Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk SEA Games 2025 Didominasi Atlet Muda

Indonesia akan diwakili atlet muda pada cabang bulu tangkis untuk SEA Games Thailand 2025. Alwi, Zaki, dan Jafar/Felisha, menjadi bagian dari tim tersebut.

31 Okt 2025 20:28 WIB · Olahraga

KOMPAS/AGUS SUSANTO

Oleh Yulia Sapthiani

JAKARTA, KOMPAS — Sambil berusaha mendapatkan medali, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI menjalankan program regenerasi dalam memilih atlet yang akan tampil pada SEA Games Thailand 2025. Sebagian besar atlet, terutama pemain putra, adalah mereka yang belum pernah tampil pada ajang multicabang.

PBSI mengumumkan skuad ”Merah Putih” untuk SEA Games Thailand 2025 pada Kamis (31/10/2025). Persaingan atlet multicabang di antara negara-negara Asia Tenggara ini akan berlangsung di Thailand yang dibagi dalam tiga wilayah besar, yaitu Bangkok, Chonburi, dan Songkhla, pada 9-20 Desember 2025. Cabang bulu tangkis, yang memperebutkan tujuh medali emas, digelar 7-14 Desember.

Sebanyak 10 atlet putra dan 10 putri memperkuat Indonesia. Di tim putra, hanya Alwi Farhan, Leo Rolly Carnando, dan Bagas Maulana, yang pernah tampil di SEA Games.

Leo meraih emas ganda putra bersama Daniel Marthin pada SEA Games Vietnam 2021, adapun Bagas mendapat perunggu nomor yang sama di Kamboja 2023 bersama Muhammad Shohibul Fikri. Pemain-pemain itu juga membela Indonesia pada nomor beregu putra.

Alwi, yang menjalani debut di SEA Games 2023, menjadi bagian dari beregu putra yang meraih medali emas meskipun tak sempat bermain. Dua tahun lalu, Alwi hanya berperan sebagai tunggal ketiga di bawah Chico Aura Dwi Wardoyo dan Christian Adinata sehingga dia tak mendapat kesempatan tampil ketika Indonesia menang atas Singapura di semifinal, lalu Malaysia di final, masing-masing, dengan skor 3-1.

Alwi Farhan menjangkau kok ke dekat net saat semifinal turnamen Korea Terbuka di Suwon Gymnasium, Korea Selatan, Sabtu (27/9/2025). Alwi kalah dari seniornya, Jonatan Christie.

Alwi juga tak bermain pada kategori perseorangan karena tunggal putra Indonesia diwakili Chico dan Christian yang berhadapan di final dan dimenangi Christian. Pada persaingan perseorangan, setiap negara hanya bisa menempatkan dua wakil.

Di Thailand 2025, Alwi memiliki peran berbeda karena dia akan memimpin sektor tunggal putra yang juga diperkuat Mohammad Zaki Ubaidillah dan Yohanes Saut Marcellyno. Ketiga atlet itu berada pada rentang usia 18-22 tahun.

Zaki, finalis Kejuaraan Dunia Yunior 2025, dan Saut akan merasakan SEA Games pertama, begitu pula dengan Raymond Indra, Nikolaus Joaquin (ganda putra), dan Jafar Hidayatullah (ganda campuran).

Dari barisan pemain putri, Putri Kusuma Wardani akan memimpin rekan-rekannya. Semifinalis Kejuaraan Dunia 2025 ini tampil di SEA Games untuk kedua kali setelah meraih perunggu di SEA Games 2021.

Selain Putri, mereka yang pernah menjadi bagian dari tim SEA Games adalah Mutiara Ayu Puspitasari, Febriana Dwipuji Kusuma, Rachel Alessya Rose, dan Meilysa Trias Puspitasari. Febriana meraih emas ganda putri SEA Games 2023 bersama Amalia Cahaya Pratiwi, atlet yang tak masuk tim SEA Games 2025, setelah mengalahkan Rachel/Meilysa di final.

Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, bersiap mengantisipasi serangan lawan saat berlaga di laga final bulu tangkis nomor beregu putri SEA Games Kamboja, Kamis (11/5/2023). Tampil di laga kedua, mereka gagal menyumbangkan poin untuk Indonesia dalam laga yang berlangsung di Gedung Bulu Tangkis Kompleks Olahraga Morodok Techo, Phnom Penh.

Adapun Thalita Ramadhani Wiryawan, Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dan Febi Setianingrum akan merasakan atmosfer SEA Games untuk pertama kalinya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan, Indonesia memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk merasakan tekanan, atmosfer multicabang, dan mengasah mental di kategori perseorangan ataupun beregu. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari program regenerasi jangka panjang.

”Long-list sudah dikirim sejak beberapa bulan yang lalu. Para pemain muda ini butuh pengalaman bertanding dan jam terbang yang bervariasi sebagai salah satu proses untuk menuju tingkat kematangan mereka. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mengirimkan mereka ke turnamen dengan nuansa yang berbeda dari biasanya, yaitu ke ajang multicabang,” kata Eng Hian.

Target medali

Dengan skuad itu, PBSI menargetkan meraih satu medali emas, terutama  dari sektor tunggal putri yang diperkuat Putri. Di SEA Games 2023, bulu tangkis Indonesia meraih lima medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Emas didapatkan Christian (tunggal putra), Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (ganda putra), Febriana/Amalia (ganda putri), Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (ganda campuran), dan dari kategori beregu putra.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Yeremia Erich Yoche Jacob Rambitan, yang berpasangan dengan Pramudya Kusumawardana, menghampiri lawannya, Fajar Alfian, yang berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, seusai laga babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (9/6/2022). Di babak ini, pasangan ganda putra muda Indonesia ini berhadapan dengan seniornya, yaitu pasangan Fajar Alfianto dan Muhammad Rian Ardianto. Pasangan Fajar/Rian melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan pasangan muda yang meraih medali perak di ajang SEA Games Vietnam lalu. Fajar/Rian unggul atas Pramudya/Rambitan dengan skor 16-21, 21-17, 21-13. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO 9-6-2022

Putri, yang berada di peringkat ketujuh dunia, tampil cukup konsisten pada 2025 dengan prestasi tertinggi saat mencapai semifinal Kejuaraan Dunia di Perancis.

Pekan ini, Putri bertanding pada turnamen Hylo Terbuka di Jerman dan bermain dalam perempat final, Jumat tengah malam waktu Indonesia. Dia mencapai tahap itu setelah meraih hasil buruk dalam dua turnamen beruntun sebelumnya, yaitu babak kedua Denmark Terbuka dan babak pertama Perancis Terbuka. Meski demikian, Eng Hian menilai, kemampuan Putri meningkat secara umum.

”Saya melihat, Putri bertambah percaya diri setelah meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia. Di SEA Games, saya berharap dia bisa menjadi motor, baik di kategori beregu maupun perseorangan,” kata Eng Hian.

Menghadapi negara lain yang menurunkan kekuatan utama, seperti Malaysia dan Thailand, Eng Hian berharap atlet-atlet Indonesia bisa bermain tanpa beban. Mereka justru harus memanfaatkan kesempatan dengan status underdog.

Malaysia akan diperkuat para peraih medali Olimpiade dan Kejuaraan Dunia, seperti Aaron Chia/Soh Wooi Yik di ganda putra dan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (ganda campuran). Adapun salah satu andalan Thailand adalah Kunvalut Vitidsarn, juara dunia tunggal putra 2023 dan peraih perak Olimpiade Paris 2024.

 

Tim Bulu Tangkis Indonesia Untuk SEA Games 2025

Putra:

1. Alwi Farhan

2. Mohammad Zaki Ubaidillah

3. Yohanes Saut Marcellyno

4. Prahdiska Bagas Shujiwo

5. Leo Rolly Carnando

6. Bagas Maulana

7. Raymond Indra

8. Nikolaus Joaquin

9. Jafar Hidayatullah

10. Amri Syahnawi

 

Putri:

1. Putri Kusuma Wardani

2. Mutiara Ayu Puspitasari

3. Thalita Ramadhani Wiryawan

4. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi

5. Febriana Dwipuji Kusuma

6. Meilysa Trias Puspitasari

7. Rachel Allessya Rose

8. Febi Setianingrum

9. Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu

10. Nita Violina Marwah


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase