Kesabaran Ruben Amorim untuk Marcus Rashford belum sirna. Meski masih disingkirkan dari skuad, Rashford tidak masuk daftar jual MU di bulan ini.
27 Jan 2025 12:19 WIB · Olahraga
LONDON, SENIN – Manchester United baru saja mengemas kemenangan keempat di Liga Inggris bersama Manajer Ruben Amorim seusai membekap Fulham, 1-0, Senin (27/1/2025) WIB, di Stadion Craven Cottage. Meskipun kembali meraih hasil positif, lini depan “Setan Merah” masih penuh masalah. Kembalinya striker Marcus Rashford masih penuh teka-teki.
Amorim mengandalkan Rasmus Hojlund, Alejandro Garnacho, dan Amad Diallo, untuk mengisi trio lini serang di Craven Cottage, markas Fulham. Usaha mengejar gol juga dilakukan dengan memasukkan Joshua Zirkzee di babak kedua.
Namun, empat pemain depan itu gagal menjalankan tugas dengan baik. Skuad “Setan Merah” hanya menghasilkan satu tembakan tepat sasaran yang berbuah gol dari bek Lisandro Martinez pada menit ke-78.
Selain kualitas permainan yang mengecewakan, MU juga terganjal stok pemain depan yang menipis. Kepergian pemain sayap Antony ke Real Betis membuat Amorim hanya memiliki empat pemain depan yang tersedia.
MU memang masih memiliki Rashford. Tetapi, Amorim tidak ingin menurunkan tuntutannya kepada pemain lulusan akademi MU itu untuk memberikan kembali tempat bagi Rashford di daftar susunan pemain MU.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/27/077444eb-6c6e-4725-9302-346d2329b07d_jpg.jpg)
Sudah enam pertandingan beruntun Rashford tidak masuk dalam daftar pemain MU di pertandingan. Jika diakumulasi, Rashford telah ditinggalkan Amorim dalam 11 laga MU.
Sejak disingkirkan pada derbi Manchester, 15 Desember lalu, Rashford hanya satu kali masuk dalam susunan pemain MU. Laga itu tercipta ketika MU tumbang 0-2 dari Newcastle, 30 Desember, di Stadion Old Trafford. Walaupun sudah duduk di bangku cadangan, Rashford tetap tidak mendapat kepercayaan dari Amorim untuk membantu MU mengejar ketertinggalan skor dari Newcastle.
Secara total, Rashford hanya menjalani tujuh pertandingan di awal kedatangan Amorim. Jumlah laga itu terdiri dari lima pertandingan Liga Inggris, kemudian dua pertandingan Liga Europa.
Selalu alasan yang sama di sesi latihan. Cara saya melihat pemain adalah dari detail di setiap hari.
Penyerang berusia 27 tahun itu hanya bermain selama 296 menit di bawah asuhan Amorim, juru taktik asal Portugal. Artinya, rerata waktu tampil Rashford hanya 42 menit per laga alias tidak sampai satu babak ketika MU sudah dilatih Amorim.
Disinggung soal potensi ketersediaan kembali Rashford di dalam pertandingan, Amorim bergeming dengan tuntutannya untuk pemain bernomor 10 itu. Di tengah krisis pemain depan, Amorim tetap menginginkan Rashford membenahi sikap dan menunjukkan etos kerja lebih baik di sesi latihan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/27/bdbd6fe6-6d94-4354-adda-0340ffc00063_jpg.jpg)
Menurut Amorim, Rashford harus membuktikan diri terlebih dahulu di Carrington, pusat latihan MU, sebelum kembali diajak tampil di pertandingan. Rashford pun hanya diberi latihan individu tanpa bergabung ke dalam tim.
“Selalu alasan yang sama di sesi latihan. Cara saya melihat pemain adalah dari detail di setiap hari. Jika tidak ada perubahan, saya tidak akan berubah pikiran,” ujar Amroim seusai laga kontra Fulham dilansir Sky Sports.
”Situasi ini berlaku untuk semua pemain. Jika mereka tampil secara maksimal (di latihan), maka hal baiknya kami bisa menggunakan semua pemain di pertandingan,” ujarnya menambahkan.
Keputusan keras Amorim itu memang tidak main-main. Pemain berpengalaman seperti Casemiro yang tetap masuk daftar susunan pemain juga tidak mendapat jaminan bermain.
Meskipun termasuk dalam pemain cadangan dalam 14 laga terakhir MU, gelandang asal Brasil itu hanya tiga kali diturunkan sebagai pemain pengganti. Casemiro pun hanya duduk di kursi cadangan selama 90 menit di Craven Cottage.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/27/6d43d541-bcb7-408e-8270-e6cc127ab370_jpg.jpg)
“Anda bisa lihat di bangku cadangan kami kehilangan (pemain dengan) kecepatan. Tetapi, saya lebih memilih menempatkan Vital (Jorge Vital, pelatih kiper MU), alih-alih pemain yang tidak memberikan kemampuan maksimal setiap hari,” ucap Amorim.
Shay Given, mantan kiper Newcastle United, justru menilai mayoritas pemain MU juga sejatinya masih jauh dari penampilan yang layak untuk membela tim sekelas Setan Merah. Given pun tidak bisa membayangkan betapa buruknya sikap Rashford di dalam latihan yang membuatnya tersingkir dari skuad MU.
“Pendukung (MU) tidak bodoh. Mereka melihat banyak pemain tidak cukup baik bermain untuk klub. Ruben Amorim berusaha jujur dengan situasi skuadnya,” kata Given di BBC.
Khusus untuk Rashford, Given memberikan saran. “Jika tidak berlatih keras dan mendedikasikan dirimu untuk sepak bola, Anda tidak layak masuk ke dalam tim. Ia (Rashford) harus membuktikan kepada manajer bahwa dirinya pantas mendapat tempat lagi,” tuturnya.
Meskipun tersingkir dari skuad, Rashford tetap memberikan dukungan kepada rekan setimnya. Ia menyaksikan langsung laga MU di Old Trafford ketika menghadapi Rangers di Liga Europa, Jumat (24/1/2025) WIB.
Rashford pun tak ketinggalan memberikan selamat kepada rekan setimnya atas kemenangan melawan Fulham.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/27/aef831f59f8a3f5f3679fe7f43b6717e-WhatsApp_Image_2025_01_27_at_11.30.50.jpeg)
Tanpa ada kepastian bermain, Amorim tetap masih memiliki kesabaran kepada Rashford. Tidak ada rencana Amorim dan manajemen MU untuk menjual Rashford pada bursa transfer musim dingin ini.
AC Milan yang dikabarkan ingin merekrut Rashford juga dipastikan tidak bisa menambah kuota pemain dari luar Uni Eropa. Jatah tersisa pemain Uni Eropa telah diisi Milan dengan mendatangkan bek sayap kanan dari Manchester City, Kyle Walker.
Peminat Rashford lainnya, Barcelona, juga perlu melepas pemain dulu sebelum mendaftarkan pemain anyar. Kans Rashford datang ke Barca baru terbuka, apabila “Blaugrana” bisa mendapatkan tim baru untuk Ansu Fati dan Eric Garcia pada pekan pamungkas bursa transfer musim dingin.
Terlepas dari kondisi para peminat Rashford, Amorim menegaskan dirinya amat hati-hati untuk memberikan izin pemain meninggalkan klub di bulan Januari ini.
“Kami harus sangat berhati-hati. Kami melakukan kesalahan di masa lalu. Kami tidak bisa mengulangi itu sekarang,” kata Amorim.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji