Barcelona berpacu dengan waktu untuk mendaftarkan lima pemain jelang musim baru Liga Spanyol. Terus mengatur siasat untuk mengatasi aturan batas gaji.
08 Agt 2025 11:44 WIB · Olahraga
BARCELONA, JUMAT — Kurang dari sembilan hari jelang laga pembuka Liga Spanyol melawan Real Mallorca, Barcelona masih belum bisa mendaftarkan lima pemain. Konflik dengan kiper Marc-Andre Ter Stegen memaksa Barca bersiasat untuk mengatasi aturan batas gaji demi bisa mendaftarkan pemain untuk melengkapi skuad.
Masalah pendaftaran pemain selalu membayangi Barca jelang dimulainya musim baru. Ini terjadi karena Liga Spanyol memiliki aturan ketat mengenai batas gaji. Hingga saat ini Barca masih perlu menyesuaikan diri dengan peraturan itu karena beberapa musim lalu mereka telah menghabiskan dana untuk gaji pemain melebihi batas yang diizinkan.
Jelang dimulainya musim 2025-2026, Barca kembali menghadapi masalah serupa. Lima pemain mereka belum bisa didaftarkan karena Barca belum memenuhi aturan batas gaji. Kelima pemain yang dimaksud adalah Marcus Rashford, Joan Garcia, Wojciech Szczesny, Gerard Martin, dan Roony Bardghji.
Dengan jadwal sepak mula laga perdana menghadapi Real Mallorca yang tersisa sembilan hari, Barca terus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan persoalan pendaftaran pemain.
Konflik dengan kiper Marc-Andre Ter Stegen turut menghambat proses pendaftaran pemain baru. Barca awalnya berencana menggunakan 80 persen ruang gaji Ter Stegen agar tidak melanggar aturan batas gaji. Namun, di luar dugaan Ter Stegen melawan dengan tidak mengizinkan Barca menyerahkan laporan medisnya ke Komite Medis Liga Spanyol.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/08/11/d77eb67d-b7a5-4953-bd06-1095e972fd49_jpg.jpg)
Padahal, hanya dengan cara itu Barca bisa membuat cedera Ter Stegen diklasifikasikan sebagai cedera jangka panjang sehingga tercipta celah untuk menghilangkan kewajiban gaji terhadapnya. Situasinya kini kian rumit setelah Ter Stegen dan Barca teguh pada pendirian masing-masing dan tidak berniat membuka dialog lebih dulu.
Jika situasi ini dibiarkan begitu saja, Barca terancam tampil tanpa skuad lengkap musim depan. Untuk mengatasi masalah ini, manajemen Barca mencari jalan lain agar tetap bisa mendaftarkan ketujuh pemain tersebut.
Salah satu cara yang dipertimbangkan adalah menjual 475 kursi VIP di Stadion Camp Nou kepada dua perusahaan eksternal selama 30 tahun atau yang lebih dikenal sebagai tuas ekonomi. Langkah tersebut diperkirakan akan menghasilkan pemasukan tambahan bagi Barca hingga 100 juta euro (Rp 1,9 triliun).
Barca yakin bahwa setelah audit disetujui dan Liga Spanyol memberikan lampu hijau, akan ada margin keuangan yang cukup untuk menyelesaikan semua pendaftaran yang diperlukan dengan cepat.
Bila terwujud, ini berarti Barca bisa bermanuver lebih leluasa untuk mendaftarkan pemain karena aturan 1-1 Liga Spanyol telah diaktifkan. Peraturan itu menyebutkan, klub bisa mendaftarkan banyak pemain dengan syarat ada pemasukan tambahan.
Meskipun pendaftaran tujuh pemain baru masih tertunda, suasana di internal klub dilaporkan tetap tenang. Kubu Barca sepenuhnya yakin bahwa operator Liga Spanyol akan mengesahkan kesepakatan kursi VIP dan kelima pemain akan terdaftar tepat waktu sebelum awal musim.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/07/e8889a19522fa1e2d6d6cb5e5b6164ab-Barcelona_Ter_Stegen_Soccer_131447767.jpg)
”Barca yakin bahwa setelah audit disetujui dan Liga Spanyol memberikan lampu hijau, akan ada margin keuangan yang cukup untuk menyelesaikan semua pendaftaran yang diperlukan dengan cepat,” tulis harian olahraga Spanyol, SPORT, dalam laporannya.
Tidak adanya kepanikan di internal klub juga dilatari penundaan pendaftaran lima pemain baru bukan karena persoalan ketidakstabilan finansial, melainkan beberapa rincian akhir sedang diaudit oleh firma keuangan Crowe Spain. Barca masih menunggu laporan akhir audit yang sangat penting bagi operator liga untuk memvalidasi operasi keuangan klub. Setelah laporan keuangan Barca tervalidasi, barulah mereka bisa mengaktifkan aturan 1-1.
Selain menjual 475 kursi VIP, langkah lain yang juga ditempuh Barca secara paralel adalah menjajaki kemungkinan melepas beberapa pemain. Sebelumnya, Barca menyatakan Oriol Romeu tidak masuk dalam skema Pelatih Hansi Flick. Kontrak Romeu masih tersisa satu musim lagi, tetapi Barca bersedia melepasnya secara gratis. Girona disebut-sebut tertarik menggunakan jasa gelandang bertahan berusia 33 tahun tersebut.
Hector Fort dan kiper Inaki Pena juga kemungkinan akan dilepas Barca. Fort kalah bersaing dengan Jules Kounde yang lebih dipercaya mengisi pos bek kanan. Adapun Pena sulit memperebutkan posisi di saat Barca sudah memiliki banyak kiper. Kepergian mereka diharapkan dapat meringankan tekanan batas gaji.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto