Tidak Ada Masalah Tanpa Solusi bagi Arsenal

Sudah 17 laga dijalani Arsenal tanpa kekalahan. Badai cedera pun tak sanggup menghentikan laju positif ”Si Meriam”.

01 Des 2025 08:44 WIB · Olahraga

AP

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

LONDON, MINGGU — Satu pekan sukar yang diwarnai tiga gim berat diselesaikan Arsenal dengan koleksi tujuh poin. Tidak ada kekalahan yang dialami ”Si Meriam” meskipun kehilangan sejumlah pemain kunci. Sinyal Arsenal akan menyambut bulan Desember kian sulit terbendung.

Dua derbi London menghadapi rival sekota paling tangguh dalam sejarah tim, yakni Tottenham Hotspur dan Chelsea, dilalui anak asuhan Mikel Arteta dengan nirkalah. Setelah menaklukkan Spurs 4-1, Arsenal membawa pulang skor remis 1-1 kontra Chelsea. Mereka bahkan mewarnai rangkaian tujuh hari berat dengan keunggulan atas Bayern Muenchen di Liga Champions pada tengah pekan lalu.

Bertandang ke markas Chelsea, Stadion Stamford Bridge, Minggu (30/11/2025), dijalani Arsenal tanpa dua ”menara” kembar di jantung pertahanan. William Saliba mengikuti kendala tandemnya, Gabriel Magalhaes, yang masuk ruang perawatan. Terpaksa, Arteta memainkan duet bek tengah debutan untuk menghadapi Chelsea, Piero Hincapie dan Cristhian Mosquera.

Melihat kualitas Hincapie dan Mosquera, mereka seperti duo bek tengah yang jauh dari kualitas Saliba dan Gabriel. Lebih tepatnya, Arsenal mengalami penurunan drastis dalam kualitas susunan pemain di jantung pertahanan.

Pemain Chelsea Trevoh Chalobah merayakan golnya ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (30/11/2025). Laga berakhir imbang 1-1.

Gol Chelsea melalui sundulan bek tengah Trevor Chalobah di menit ke-48 menunjukkan kehilangan besar akibat bermain tanpa dua bek tengah terbaik. Chalobah bisa memenangi duel udara di tiang dekat dalam situasi sepak pojok, kemudian bola masuk tanpa mampu diantisipasi empat pemain Si Meriam di muka gawang.

Namun, terlepas dari sebuah gol dari tim tuan rumah, Hincapie dan Mosquera bermain cukup baik. Hincapie, bek asal Ekuador, melakukan lima aksi krusial di kotak penalti sendiri. Ia melakukan tiga sapuan, sebuah blok tembakan, dan satu tekel sukses di zona kotak 16 besar Arsenal.

Adapun Mosquera menjalankan peran sebagai ball-playing defender dengan baik. Aksinya di kotak penalti tidak sementereng tandemnya karena hanya menghasilkan sebuah sapuan, tetapi bek muda asal Spanyol itu mengendalikan peran krusial dalam proses build-up permainan. Ia menciptakan 94 persen operan akurat dari 88 kali operan.

Di lini serang, Arsenal tanpa Leandro Trossard dan masih kehilangan Kai Havertz. Arteta memutuskan untuk membawa Martin Odegaard, Viktor Gyokeres, dan Gabriel Jesus untuk mengisi susunan pemain di bangku cadangan.

Situasi limbung itu tidak membuat Arsenal paceklik gol di Stamford Bridge. Si Meriam mampu menyamakan skor melalui sundulan Mikel Merino pada menit ke-59. Ia memanfaatkan umpan silang akurat Bukayo Saka.

Pemain Arsenal Mikel Merino merayakan golnya ke gawang Chelsea pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (30/11/2025). Laga berakhir imbang 1-1.

Meski demikian, Arsenal kehilangan efektivitas serangan dari total delapan tembakan yang dihasilkan. Mereka hanya menghasilkan satu gol dari 1,26 expected goal (xG). Selain gol Merino, peluang terbaik Arsenal juga sempat dimiliki Gabriel Martinelli melalui sepakan dari luar kotak penalti di pengujung babak pertama. Tembakan pemain Brasil itu bisa dihalau kiper Chelsea, Roberto Sanchez.

Apalagi, jika merujuk keunggulan jumlah pemain setelah gelandang tengah Chelsea, Moises Caicedo, menerima kartu merah di menit ke-38, hanya mampu mencetak satu gol tentu bisa menghadirkan penyesalan. Namun, Chelsea didukung pulang penampilan Sanchez yang gemilang berkat tiga penyelamatan.

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui, situasi kurang ideal dijalani timnya jelang menantang Chelsea. Waktu istirahat sehari lebih sedikit hingga kehilangan Saliba menjadi kendala Arsenal di Stamford Bridge.

”Satu hari lebih banyak istirahat dibanding kami memberikan perbedaan besar. Kami juga kehilangan pemain sangat penting dalam periode ini, termasuk usai gim melawan Bayern,” ucap Arteta seusai laga dilansir Sky Sports

”Tim dengan memainkan kolaborasi (bek tengah) yang belum pernah dilakukan sebelumnya bertarung dengan sangat baik. Namun, kami tentu tidak puas karena menginginkan kemenangan,” tuturnya.

Pemain Arsenal Piero Hincapie (kiri) berebut bola dengan pemain Chelsea Joao Pedro pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (30/11/2025). Laga berakhir imbang 1-1.

Tren nirkalah

Tiga gim berat dalam tujuh hari menegaskan kedewasaan Arsenal. Siapa pun yang tampil mampu memberikan performa terbaik di tengah sejumlah situasi yang kurang mendukung.

Kedalaman skuad Arsenal terbukti cukup baik. Hincapie dan Mosquera tidak canggung menghadapi gim besar kontra Chelsea, lalu sistem permainan mereka juga tetap terjaga walaupun tanpa sejumlah pemain penting.

Tak ayal, Arsenal melanjutkan tren nirkalah mereka menjadi 17 pertandingan di seluruh ajang. Si Meriam juga menegaskan dominasi mereka di Stamford Bridge yang tak terkalahkan dalam tujuh kunjung terakhir ke markas Chelsea sejak 2018.

Hasil itu membantu Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen. Mereka unggul masing-masing lima dan enam poin dari Manchester City dan Chelsea yang membuntuti di posisi kedua dan ketiga.

”Segalanya yang kami lalui dalam pekan ini, saya pikir kami menjalani hasil yang positif. Tim berusaha dengan kemampuan terbaik dan mampu mengatasi segala situasi yang kami alami,” ucap Arteta.

Pemain Arsenal Viktor Gyokeres (kiri) berebut bola dengan kiper Chelsea Robert Sanchez (kanan) pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (30/11/2025). Laga berakhir imbang 1-1.

Setelah tiga gim sulit di pengujung November, hal itu menjadi sinyal kuat dari Arsenal bahwa mereka bisa semakin sulit dihadang memasuki Desember. Terdapat delapan pertandingan bakal dijalani Si Meriam pada bulan pamungkas 2025.

Mereka akan menghadapi dua tim di zona lima besar Liga Inggris saat ini, yaitu Aston Villa dan Brighton & Hove Albion. Meski demikian, Si Meriam tidak akan khawatir kehabisan ”peluru” sebab beberapa pemain sudah bisa mengisi daftar susunan pemain.

Odegaard dan Gyokeres telah tampil pada pertengahan babak kedua di Stamford Bridge. Gabriel Jesus juga sudah mendapat lampu hijau untuk kembali tampil sejak cedera per Januari lalu.

”Luar biasa bisa kembali. Saya sangat merindukan penampilan bersama tim setelah menepi beberapa waktu terakhir. Ini adalah musim yang aneh untuk saya, tetapi saya sudah bisa bermain dan merasakan kondisi baik,” ujar Odegaard, yang baru tampil sembilan gim di musim ini, dilansir laman klub.

Sementara itu, Manajer Chelsea Enzo Maresca menyambut positif imbang kontra Arsenal. Ia menilai, jika tetap bermain 11 lawan 11, ”Si Biru” akan lebih berpeluang menang.

”Kami mengelola laga, mengontrol gim, dan tidak menghadapi peluang berarti. Kartu merah mengubah dinamika laga, tetapi cara permain mengatasi itu sangat fantastis,” kata Maresca dilansir BBC.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto