Timnas sepak bola putri Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF Putri 2024. Jalan menjadi juara dan lolos ke Kejuaraan AFF Putri 2024 pun terbuka.
27 Nov 2024 21:33 WIB · Olahraga
Bagi timnas sepak bola putri Indonesia, kemenangan merupakan sesuatu yang mutlak diraih jika ingin melaju ke babak semifinal AFF Women’s Cup atau Piala AFF Putri 2024. Lalu, masuklah Claudia Scheunemann ke lapangan dan kemenangan itu hadir sebagai buah kegemilangan sang pesepak bola muda.
Claudia tak diturunkan sejak menit awal dalam laga Indonesia melawan Malaysia di Stadion National, Vientiane, Laos, Selasa (26/11/2024) malam. Namun, saat masuk pada menit ke-71 pada pertandingan kedua Indonesia di Piala AFF Putri 2024 itu, Claudia tak butuh waktu lama untuk mencetak gol.
Lima menit setelah menggantikan Rosdilah Nurrohmah, Claudia langsung mendapatkan kesempatan untuk membobol gawang Malaysia. Claudia melepaskan tendangan setelah terjadi kemelut di depan gawang. Namun, bola masih bisa diantisipasi kiper Malaysia, Azurin Mazlan.
Sepanjang babak pertama, Indonesia sebenarnya bukan tanpa peluang. Akan tetapi, beberapa peluang yang datang belum bisa dikonversi gol. Begitu juga peluang yang hadir pada menit ke-69, sebelum Claudia masuk ke lapangan. Kans itu hadir lewat Sheva Imut yang sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tetapi bola mengenai sang penjaga gawang.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/27/429b57f2-635e-49d0-b91d-d51596f0302b_jpg.jpg)
Hal itu juga diakui oleh pemain timnas putri, Gea Yumanda. Pada babak kedua, mereka mencoba lebih banyak menyerang agar peluang untuk mencetak gol bisa lebih banyak. Gol pun hadir lewat kaki Claudia.
Claudia tak mau menyia-nyiakan kesempatan keduanya yang datang pada menit ke-79. Mendapatkan umpan lambung terobosan, dia menunjukkan kelihaiannya dalam menguasai bola dan penyelesaian akhir. Di tengah gangguan dan kejaran bek lawan, Claudia bisa merangsek ke kotak penalti dan melepaskan bola lambung melewati kepala kiper.
Gol itu menjadi satu-satunya yang diciptakan Indonesia sekaligus gol semata wayang dalam laga tersebut. Walakin, satu gol itu sudah cukup memastikan kemenangan Indonesia atas Malaysia dan memastikan tiket ke semifinal Piala AFF Putri 2024.
Pada laga perdana melawan Kamboja, Indonesia hanya bisa meraup satu angka setelah bermain imbang tanpa gol. Demi melaju ke semifinal yang hanya diperuntukkan bagi dua tim dari setiap grup, Indonesia membutuhkan kemenangan dalam laga kontra Malaysia.
Tambahan tiga poin dari pertandingan tersebut membawa Indonesia memuncaki klasemen Grup B dengan raihan empat poin dari dua pertandingan. Indonesia masih menunggu hasil pertandingan antara Kamboja dan Malaysia pada Jumat (28/11/2024) untuk menentukan posisi akhir sebagai juara atau runner-up Grup B.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/27/092e609d-b13e-4a62-9e84-2f28ff666b23_jpg.jpg)
Piala AFF Putri merupakan turnamen kualifikasi untuk Kejuaraan AFF Putri 2025. Peserta turnamen ini adalah enam tim terbawah dalam peringkat akhir Kejuaraan AFF Putri 2022.
Indonesia, Kamboja, dan Malaysia berada di Grup B. Sementara tiga tim lainnya adalah tuan rumah Laos, Singapura, dan Timor Leste yang menghuni Grup B.
Setiap tim bermain dalam format round-robin, dengan dua tim teratas dari setiap grup melaju ke semifinal. Adapun finalis dan peringkat ketiga akan mendapatkan tiket ke Kejuaraan AFF Putri 2025 untuk bertarung dengan Filipina, Thailand, Myanmar, dan Vietnam sebagai empat tim terbaik edisi sebelumnya.
Di Kejuaraan AFF Putri, prestasi terbaik yang pernah diraih Indonesia adalah menempati urutan keempat saat edisi perdana tahun 2004. Pada delapan edisi yang diikuti setelahnya, langkah Indonesia selalu terhenti pada fase grup.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/06/4956ee2a-9ab1-47ae-8b7a-163addb6ec94_jpg.jpg)
Kehadiran Claudia dan 25 pemain lain yang diseleksi berulang dan ketat oleh pelatih timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menyalakan harapan tentang perkembangan tim. Apalagi, penampilan gemilang Claudia bersama timnas Indonesia bukan kali ini aja tercipta.
Bahkan, gol Claudia ke gawang Malaysia nyaris terasa sama dengan momen di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Mei lalu. Lewat kiprahnya, pemain yang baru berusia 15 tahun ini membobol gawang Filipina pada menit ke-12 dalam laga penyisihan Grup A Piala Asia Putri U-17 2024.
Namun, gol ke gawang Filipina itu tak cukup bagi tim putri U-17 Indonesia untuk meraih kemenangan atau terhindar dari kekalahan. Namun, kedua gol itu sama-sama menumbuhkan harapan. Di Bali, gol Claudia mengangkat moral dan kepercayaan diri Indonesia setelah kebobolan lebih dulu.
Gol itu merupakan satu-satunya yang bisa dihasilkan Indonesia sepanjang turnamen itu. Gol Claudia juga menjadi yang pertama dan satu-satunya bagi Indonesia dalam dua kali keikutsertaan di Piala Asia Putri U-17 sejak 2005.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/27/ca69c063-eed1-4901-956b-44586ef4aff3_jpeg.jpeg)
”Pertama-tama, saya sangat senang kami bisa meraih kemenangan. Mengenai Malaysia, saya mendengar mereka adalah tim terkuat di turnamen ini, tetapi kami berhasil mencegah mereka menunjukkan kekuatan mereka,” ujar Satoru.
Satoru juga memuji ketangguhan lini pertahanan timnya. Jika dibandingkan dengan laga pertama, kata Satoru, anak-anak asuhannya menunjukkan kemampuan bertahan yang lebih baik.
Pelatih asal Jepang ini pun optimistis bahwa timnya akan terus menunjukkan peningkatan di pertandingan selanjutnya. ”Saya percaya, jika kami terus meningkatkan performa, pertandingan ketiga dan keempat akan semakin baik dan kami bisa menjadi juara,” ucapnya.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Yulvianus Harjono