Tiba di Negara Asal, Penumpang Terkait Virus Hanta Jalani Isolasi

Penumpang kapal pesiar MV Hondius dievakuasi ke negara asal dan menjalani isolasi selama 42 hari.

11 Mei 2026 12:31 WIB · Internasional

AP

Oleh Demitrius Wisnu Widiantoro

<p>(AFP/JORGE GUERRERO)</p><p>(AP PHOTO/MANU FERNANDEZ)</p><p>(AFP/JORGE GUERRERO)</p><p>(AP PHOTO/MANU FERNANDEZ)</p><p>(AFP/ANTONIO SEMPERE)</p><p>(AP PHOTO/ARTURO RODRIGUEZ)</p><p>(AFP/ANTONIO SEMPERE)</p>

(AFP/JORGE GUERRERO)

(AP PHOTO/MANU FERNANDEZ)

(AFP/JORGE GUERRERO)

(AP PHOTO/MANU FERNANDEZ)

(AFP/ANTONIO SEMPERE)

(AP PHOTO/ARTURO RODRIGUEZ)

(AFP/ANTONIO SEMPERE)

Sebuah perahu kecil putih ditambatkan menempel kapal pesiar MV Hondius yang berukuran jauh lebih besar. Dari badan kapal berwarna biru, sejumlah penumpang turun menuju perahu kecil itu. Mereka mengenakan jas hujan plastik tipis dan masker medis saat turun. Mereka adalah para penumpang kapal pesiar yang terdampak virus hanta.

Mereka duduk di pinggiran perahu dengan tetap mengenakan jas hujan plastik dan masker. Sementara itu, di bagian depan perahu, seorang petugas berdiri mengenakan pakaian hazmat lengkap. Penumpang kapal pesiar itu diantarkan ke daratan setelah berminggu-minggu berada di laut.

Sesampai di pelabuhan industri Granadilla de Abona di Pulau Tenerife di Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026), penumpang kapal pesiar berjalan menuju bus. Bus-bus yang telah dipersiapkan akan mengantar mereka ke bandara. Dari dalam bus, mereka melambaikan tangan kepada wartawan dan petugas.

Setiba di Bandara Tenerife Sur-Reina Sofia di Pulau Tenerife, penumpang kapal pesiar itu langsung masuk ke pesawat yang telah dipersiapkan. Pesawat itu akan mengantar mereka menuju negara asal untuk menjalani karantina. Sejumlah penumpang tidak lupa berswafoto sesaat sebelum memasuki pesawat.

Petugas mengawasi secara ketat proses evakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan industri Granadilla de Abona di Pulau Tenerife, Kepulauan Canary Spanyol.

Upaya evakuasi untuk hampir 150 penumpang di kapal itu berjalan ketat, cepat, dan hati-hati. Penumpang kapal pesiar harus meninggalkan barang bawaan kecuali tas kecil berisi barang-barang penting, seperti ponsel pintar, pengisi daya, dan dokumen.

Seorang warga Spanyol yang dievakuasi mengenakan pakaian pelindung hazmat putih menaiki pintu belakang pesawat Airbus A310 Angkatan Udara Spanyol di Bandara Tenerife Sur-Reina Sofia.
Penumpang yang mengenakan pakaian pelindung biru menaiki pesawat pemerintah Perancis.

Dari Bandara Tenerife Sur-Reina Sofia, mereka diterbangkan menuju negara asal. Penumpang kapal pesiar itu berasal dari setidaknya 20 negara. Proses evakuasi ini diperkirakan berlangsung hingga Senin (11/5/2026) waktu setempat.

Salah satu negara yang menjadi tujuan pemulangan penumpang adalah Spanyol. Penumpang asal Spanyol menjadi yang pertama meninggalkan MV Hondius setelah tiba di Tenerife, pulau terbesar di kepulauan Spanyol di lepas pantai Afrika Barat. Mereka kemudian diterbangkan ke Madrid dan dibawa ke rumah sakit militer.

Selain Spanyol, Pemerintah Perancis juga mengirimkan pesawat mereka ke Bandara Tenerife Sur-Reina Sofia untuk mengevakuasi warganya. Setelah beberapa jam terbang dan sampai di Paris, Perancis, pesawat tersebut disambut oleh kendaraan darurat. Hal ini disebabkan salah satu dari lima penumpang menunjukkan gejala dalam penerbangan tersebut. Informasi itu disampaikan Perdana Menteri Perancis Sebastien Lecornu.

Pesawat yang membawa penumpang  MV Hondius tiba di Bandara Eindhoven, Belanda, Minggu (10/5/2026).
Para penumpang MV Hondius tiba di Bandara Eindhoven, Belanda.
Membawa barang seperlunya.
Menuju Ambulans
Ambulans dari Belgia tiba untuk menjemput penumpang yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius yang terjangkit virus hanta di Bandara Eindhoven, Belanda.

Sementara itu, penumpang asal Belanda tiba di Bandara Eindhoven, Belanda, Minggu (10/5/2026) waktu setempat. Setelah pesawat mendarat, penumpang diturunkan dan dikawal untuk menuju ambulans. Walaupun sudah tidak mengenakan jas hujan plastik, mereka tetap mengenakan masker medis.

Negara-negara lain yang mengirimkan armada untuk evakuasi warga negara mereka antara lain Australia, Norwegia, Inggris, dan Amerika Serikat. Pesawat yang dikirimkan oleh Pemerintah Australia akan meengevakuasi warga dari negara-negara tetangga, seperti Selandia Baru, dan negara-negara Asia yang tidak disebutkan namanya. Menurut Menteri Kesehatan Spanyol Mónica García, pesawat Australia itu akan tiba pada Senin (11/5/2026) waktu Spanyol dan akan menjadi penerbangan evakuasi terakhir yang meninggalkan Tenerife.

France Hantavirus Ship

Setiba di Bandara Eindhoven, penumpang diantar dengan ambulans menuju lokasi karantina dan menjalani sejumlah tes kesehatan. Hal serupa dilakukan oleh negara-negara yang warganya menjadi penumpang kapal pesiar MV Hondius. Ini sesuai dengan saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Minggu (10/5/2026), karantina wajib dilakukan selama 42 hari. Karantina ini harus disertai dengan pemantauan aktif.

Tentu karantina dan pemantauan terhadap penumpang MV Hondius harus dilakukan. Ini mengingat ada penumpang terjangkit virus hanta tetapi tidak bergejala atau bergejala ringan.

Semoga wabah virus hanta tidak merebak dan membuat dunia menerapkan lock down lagi.


Kerabat Kerja

Penulis:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar