LEBARAN 2026

Sederet Instruksi Prabowo Jelang Lebaran: Jaga Harga Pangan hingga THR ASN Tepat Waktu

Dalam sidang kabinet paripurna, Presiden Prabowo meminta jajarannya untuk memastikan arus mudik Lebaran 2026 berjalan baik, aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.

13 Mar 2026 21:24 WIB · Politik & Hukum

Cahyo-Biro Pers, Media, dan Informasi Se

Oleh Kurnia Yunita Rahayu

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajarannya untuk memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Lebaran 2026 berjalan baik, aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Untuk itu, ia menekankan sejumlah hal, di antaranya stabilitas pasokan dan harga pangan, peningkatan pelayanan publik terutama di tempat-tempat peristirahatan hingga kepastian pencairan THR untuk seluruh ASN.

”Untuk semua kementerian dan badan, saya berharap bahwa kita laksanakan persiapan menghadapi Lebaran. Kita yakinkan mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang,” ujar Presiden Prabowo dalam pengantar sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Presiden memberikan penekanan spesifik kepada sejumlah menteri. Untuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Presiden meminta agar penerapan kebijakan diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol dijalankan sebaik-baiknya. ”Dan pastikan pelayanan yang baik di setiap tempat,” tambahnya.

Presiden juga meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo untuk mengerahkan sarana dan prasarana yang dimiliki untuk membantu kelancaran pemudik. Kapal milik TNI Angkatan Laut, misalnya, bisa dikerahkan untuk mengangkut pemudik. ”Saya kira Kepolisian Negara Republik Indonesia juga punya aset-aset dan sarana-sarana yang bisa untuk membantu,” ujarnya.

Selain itu, Presiden memerintahkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf untuk memastikan penyaluran bantuan pangan dan bantuan sosial reguler tetap sasaran dan tepat waktu. ”Saya juga minta para kementerian dan lembaga untuk melakukan percepatan belanja prioritas pemerintah untuk masyarakat seperti FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan), bantuan stimulan perumahan swadaya,” ujarnya.

Sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Presiden juga memberikan atensi pada pentingnya pencairan tunjangan hari raya (THR) Lebaran bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) pusat maupun daerah tepat waktu. Untuk memastikan hal ini, ia memerintahkan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi Rosan Roeslani.

”Juga transportasi online yakinkan bahwa yang kita tentukan harus sampai ke mereka, yaitu Rp 400.000 sampai dengan Rp 1,6 juta per orang,” tambahnya.

Hal lainnya, Presiden meminta agar kualitas pelayanan di tempat-tempat peristirahatan, seperti di pelabuhan, bandara, dan stasiun, ditingkatkan. ”Usahakan tidak ada antrean yang tidak terkendali,” katanya.

Presiden pun meminta ketersediaan BBM, pasokan listrik, dan jaringan internet terus stabil. ”Ini adalah Lebaran kedua pemerintahan kita, Menko Pangan (Zulkifli Hasan), Menteri Perdagangan (Budi Santoso), Menteri Pertanian (Amran Sulaiman), pastikan agar pasokan pangan stabil dan aman dan harga-harga bisa kita jaga,” katanya.

Sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

143,91 juta pemudik

Dudy Purwagandhi mengatakan, berdasarkan hasil survei pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026, tercatat 50,60 persen penduduk Indonesia atau setara sekitar 143,91 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Angka ini menurun 1,75 persen dibandingkan hasil survei pada 2025 yang jumlahnya sekitar 146 juta orang. Namun, realisasi pada 2025 justru mencapai 154 juta orang. ”Artinya, mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka survei,” ujarnya.

Masih mengacu hasil survei, pergerakan terbesar berasal dari Jawa Barat, disusul oleh Jakarta dan Jawa Timur. Dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Kemudian, mobil pribadi menjadi sarana utama pemudik dengan total 76,24 juta orang, disusul oleh sepeda motor dan kendaraan bus.

Untuk mengurai kepadatan, penerapan bekerja di mana saja (work from anywhere/WFA) pada 16-17 Maret 2026 diharapkan mampu melandaikan puncak keberangkatan yang diprediksi akan jatuh pada 14 Maret 2026. Begitu pula dengan diterapkannya WFA pada 25-27 Maret 2026 juga diharapkan bisa mengurai arus balik sehingga tak menumpuk pada 25 Maret 2026 atau saat masa cuti bersama telah selesai.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan pers usai rapat persiapan musim mudik Idul Fitri 2026 di Palembang, Sumsel, Rabu (25/2/2026).

Dudy melanjutkan, pihaknya telah mempersiapkan sarana transportasi darat meliputi 31.000 unit bus, transportasi laut sebanyak 840 unit kapal, transportasi penyeberangan 254 unit kapal, transportasi udara 372 unit pesawat, dan transportasi kereta api 3.687 unit sarana.

”Kami juga memastikan sarana transportasi tersebut dalam kondisi layak jalan dengan melakukan pemeriksaan atau ramp check kepada seluruh moda transportasi meliputi transportasi darat, laut, penyeberangan, udara, dan kereta api,” tambahnya.

Menyangkut diskon, pemerintah telah memberikan stimulus berupa diskon tarif transportasi untuk masyarakat dengan rentang di antara 21,9 persen untuk transportasi penyeberangan, kemudian 30 persen untuk kapal laut dan kereta api, serta diskon tiket pesawat 17-18 persen, juga diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk semua ruas yang berlaku pada tanggal 15, 16, dan 26, 27 Maret 2026.

Pemerintah juga mempersiapkan program mudik gratis untuk moda transportasi darat, laut, dan kereta api yang akan melayani 113.262 penumpang dan 12.140 sepeda motor. Program mudik gratis juga diberikan untuk daerah pascabencana di Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono melepas Tim Mudik Gesit 2026 di Menara Kompas, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Tim yang terdiri dari media-media di bawah KG Media ini akan menyebar ke jalur-jalur utama untuk meliput arus mudik Lebaran 2026.

KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA)
13-03-2026

Selain itu, Kementerian Perhubungan mempersiapkan operasi berbasis digital yang meliputi pemantauan cuaca, peringatan dini BMKG, serta pantauan dari 7.156 CCTV yang diharapkan mampu untuk memantau pergerakan selama angkutan Lebaran pada tahun ini.

Tak hanya itu, pemerintah akan mengeluarkan surat keputusan bersama yang akan membatasi pergerakan truk sumbu tiga atau lebih demi mengamankan perjalanan masyarakat yang mudik.

”Kami juga mempersiapkan skema buffer zone secara berlapis dengan kapasitas 13.811 unit kendaraan dan 2.200 unit truk serta 5.000 sepeda motor. Kami juga menerapkan delaying system untuk kawasan pelabuhan Bakauheni yang tersebar pada sepuluh titik buffer zone,” katanya.

Khusus menyangkut lintas penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera, disiapkan lima jalur penyeberangan atau lebih banyak dari tahun lalu yang hanya empat lintasan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Kurnia Yunita Rahayu
 | 

Editor:

A. Ponco Anggoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan