Indonesia diwakili empat ganda putra pada turnamen bulu tangkis Kumamoto Masters. Tiga pasangan melaju ke perempat final.
14 Nov 2024 19:52 WIB · Olahraga
KUMAMOTO, KAMIS — Ketika Indonesia sudah kehabisan pemain ganda putri dan campuran pada dua babak turnamen bulu tangkis Kumamoto Masters 2024 di Jepang, ganda putra meloloskan tiga wakilnya ke perempat final. Salah satu di antara mereka dipastikan menjadi semifinalis karena akan terjadi pertemuan sesama pemain ”Merah Putih” pada salah satu perempat final.
”Perang saudara” antara sesama pemain Indonesia itu akan terjadi antara Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin dan senior mereka di pelatnas bulu tangkis, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Perempat finalis lainnya adalah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Sementara ganda Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, kalah dari wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, 19-21, 20-22, pada babak kedua.
Perempat final yang akan berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jumat (15/11/2024), menjadi pertemuan pertama Fajar/Rian dan ”adik” mereka sejak Fikri/Daniel berpasangan pada Agustus. Seusai Olimpiade Paris 2024, pelatih ganda putra Indonesia menukar formasi Fikri/Bagas dan Leo/Daniel menjadi Fikri/Daniel dan Leo/Bagas.
”Kami senang ganda putra sudah memastikan satu tempat di semifinal. Besok bertemu kakak kami, Fajar/Rian, pastinya kami harus lebih yakin, percaya diri, dan lebih berani,” ujar Fikri.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/14/b20bd401e41265aade639b1580340db1-WhatsApp_Image_2024_11_14_at_19.16.55.jpeg)
Meskipun unggul 7-3 dalam statistik pertemuan dengan Fikri/Bagas dan sering melakukan latih tanding di pelatnas Cipayung, Jakarta, duet Fikri/Daniel menjadi tantangan baru bagi Fajar/Rian. Fikri memiliki kecepatan mengatur serangan di dekat net, sementara Daniel memiliki smes yang lebih kuat.
Selain kemampuan teknis tiap-tiap individu, Fajar juga akan mengantisipasi semangat Fikri/Daniel sebagai pasangan baru. ”Kami tidak boleh lengah sedikit pun karena kami tahu mereka luar biasa, terlihat pada latihan selama ini,” kata Fajar yang masih mencari gelar pertama setelah menjuarai All England pada Maret.
Hal lain yang harus diantisipasinya adalah adaptasi pada laju angin di lapangan. Dalam permainan ganda, yang memiliki ritme sangat cepat, arah dan kecepatan angin sangat berpengaruh dalam menjalankan taktik.
Meski menang pada pertemuan-pertemuan terakhir dengan Rasmus, melawan dia selalu tidak mudah. Untuk itu, saya harus bersabar dalam meredam serangan dia, lalu menyerang saat ada kesempatan. (Jonatan Christie)
Permainan di lapangan dengan kondisi ”menang angin” ialah saat embusan angin dari arah belakang ikut membantu dalam melancarkan smes. Akan tetapi, pemain tetap harus berhati-hati untuk mengontrol laju kok. Sebaliknya, saat angin datang dari arah depan (kalah angin), pemain harus mengeluarkan tenaga lebih besar saat menyerang.
Fajar mengatakan, kondisi itu sangat berpengaruh ketika mereka berhadapan dengan Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia) pada babak kedua, Kamis (14/11/2024). Mereka menang 21-17, 19-21, 21-19 dalam permainan yang momentumnya beralih dengan cepat di antara kedua pasangan.
Fajar/Rian memenangi gim pertama setelah tertinggal sejak awal hingga pertengahan gim. Situasi sebaliknya terjadi pada gim kedua. Baru pada gim ketiga, pasangan Indonesia peringkat kelima dunia itu bisa selalu unggul.
Pada pertandingan lainnya, Leo/Bagas menang atas pasangan tuan rumah, Kenya Mitsuhashi/Hiroki Okamura, 21-19, 21-12. Kemenangan atas Mitsuhashi/Okamura pada dua pertemuan sebelumnya membuat Leo/Bagas semakin waspada, apalagi lawan bermain di ”rumah” sendiri.
”Lawan pasti ingin membalas kekalahan dari kami, tetapi kami sudah siap menghadapi itu,” kata Leo yang akan melawan Chen Bo Yang/Li Yi (China) pada perempat final.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/14/ff82a0c49ff407b48a1210dc8539b2d4-WhatsApp_Image_2024_11_14_at_19.16.56.jpeg)
Jika bisa mengatasi permainan cepat dan pukulan keras Chen/Li, Leo/Bagas akan membuat terjadinya semifinal sesama Indonesia karena kemenangan akan mengantarkan mereka bertemu Fajar/Rian atau Fikri/Daniel.
Leo/Bagas, Fikri/Daniel, dan Fajar/Rian menjadi wakil ganda Indonesia yang melaju ke perempat final setelah pemain ganda putri dan campuran kalah pada dua babak awal. Wakil Indonesia yang tersingkir pada babak kedua adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.
Dua pemain Indonesia lainnya, yaitu Jonatan Christie dan Gregoria Mariska Tunjung, menjadi andalan ”Merah Putih” dalam nomor tunggal. Jonatan memenangi laga ketat dua gim saat melawan Rasmus Gemke (Denmark) 22-20, 21-17. Adapun Gregoria menang untuk ketiga kali dari empat pertemuan pada tahun ini atas Ratchanok Intanon (Thailand) dengan skor 21-14, 21-15.
”Meski menang pada pertemuan-pertemuan terakhir dengan Rasmus, melawan dia selalu tidak mudah. Untuk itu, saya harus bersabar dalam meredam serangan dia, lalu menyerang saat ada kesempatan,” ujar Jonatan yang akan melawan Lee Zii Jia (Malaysia) pada perempat final.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/14/a3cff6ff4202fe8113622c09bb4f9402-WhatsApp_Image_2024_11_14_at_19.16.51.jpeg)
Sementara Gregoria akan melawan pemain Denmark, Mia Blechfeldt, yang menang walkover atas Manami Suizu (Jepang). Jonatan dan Gregoria menjadi andalan di nomor masing-masing setelah rekan mereka tersisih pada babak pertama.
Pada tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo kalah pada babak awal dalam enam turnamen beruntun. Sementara pemain berusia 19 tahun, Alwi Farhan, kalah setelah tampil di Kumamoto melalui babak kualifikasi. Di tunggal putri, kekalahan di babak awal dialami Komang Ayu Cahya Dewi dan Putri Kusuma Wardani.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Yulvianus Harjono