Piala Dunia 2026 menjadi momen pembuktian terakhir bagi sejumlah pemain kawakan top yang absen dalam edisi sebelumnya. Siapa saja mereka?
13 Jun 2026 05:28 WIB · Olahraga
AP Photo/Moises Castillo
Sejumlah bintang veteran kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen pada edisi sebelumnya. Mereka bersiap menampilkan tarian terakhir di pesta sepak bola terbesar ini.
Empat tahun lalu, Piala Dunia di Qatar kehilangan sebagian daya tarik karena absennya sejumlah pemain bintang. Hal itu disebabkan cedera parah yang mendera menjelang putaran final atau karena negara sang pemain tak lolos kualifikasi.
Kini, para bintang yang sudah di pengujung karier itu kembali mendapat kesempatan menunjukkan sinarnya di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sebagian bahkan masih menjadi tulang punggung tim nasional masing-masing.
Siapa saja mereka?
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/12/6daf6d88-94fa-431a-9580-6e8d0fb15db0_jpg.jpg)
Bomber Bosnia-Herzegovina ini sudah absen selama 12 tahun dari panggung Piala Dunia. Pemain berusia 40 tahun itu terakhir menikmati atmosfer laga Piala Dunia saat perhelatan di Brasil pada 2014.
Pada turnamen kala itu, Dzeko sedang berada di puncak kariernya bersama Manchester City. Dia pun tampil di semua tiga partai penyisihan Grup F melawan Argentina, Nigeria, dan Iran.
Saya tidak pernah terpikir bahwa akan bermain pada usia 40.
Sayang, langkah Bosnia-Herzegovina yang waktu itu berstatus tim debutan kandas di penyisihan grup. Skuad ”The Dragons” tumbang 1-2 dari Argentina dan 0-1 dari Nigeria.
Namun, pada laga terakhir yang sudah tak menentukan, Bosnia-Herzegovina mencatatkan kemenangan pertama mereka di Piala Dunia setelah melibas Iran dengan skor 3-1. Dzeko menjadi salah satu pencetak golnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2022/01/23/8ce28ebe-1f85-4ea7-9218-02dce04f0d1f.jpg)
Selepas itu, upaya Bosnia-Herzegovina untuk kembali ke pentas sepak bola tertinggi tersebut selalu mentok di babak kualifikasi. Namun, Dzeko tetap setia memenuhi panggilan timnas kapan pun diperlukan.
Hingga kini, striker setinggi 193 sentimeter itu telah mencatatkan 148 penampilan bersama skuad ”The Dragons” dengan 73 gol. Bahkan, salah satu golnya berjasa membawa Bosnia-Herzegovina menyingkirkan Italia di babak playoff menjelang Piala Dunia 2026.
”Saya tidak pernah terpikir bahwa akan bermain pada usia 40. Kalau Anda tanya saya 10 tahun lalu, mungkin saya akan menjawab tidak. Namun, saya mendengarkan tubuh saya dan bekerja keras sebelum dan sesudah latihan untuk membantu tubuh saya,” ujar Dzeko, seperti dikutip The Guardian.
Pada laga pembuka penyisihan Grup B yang berakhir imbang 1-1 melawan tuan rumah Kanada, Sabtu (13/6/2026) dini hari waktu Indonesia, Dzeko hanya duduk di bangku cadangan. Namun, bukan tak mungkin, pemain Schalke 04 itu akan diturunkan dalam laga-laga berikutnya untuk jadi pembeda saat situasi membutuhkan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/06/ebc7690e-3faf-4c88-a01b-be541fd79588.jpg)
Absennya Mo Salah pada edisi 2022 karena Mesir tak lolos kualifikasi disayangkan banyak penggemar bola. Penonton Piala Dunia kehilangan potensi sajian berkelas dari bintang yang sedang cemerlang bersama Liverpool saat itu.
Apalagi, publik belum bisa menikmati kemampuan penuh Salah pada penampilan perdananya di Piala Dunia 2018 di Rusia. Salah absen pada laga pertama Grup A melawan Uruguay karena belum pulih dari cedera bahunya. Mesir pun kalah 0-1 dalam laga tersebut.
Saya pikir kami mau membuat rakyat (Mesir) bangga.
Cedera itu diperoleh Salah pada partai final Liga Champions melawan Real Madrid sekitar tiga minggu sebelumnya. Sergio Ramos, bek Madrid, menjadi antagonis bagi pendukung Liverpool dan Mesir karena dituding sengaja menyebabkan cedera tersebut.
Pada dua laga berikutnya melawan tuan rumah Rusia dan Arab Saudi, Salah bermain penuh. Dia pun mencetak masing-masing satu gol dalam laga tersebut, tetapi tak cukup karena skuad ”The Pharaohs” tetap kalah sehingga tersingkir.
Kondisi bahu yang belum sepenuhnya pulih diduga masih memengaruhi Salah mencapai performa maksimalnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/04/24dcdcd74298c6316d690d36673f9cf1-Britain_Soccer_FA_Cup.jpeg)
Delapan tahun berselang, Salah yang kini berusia 34 tahun mengusung misi membawa Mesir melaju jauh untuk membayar kegagalan pada 2018 dan 2022. Sejauh ini, Salah sudah mencatatkan 114 penampilan di timnas dengan 65 gol.
Motivasi pembuktian sang kapten pun kian menebal setelah dia mengakhiri kontrak dengan Liverpool pada akhir musim lalu. Hubungan manis selama sembilan tahun itu sempat diwarnai konflik dengan manajemen klub pada musim lalu.
Dikutip dari media Ghana, 3news, Salah mengungkapkan bahwa timnya akan fokus di kamp pelatihan untuk berlatih lebih keras. ”Saya pikir kami mau membuat rakyat (Mesir) bangga. Dan, ya, kami akan melakukan yang terbaik,” ucapnya, Selasa (9/6/2026).
Pada Piala Dunia 2026 Mesir tergabung di Grup G bersama Belgia, Iran, dan Selandia Baru. Laga pertama melawan Belgia digelar pada Selasa (16/6/2026), pukul 02.00 WIB, di Seattle Stadium, AS.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/19/b1ad92df-877f-4d96-85f6-a61d5757d75a.jpg)
Mantan tandem Mo Salah di Liverpool ini kembali ke Piala Dunia bersama timnas Senegal setelah absen pada edisi 2022.
Mane memulai debutnya di Piala Dunia pada edisi 2018 di Rusia. Penyerang Al-Nassr itu berniat menebus kegagalannya tampil di Qatar empat tahun lalu karena cedera.
Saat itu, Mane yang bermain untuk Bayern Muenchen menderita cedera kaki parah dalam laga melawan Werder Bremen di Bundesliga. Kejadian itu hanya 13 hari menjelang laga perdana Senegal di Piala Dunia 2022 sehingga tak memungkinkan cukup waktu untuk pemulihan.
Dengan dirinya di lapangan, peluang kami memenangi pertandingan naik jadi 60 persen karena lawan khawatir ketika dia bermain.
Mane pun terpuruk dalam kesedihan mendalam akibat kondisi tersebut. Apalagi, performanya di timnas kala itu sedang tokcer-tokcernya menyusul kegemilangan menjuarai Piala Afrika 2021.
Kini, empat tahun berselang, Mane masih menunjukkan taji di usianya yang sudah memasuki 34 tahun. Sejauh ini, Mane telah mencatatkan 126 penampilan bersama skuad ”Singa Teranga” dengan torehan 54 gol.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2022/10/27/da7b8b22-ecad-4800-a3b9-035641369f0c.jpg)
Terakhir, Mane menjadi salah satu kunci kesuksesan Senegal dalam ajang Piala Afrika 2025. Senegal pun menang atas tuan rumah Maroko pada partai final meski kemudian gelar juara itu dicopot Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) karena skuad Senegal sempat melakukan walk-out di tengah laga.
Salah satu legenda Senegal, El Hadji Diouf, mengungkapkan, meski tak selincah seperti saat berusia 25 tahun, peran Mane masih sangat dibutuhkan timnas Senegal.
”Dengan dirinya di lapangan, peluang kami memenangi pertandingan naik jadi 60 persen karena lawan khawatir ketika dia bermain. Kita belum melihat akhir dari Mane,” ujar Diouf, seperti dikutip laman FIFA.
Senegal tergabung di grup neraka Piala Dunia 2026, yakni Grup I. Senegal harus berhadapan dengan tim favorit juara Perancis, kuda hitam Norwegia, dan Irak.
Laga pertama Senegal pun langsung bertemu dengan ”Les Bleus” pada Rabu (17/6/2026), pukul 02.00 WIB, di New York New Jersey Stadium, AS.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2024/09/11/97bc59ce-a69e-48d6-9f49-285111e23381.jpg)
Kembalinya Kolombia ke panggung Piala Dunia membawa serta bintang veteran yang bersinar saat edisi 2014 dan 2018 ini. Rodriguez, yang kini berusia 34 tahun, bersiap memberikan sentuhan magisnya lagi.
Sentuhan magis itu pernah dia tancapkan di memori penggemar bola pada edisi 2014 melalui gol indah ke gawang Uruguay dalam partai perdelapan final. Gol itu pun terpilih menjadi gol terbaik pada Piala Dunia 2014 sekaligus meraih Puskas Award pada tahun yang sama.
Kontribusi gelandang serang itu pun membawa Kolombia melaju jauh sebelum dihentikan tuan rumah Brasil di perempat final.
Meski hanya tampil hingga babak delapan besar, jumlah total enam gol yang dicetak Rodriguez tak bisa dikejar pemain lain sampai akhir turnamen sehingga membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak.
Performa Rodriguez menurun pada Piala Dunia 2018 karena dibayangi cedera betis. Dari tiga laga di babak penyisihan grup, Rodriguez yang kala itu berstatus pemain pinjaman di Bayern Muenchen hanya mencatatkan dua asis tanpa gol.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2020/10/01/FBL-ENG-LCUP-EVERTON-WEST-HAM_92178193_1601567064.jpg)
Dia bahkan harus ditarik lebih awal saat laga terakhir penyisihan grup melawan Senegal karena cederanya itu. Rodriguez pun absen saat Kolombia berhadapan dengan Inggris di perdelapan final, yang kemudian dimenangi Inggris itu.
Pada gelaran tahun ini, pemain yang membela klub AS, Minnesota United FC, tersebut kembali terpilih untuk menyandang ban kapten. Sepanjang kariernya di timnas, Rodriguez telah tampil sebanyak 126 kali dengan 31 gol.
Beberapa pemain berkontribusi lebih banyak dalam waktu 20 menit ketimbang pemain lain yang bermain penuh.
Pelatih Kolombia Nestor Lorenzo pun menaruh keyakinan penuh kepada Rodriguez. ”Beberapa pemain berkontribusi lebih banyak dalam waktu 20 menit ketimbang pemain lain yang bermain penuh,” ujarnya merujuk pada kapabilitas Rodriguez.
Kolombia berada di Grup K bersama salah satu favorit juara Portugal, Republik Demokratik Kongo, dan Uzbekistan. Tim ”La Tricolor” akan membuka laga melawan Uzbekistan pada Kamis (18/6/2026), pukul 09.00 WIB, di Stadion Azteca, Meksiko.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/09/10/e9d6c6ac-f3ec-47f5-81cf-81c8224d772c_jpg.jpg)
Nama terakhir ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga pencinta bola. Pahlawan Perancis pada Piala Dunia 2018 itu dipastikan kembali setelah absen pada edisi 2022.
Cerita final Piala Dunia 2022 pun boleh jadi berujung berbeda andaikan jangkar lini tengah itu memperkuat Perancis. Meski bertubuh kecil, Kante diberkahi stamina kuat, determinasi tinggi, dan kecerdikan membaca permainan.
Namun, nasib tak dapat ditolak. Pemain murah senyum dan kesayangan seluruh negeri itu harus merelakan mimpi tampil di edisi 2022 akibat cedera hamstring saat membela klubnya, Chelsea.
Kini, gelandang bertahan Fenerbache itu kembali dipercaya Pelatih Didier Deschamps meski usianya sudah menginjak 35 tahun. Saat memanggil kembali Kante untuk membela timnas pada November 2025, Deschamps menyebut Kante sudah kembali kepada penampilan terbaiknya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2022/04/29/61bc8503-083f-4129-9451-5679ea8f485d.jpg)
”Dia punya status dan pengalaman. Saat saya memanggilnya, itu untuk memainkan peran yang penting,” ujar Deschamps, dikutip Reuters.
Namun, tampaknya sang veteran akan mengisi peran sebagai pelapis tim utama dan kebutuhan rotasi. Hal ini seperti yang dilakoninya dalam tiga dari empat partai pemanasan Perancis menjelang Piala Dunia 2026.
Apa pun itu, kiprah para bintang veteran dalam Piala Dunia kali ini patut dinantikan. Bisa jadi ini ujung penampilan internasional mereka sebelum menutup karier. Maka, nikmatilah tarian terakhir mereka, wahai pencinta bola!
Penulis:
Mohamad Final DaengEditor:
Cornelius Helmy Herlambang