Tantangan Adaptasi Real Madrid

Real Madrid akan mendapatkan tantangan untuk segera beradaptasi demi meraih kemenangan pertama saat melawan Pachuca di Piala Dunia Antarklub 2025.

21 Jun 2025 14:48 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

CHARLOTTE, SABTU — Setiap perubahan memang butuh waktu. Namun, kecepatan dalam adaptasi juga diperlukan karena tidak semua hal bisa menunggu, termasuk kemenangan. Inilah situasi yang dialami Real Madrid dengan perubahan pelatih dan tambahan pemain di Piala Dunia Antarklub 2025.

Setelah hanya bisa membawa pulang satu poin karena bermain imbang dengan Al-Hilal, Real Madrid menatap laga kedua melawan klub Meksiko, Pachuca, pada penyisihan Grup H, Senin (23/6) dini hari WIB. Bermain di Stadion Bank of America, Charlotte, Carolina Utara, Amerika Serikat, laga ini akan menjadi ujian adaptasi bagi Real Madrid.

Real Madrid datang ke Piala Dunia Antarklub 2025 dengan pelatih anyar, Xabi Alonso, dan dua pemain tambahan, Trent Alexander-Arnold dan Dean Huijsen. Namun, dalam debut mereka bersama ”Los Blancos” saat menghadapi Al-Hilal, tim belum menunjukkan performa terbaik. Situasi canggung malah terlihat, terutama dari lini pertahanan.

Penampilan Real lebih baik setelah Alonso menerapkan pendekatan berbeda pada jeda pendinginan pada babak pertama. Itu juga yang mendorong mereka akhirnya menciptakan gol.

Real Madrid's Spanish coach Xabi Alonso gestures during the FIFA Club World Cup 2025 Group H football match between Spain's Real Madrid and Saudi's Al-Hilal at the Hard Rock stadium in Miami on June 18, 2025. (Photo by Patricia DE MELO MOREIRA / AFP)

Selepas pertandingan itu, Xabi Alonso selalu mengatakan hal yang sama soal penampilan anak-anak asuhannya. Baik soal keseimbangan tim dalam permainan maupun hasil latihan singkat yang belum tampak. Pada intinya, kata Alonso, setiap perubahan butuh waktu.

”Semuanya butuh waktu, ini tentang pengulangan hingga hal itu meresap. Kami telah bersama selama sembilan hari, hanya tiga sesi latihan, dan ini adalah sebuah proses,” kata Alonso, dikutip dari The Athletic.

Memang mengubah tim menjadi hebat tidak bisa dilakukan hanya dalam semalam. Siapa pun pelatihnya pasti butuh waktu untuk mengintegrasikan diri dengan tim.

Meski begitu, Alonso juga mengamini bahwa proses adaptasi itu harus berjalan cepat. Sebab, bagaimanapun, hasil adalah hal yang penting saat ikut turnamen.

”Tentu saja, kami harus mendapatkan hasil karena ini adalah kompetisi. Namun, kami juga ingin belajar dan memahami apa yang kami inginkan,” kata Alonso.

Pemain Real Madrid Trent Alexander-Arnold (kanan) berebut bola dengan pemain Al Hilal Salem Aldawsari pada laga grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion Hard Rock, Miami, Minggu (8/6/2025).

Karena imbang pada laga pertama, Madrid hanya membawa pulang satu poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup H. Untuk itu, kemenangan pada laga kedua kontra Pachuca adalah keniscayaan jika ingin menjaga peluang ke babak 16 besar.

Madrid mendapatkan kabar baik dengan keluarnya pemain andalan mereka, Kylian Mbappe, dari rumah sakit pada Rabu (19/6/2025). Sebelumnya, dia absen pada laga kontra Al-Hilal untuk menjalani perawatan akibat gastroenteritis akut.

Namun, belum dipastikan apakah Mbappe akan tampil melawan Pachuca. ”Kylian Mbappe telah keluar dari rumah sakit sore ini dan telah kembali ke kompleks latihan Real Madrid,” tulis Real dalam laman resmi.

”Mbappe akan terus menjalani perawatan medis khusus dan akan kembali beraktivitas secara bertahap bersama tim,” lanjut pernyataan tersebut.

Pemain Real Madrid Dean Huijsen (tengah) melewati adangan pemain Al-Hilal Sergej Milinkovic-Savic (kiri) pada laga grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion Hard Rock, Miami, Minggu (8/6/2025).

Di sisi lain, Pachuca bukan lawan yang mudah. Kendati akhirnya menelan kekalahan tipis 1-2 dari RB Salzburg pada laga pembuka lalu, Pachuca menunjukkan perlawanan sengit. Bahkan, mereka menciptakan peluang lebih banyak dengan 19 tendangan berbanding 10 milik Salzburg.

Maka, tim asuhan Jaime Lozano itu pun sama-sama bertekad mencuri angka pada laga kedua. Apalagi, mereka saat ini berada di dasar klasemen sementara Grup H tanpa perolehan poin. ”Madrid akan menguji semua yang kami miliki,” ucap Lozano.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji