeg)
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, Permadi-249 membawa 4 penyelamat SAR dan 2 penyelamat Direktorat Kepolisian Perairan Polda Jatim. Permadi-249 akan tiba di area Operasi SAR pada Minggu malam ini.
Nanang melanjutkan, HR-3601 membawa 2 penyelamat SAR. Helikopter sudah tiba di Banjarmasin pada pukul 11.30 Wita. Anggota akan berkoordinasi dengan Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana selaku Koordinator Operasi SAR.
”Kami berharap Operasi SAR berjalan dengan lancar dan semua korban dapat ditemukan dan diselamatkan,” ujar Nanang, Minggu (13/9/2026).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/13/2c078435f9f28092ad0870044e9d8c21-antarafoto_posko_evakuasi_kecelakaan_kapal_motor_di_banjarmasin_1789288520.jpg)
Informasi dari Banjarmasin sampai dengan pukul 12.30 WIB menyebutkan, sementara ini ada 115 orang dari Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Selain itu, 1 orang dievakuasi dalam kondisi meninggal.
Sementara kapal-kapal yang membantu evakuasi, antara lain, Tug Boat (TB) TCP membawa 38 orang selamat. TB Majuhan IX membawa 15 orang selamat dan 1 orang meninggal. Selain itu, Motor Vessel (MV) Handa membawa 32 orang selamat.
Kecelakaan yang dialami oleh Virgo Transport 8 ini menambah panjang daftar kenaasan dalam pelayaran penumpang. Sebelumnya, ada 601 operasi SAR pelayaran kurun waktu Januari-Agustus 2026. Kecelakaan laut delapan bulan terakhir mengakibatkan kematian 239 jiwa dan 203 jiwa hilang yang termasuk dalam 3.607 jiwa total korban.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/13/374f45efc684174c1f09204895ffaad9-Screenshot_2026_09_13_at_10.45.36.png)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/13/77ec1f45fa833c079ec15e35a2df2c64-Virgo_Transport_8.jpg)
Dari jenis kecelakaan laut, yang mayoritas terkait dengan situasi man over board atau laporan penumpang jatuh ke air (178 laporan). Selanjutnya, kapal mati mesin dengan 103 laporan dan kapal hilang kontak 92 laporan.
Di bulan lalu atau Agustus 2026, serangkaian kecelakaan laut dialami oleh sejumlah kapal. KMP Prince Soya kebakaran di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026). Kebakaran akibat kecelakaan kerja ini tidak mengakibatkan kematian kru dan calon penumpang. Sebanyak 37 orang selamat.
KMP Mutiara Sentosa II milik PT Atosim Lampung Pelayaran kebakaran di perairan Sumenep, Laut Jawa, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Lima penumpang meninggal, sedangkan 233 penumpang berhasil selamat. Kebakaran KMP Putri Yasmin rute Padang Bai-Lembar milik PT Jemla Ferry di Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026). Kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal. Sebanyak 211 penumpang berhasil diselamatkan.
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Harry SusiloPenyelaras Bahasa:
Retma Wati