Berstatus sebagai tim terbaik Asia Tenggara, timnas bola voli putra yang akan tampil di AVC Nations Cup 2025 jadi tumpuan harapan untuk mengawali prestasi tahun ini.
15 Jun 2025 14:00 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Setelah timnas bola voli putri tidak meraih hasil maksimal di AVC Nations Cup 2025, timnas bola voli putri jadi tumpuan harapan bagi bola voli dalam ruangan Indonesia untuk mengawali prestasi tahun ini di ajang internasional. Seperti timnas putri, perjalanan timnas putra tak akan mudah, tetapi mereka bisa lebih percaya diri bermodal sebagai tim terbaik Asia Tenggara.
Timnas bola voli putra akan mengikuti AVC (Konfederasi Bola Voli Asia) Men’s Volleyball Nations Cup 2025 di Bahrain, 17-24 Juni mendatang. Dengan kekuatan yang juga tidak 100 persen seperti timnas putri, timnas putra akan menghadapi lawan-lawan kuat, seperti Thailand dan tuan rumah Bahrain.
Indonesia akan bertemu Thailand, juara edisi 2023, pada laga pertama Pul A yang berlangsung di Manama, Bahrain, Rabu (18/6/2025) malam. Sehari setelahnya, Dio Zulfikri dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Bahrain.
AVC Nations Cup 2025 merupakan nama baru dari turnamen AVC Challenge Cup, sebuah turnamen bola voli internasional tahunan yang diselenggarakan oleh AVC.
Karena Liga Bola Voli Nasional (VNL) merestrukturisasi formatnya dan menghapus Challenger Cup sebagai kualifikasi langsung ke turnamen, AVC Nations Cup menjadi ajang bagi negara-negara yang saat ini tidak berpartisipasi dalam VNL untuk mengumpulkan poin peringkat dunia demi menembus turnamen bergengsi itu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/15/927dcd6430fca17047faab1d27f3996b-WhatsApp_Image_2025_06_15_at_10.59.55.jpeg)
Pada edisi tahun ini, terdapat 11 tim yang ikut serta dan terbagi ke dalam enam Pul. Hanya dua tim terbaik dari masing-masing Pul yang bisa melaju ke putaran final. Indonesia wajib finis minimal sebagai peringkat kedua dengan memenangkan satu dari dua laga itu untuk bisa ke babak delapan besar.
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh IndonesiaLoudry Maspaitella mengatakan, persaingan di Pul A akan “ramai”. Kekuatan Indonesia, Bahrain, dan Thailand, kata Loudry, berimbang.
Dengan Bahrain, Indonesia pernah menang saat bertemu pada edisi 2023. Namun, Bahrain kali ini berstatus tuan rumah sehingga punya tambahan motivasi. Adapun dengan Thailand, Indonesia takluk pada edisi 2023. Akan tetapi pada kesempatan lainnya, seperti di SEA Games Kamboja 2023, Indonesia menang.
“Menurut saya lebih banyak faktor non teknis, berkaitan dengan mental, di grup ini karena kekuatannya berimbang. Sebenarnya lebih baik ada Jepang yang kuat sekalian,” tutur Loudry.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/15/2ab9443bbdc78a76c048c10c20105c1e-WhatsApp_Image_2025_06_14_at_22.24.12.jpeg)
Jepang merupakan tim terbaik di Asia dan peringkat kelima dunia per 15 Juni 2025. Disusul Iran, yang menempati peringkat ke-17 dunia, dan China pada posisi ke-18. Ketiga tim yang menjadi bagian dari tim peserta VNL 2025 tidak memenuhi syarat untuk mengikuti AVC Nations Cup 2025. Namun, turnamen ini diikuti dua tim yang pernah juara, yakni Qatar dan Thailand.
Qatar menjadi bagian dari empat tim terbaik Asia dan menghuni posisi ke-24 dunia. Selain itu, ada pula tim sepuluh besar Asia lainnya, seperti Korea Selatan, Australia, dan Taiwan.
Indonesia sebenarnya juga menempati posisi ke-10 Asia dan menempati peringkat ke-55 dunia. Timnas putra merupakan tim terbaik di Asia Tenggara, unggul dari Vietnam pada posisi ke-11 Asia, Filipina (12), dan Thailand (13).
Dengan bekal peringkat itu, Indonesia seharusnya bisa unjuk kemampuan melawan negara 10 besar lainnya dan negara dengan peringkat di bawahnya. Apalagi, timnas putra akan jadi tumpuan harapan untuk bola voli dalam ruangan Indonesia pada tahun ini untuk mengawali prestasi di ajang internasional.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/05/08/3946a684-a670-441e-b0f3-645d2c331cb4_jpg.jpg)
Timnas putri, yang juga ikut AVC Nations Cup 2025, mengakhiri turnamen dengan posisi kelima. Prestasi ini masih jauh dibandingkan hasil terbaik mereka sebagai runner up pada edisi 2023.
Adapun timnas putra belum pernah naik podium AVC Nations Cup/AVC Challenge Cup. Pestasi terbaik mereka adalah finis peringkat keenam dari 15 peserta pada 2023.
Saat itu, Indonesia menembus perempat final setelah menang dua kali pada fase grup melawan Sri Lanka (3-1) dan Bahrain. (3-2). Namun, saat perempat final, Indonesia kalah 3-2 dari Thailand.
Pada 2024, Indonesia diperkuat para pemain muda dengan rata-rata usia 17,21 tahun. Mereka hanya bisa finis pada peringkat ke-11 dari total 12 peserta.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/31/a11bdea5-c4a2-4531-a914-cf3a9003320e_jpg.jpg)
Loudry mengatakan, skuad timnas putra cenderung lebih stabil persiapannya karena tidak ada pemain yang dipanggil tiba-tiba absen. Namun, Loudry tak memungkiri jika kekuatan tim juga tidak maksimal karena tidak diperkuat beberapa pemain.
Berbeda dengan timnas putri yang tidak bisa berkekuatan penuh karena beberapa pemain kunci cedera, skuad timnas putra tidak bisa maksimal lantaran beberapa pemain tidak dipanggil karena harus memperkuat klub. Mereka adalah para pemain juara Proliga 2025, Jakarta Bhayangkara Presisi, yang berstatus anggota Polri.
Para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi menjalani pemusatan latihan lantaran harus berlaga di Alas Philipinas Invitationals 2025, 10-12 Juni lalu. Mereka juga menjalani persiapan untuk World Police and Fire Games 2025 pada 2-6 Juli mendatang.
Alhasil, pemain-pemain seperti Nizar Julfikar, Alfin Daniel Pratama, Fahreza Rakha Abhinaya, Agil Angga Anggara, Yuda Mardiansyah Putra termasuk ke dalam skuad timnas.
Meski demikian, kondisi timnas putra bisa dibilang lebih baik daripada timnas putri dari segi kekuatan tim. Mereka sama-sama tidak bisa turun dengan kekuatan maksimal, tetapi timnas putra masih bisa dihuni pemain-pemain andalan lain.
Itu termasuk dua pemain yang musim ini berkarier di luar negeri dan menunjukkan performa positif, yakni Doni Haryono dan Rivan Nurmulki. Doni berkarier di Liga Thailand bersama Nakhon Ratchasima. Adapun Rivan berkarier di Jepang bersama Wolfdogs Nagoya.
Tak cuma itu, dalam daftar 16 pemain yang dipanggil, ada pula nama-nama seperti Farhan Halim yang baru saja menyabet gelar juara Proliga pertamanya sekaligus mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik. Ada juga pemain muda potensial seperti Boy Arnes Arabi yang baru akan menginjak usia 22 tahun.
Para pemain berlatih terpisah dari timnas putri dan tiga tim Indonesia lain. Mereka, yang punya waktu persiapan kurang dari sebulan, berlatih di Surabaya, Jawa Timur.
Sebelumnya, asisten pelatih timnas voli putra Erwin Rusni mengatakan, para pemain sudah mulai berlatih sejak 19 Mei 2025 Namun, belum semua pemain dapat bergabung karena beberapa masih mengambil waktu istirahat, termasuk Doni dan Rivan yang baru menyelesaikan musim masing-masing.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji