Potret 64 tahun lalu, sejarah pembangunan Tembok Berlin.
14 Agt 2025 07:01 WIB · Internasional
Dua tentara Jerman Timur terlihat menggali paving blok sebuah taman di Friedrich Strasse, Berlin Timur, 13 Agustus 1961. Tiga tentara yang lain saling mengobrol, berdiri di dekatnya.
Suasana tersebut terlihat pada sebuah foto karya pewarta foto kantor berita Associated Press, Peter Hillebrecht. Foto tersebut menjadi salah satu foto penting dalam sejarah berdirinya Tembok Berlin. Sebuah tembok yang membagi dua kota Berlin pada waktu itu. Peter juga termasuk pewarta foto pertama yang meliput peristiwa bersejarah ini.
Ketika tembok itu pertama kali dibangun, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Banyak orang takut bahwa tembok itu akan berfungsi sebagai provokasi dan mengubah Perang Dingin menjadi panas.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/08/13/f2495425-527d-41a2-a254-94beabba1b84_jpg.jpg)
Dalam foto yang lain, belasan tank Jerman Timur berbaris di Jembatan Warschauer, Berlin, Jerman. Titik penyeberangan antara Berlin Timur dan Barat ini dijaga ketat pemerintahan komunis Jerman Timur untuk menghentikan arus pengungsi menyeberang ke sektor Barat.
Pembuatan tembok ini dimulai dengan membentangkan kawat berduri. Kemudian digantikan oleh elemen beton dan membentuk tembok penghalang yang kokoh.
Penutupan Tembok Berlin pada 13 Agustus 1961 menandai dimulainya pembagian fisik kota Berlin dan menjadi simbol Perang Dingin. Jerman Timur menutup perbatasan antara Berlin Timur dan Berlin Barat. Awalnya, warga Berlin bisa bergerak bebas antarsektor. Namun, seiring memburuknya hubungan antara Berlin Timur dan Barat, pergerakan menjadi semakin terbatas.
Pada tahun 1952, perbatasan antara Jerman Barat dan Jerman Timur ditutup. Kondisi kehidupan yang sulit di bawah rezim Uni Soviet mendorong jutaan warga Jerman Timur mengungsi ke Jerman Barat yang lebih berkembang secara ekonomi. Eksodus ini membuat perekonomian di Jerman Timur makin memburuk. Pembangunan tembok yang memisahkan kota Berlin salah satunya karena alasan ini.
Penutupan Tembok Berlin ini memisahkan keluarga dan teman, serta menjadi simbol perpecahan ideologis antara blok Barat dan Timur selama Perang Dingin. Jalan-jalan diblokade, jalur kereta api putus, dan warga Berlin tiba-tiba terpisah dari sanak-saudaranya.
Membentang sepanjang 140 kilometer, bangunan tembok tinggi ini juga dilengkapi dengan parit sedalam 3,5 meter. Selain itu, keberadaan ratusan menara kendali, kawat berduri, dan ribuan tentara Jerman Timur membuat Tembok Berlin ibarat kuburan terbuka. Meskipun demikian, setidaknya terdapat 5.000 upaya pelarian yang berhasil. Namun, ratusan upaya pelarian yang lain gagal karena peluru penjaga.
Tembok Berlin bertahan selama 28 tahun. Pada 9 November 1989, Pemerintah Jerman Timur akhirnya mengumumkan pembukaan perbatasan. Euforia warga dua negara terlihat saat bersama-sama menghancurkan tembok dari dua sisi bersamaan. Jerman yang awalnya terpecah secara resmi akhirnya bersatu kembali tanggal 3 Oktober 1990. Konser grup musik Pink Floyd dengan lagu ”The Wall” juga menjadi penanda akhir Tembok Berlin ini.
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Heru Sri KumoroPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan