Belakangan, pemain pengganti Arsenal jauh lebih berkontribusi dibandingkan sebelas pemain mula. Fenomena itu dibawa untuk menjamu Olympiakos di Stadion Emirates.
30 Sep 2025 19:19 WIB · Olahraga
LONDON, SELASA — Pernyataan Manajer Arsenal Mikel Arteta soal label ”para penamat” ternyata bukan basa-basi belaka. Kontribusi para pemain pengganti Arsenal terbukti bisa menutup peran starter. Senjata itu jadi pegangan untuk menyudahi rekor buruk di kandang versus Olympiakos.
”Para penamat”, begitu cara Arteta mendeskripsikan sebelas pemain di lapangan saat laga berakhir. Label itu muncul seusai duo penyerang Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard menginspirasi kemenangan atas Athletic Bilbao dari cadangan, dalam laga pertama babak grup Liga Champions.
Kata Arteta, peran ”para penamat” lebih penting daripada starter. Siapa sangka ucapan itu ternyata bukan hanya demi menjaga kebahagiaan para pemain cadangan. Pasukan pengganti Arsenal benar-benar disorot jelang menjamu Olympiakos dalam laga kedua Liga Champions di Stadion Emirates, London, Kamis (2/10/2025) pukul 02.00 WIB.
Delapan dari sembilan gol terakhir Arsenal diciptakan di paruh kedua dan melibatkan pemain cadangan. Teranyar, dalam kemenangan dramatis atas Newcastle United pada akhir pekan lalu, supersub yang beraksi adalah duo gelandang Martin Odegaard (satu asis) dan Mikel Merino (satu gol).
”Saya harus melakukan beberapa penyesuaian dan pergantian pemain karena berbagai alasan. Para pemain yang masuk, mereka benar-benar fokus. Tugas saya adalah memenangi pertandingan untuk tim dan mereka semua melakukannya dengan luar biasa,” tutur Arteta seusai laga versus Newcastle.
Tidak seperti musim-musim sebelumnya, Arteta sangat reaktif terhadap pergantian pemain. Dia berkali-kali memasukkan pemain cadangan tepat setelah turun minum, hanya setelah 45 menit. Biasanya, sang manajer mempertahankan para pemain starter hingga setidaknya menit ke-70.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/17/fac4fe8f33f653b4087db2f590769025-Spain_Soccer_Champions_League_4_.jpg)
Arteta memiliki skuad yang luar biasa. Saya pikir dia memiliki skuad terbaik di liga. Hanya Arsenal dan Liverpool yang saya lihat bisa menjuarai liga.
Perubahan gaya manajemen laga itu terjadi berkat kedalaman skuad Arsenal yang jauh lebih baik. Mereka memiliki dua pemain dengan kualitas sama baik di setiap posisi. Adapun sebanyak 17 pemain ”Si Meriam” sudah bermain minimal lima kali dari delapan laga di seluruh kompetisi sejak awal musim.
Beberapa pemain andalan musim lalu, seperti Martinelli dan Trossard, lebih sering memulai laga dari bangku cadangan. Menariknya, mereka justru lebih berkontribusi saat berstatus pemain pengganti. Seluruh kontribusi Martinelli (2 gol, 1 asis) dan Trossard (2 gol, 2 asis) disumbang saat tidak jadi starter.
Hanya bek Gabriel Magalhaes yang tampil di seluruh laga pada musim ini. ”Arteta memiliki skuad yang luar biasa. Saya pikir dia memiliki skuad terbaik di liga. Hanya Arsenal dan Liverpool yang saya lihat bisa menjuarai liga,” kata mantan bek tim nasional Inggris, Gary Neville, di Sky Sports.
Arsenal membutuhkan kontribusi serupa dari ”para penamat” untuk menyudahi rekor buruk atas Olympiakos di Stadion Emirates. Tim asal Yunani itu tiga kali berkunjung ke markas Arsenal dalam satu dekade terakhir. Mereka pulang sebagai pemenang dalam semua lawatan.
Si Meriam sudah dipimpin Arteta saat kalah dua kali dari Olympiakos dalam laga kandang babak gugur Liga Europa musim 2019-2020 dan 2020-2021. Musim ini, kualitas Olympiakos berada jauh di bawah Arsenal. Akan tetapi, tim tamu sedang dalam tren positif belum terkalahkan di Liga Yunani.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/26/22f98600d813f199bfcd845c1433233f-Britain_Soccer_Premier_League_34_.jpg)
Olympiakos kali ini datang bersama penyerang tim nasional Maroko, Ayoub El Kaabi, yang sudah mencetak tiga gol di musim ini. Tim asuhan Pelatih José Luis Mendilibar itu membawa ambisi besar setelah terakhir kali tampil di babak grup Liga Champions pada musim 2020-21.
Laga nanti akan terasa sangat spesial untuk bek Arsenal William Saliba. Pemain tim nasional Perancis itu baru saja menandatangani kontrak baru sampai 2030 pada Selasa sore WIB. Kontrak tersebut menjadi bentuk komitmen penuhnya di tengah rumor ketertarikan Real Madrid.
”Saya merasa sangat bangga dengan diri sendiri karena saya pertama kali menandatangani kontrak pada 2019. Sekarang 2025, saya masih di sini untuk memperpanjang kontrak. Saya merasa seperti di rumah. Kami punya tim dan staf yang bagus. Ini tempat terbaik untuk bermain,” kata Saliba.
Saliba, 24 tahun, menjanjikan performa yang lebih baik pada musim ini. Berbeda dengan musim sebelumnya, dia tidak akan dipaksa untuk tampil di semua pertandingan. Arsenal sudah mendatangkan bek muda, Cristhian Mosquera, yang mampu jadi pelapis sekaligus pesaing Saliba.
Arteta berkata, perpanjangan kontrak Saliba akan otomatis mendorong energi di ruang ganti. ”William dicintai oleh semua pemain dan staf. Dia juga punya ikatan yang kuat dengan para pendukung. Kami tahu masih banyak hal yang akan datang dari dirinya,” ujarnya. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra