Target Inter Milan Hanya Barcelona

Inter Milan sudah sedikit melepaskan perburuan mereka di Liga Italia. Fokus utama Inter adalah menghentikan Barcelona, lalu melaju ke final Liga Champions Eropa.

04 Mei 2025 08:21 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

MILAN, MINGGU — Menembak di Liga Italia, tetapi peluru mengarah ke Liga Champions. Perumpamaan itu menggambarkan situasi Inter Milan yang sukses meraih kemenangan penting 1-0 atas Hellas Verona meski tampil dengan tim pelapis. Kemenangan ini terasa hambar lantaran nasib Inter di Liga Italia ditentukan oleh performa Napoli. Satu-satunya target buruan Inter kini hanyalah Barcelona.

Untuk pertama kalinya sejak Desember 2015, Inter melakukan hal cukup langka dengan merotasi sebanyak 10 pemain dari pertandingan sebelumnya melawan Barca. Hanya bek Yan Bisseck yang dipertahankan sebagai pemain mula. Selebihnya, Pelatih Inter Simone Inzaghi menurunkan pemain pelapis.

Inzaghi sendiri tidak secara langsung mendampingi timnya dari tepi lapangan lantaran masih menjalani skorsing. Posisinya sebagai pemberi komando dari bangku cadangan digantikan sang asisten Massimiliano Farris.

Inzaghi menurunkan pemain-pemain yang selama ini menjadi pilihan kedua, seperti Marko Arnautovic, Joaquin Correa, Matteo Darmian, Nicola Zalewski, dan Piotr Zielinski. Pilihan ini cukup berisiko mengingat pemimpin klasemen, Napoli, sukses memperlebar jarak dengan Inter menjadi enam poin berkat kemenangan atas Lecce pada laga lainnya.

Quote

Kedengarannya gila, tetapi saya rasa kami memiliki peluang lebih baik untuk memenangi Liga Champions daripada ’Scudetto’ (Liga Italia).

Italy Soccer Serie A

Walau hanya menurunkan pemain pelapis, Inter masih terlalu tangguh untuk Verona yang kini tertahan di papan tengah klasemen. ”Nerazzurri” dominan dalam penguasaan bola serta jumlah tembakan. Sepanjang laga, Inter melesakkan sembilan tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran. Gol semata wayang kemenangan Inter dilesakkan Kristjan Asllani melalui eksekusi penalti pada menit ke-9.

Hasil ini mengakhiri tren negatif Inter yang belum pernah meraih kemenangan dalam lima laga sebelumnya di seluruh kompetisi.

Menurunkan pemain lapis kedua menandakan prioritas Inter kini sudah tidak lagi di Liga Italia. Satu-satunya target buruan Inter adalah mengalahkan Barca, lalu melaju ke final dan memenangi Liga Champions.

”Kami ingin menutup musim ini dengan impian memenangi Liga Champions. Kedengarannya gila, tetapi saya rasa kami memiliki peluang lebih baik untuk memenangi Liga Champions daripada scudetto (Liga Italia). Meskipun kami menghadapi tim yang gila, Barcelona,” kata Farris seusai menghadapi Verona di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (4/5/2025) dini hari WIB.

Italy Soccer Serie A

Liga Champions memang jauh lebih realistis bagi Inter. Hasil imbang 3-3 pada laga pertama di markas Barca memberi sedikit keuntungan bagi Inter. Setidaknya, kepastian melaju ke final masih ditentukan oleh Inter sendiri.

Berbeda dengan persaingan trofi Liga Italia yang saat ini dipimpin Napoli dengan keunggulan tiga poin di depan Inter. Peluang Inter memenangi Liga Italia sangat dipengaruhi hasil dari pertandingan Napoli. Ditambah pula liga kian mendekati garis akhir dengan hanya menyisakan tiga laga.

”Bola kini berada di tangan Napoli. Hari ini, kami ingin bermain dengan serius dan intens untuk tetap berada di puncak. Itu tidak lagi bergantung kepada kami. Namun, jika Napoli terpeleset, kami ingin bersiap,” ujar Farris.

Keputusan menurunkan pemain pelapis memberi keuntungan ganda bagi Inter. Inzaghi ibarat memenangi pertaruhan. Selain tiga poin dari Verona, para pemain kunci Inter memiliki waktu pemulihan yang lebih banyak. Denzel Dumfries, Marcus Thuram, Yan Sommer, Alessandro Bastoni, dan Nicollo Barella siap dimainkan menghadapi Barca.

Hanya Lautaro Martinez yang hampir dipastikan tidak akan fit lantaran masih dibekap cedera. Posisinya kemungkinan besar akan digantikan oleh Mehdi Taremi.

Reaksi bek Hellas Verona, Flavius Daniliuc (kiri); penyerang Inter Milan, Mehdi Taremi; bek Inter Milan, Matteo Darmian; dan gelandang Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, seusai pertandingan Liga Italia antara Inter Milan dan Hellas Verona di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (4/5/2025) dini hari WIB.

Sementara itu, Napoli semakin dekat dengan gelar liga keempat mereka seusai menundukkan Lecce, 1-0, lewat gol Giacomo Raspadori. Berkat kemenangan itu, ”Si Keledai” kini tinggal meraih tujuh poin dari tiga laga tersisa untuk mengunci scudetto.

Pelatih Napoli Antonio Conte mengatakan, kemenangan atas Lecce adalah langkah krusial dalam memenangi liga. Calon lawan Napoli pada tiga laga berikutnya juga relatif mudah, yaitu Genoa, Parma, dan Cagliari. Ketiganya merupakan tim papan tengah yang kini masih berjuang menjauh dari zona degradasi.

”Saya tidak perlu berbohong, ini adalah langkah penting menuju scudetto,” ucap Conte. (REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .